Plus Minus Performa Timnas Indonesia U-17 seusai Menggebuk Timor Leste di Piala AFF U-17 2026: Banyak Peluang yang Terbuang

Plus dan minus performa Timnas Indonesia U-17 setelah menang 4-0 atas Timor Leste di Piala AFF U-17 2026:

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 14 April 2026, 15:45 WIB
Aksi pemain Timnas Indonesia U-17, Alfredo Nararya Nugroho saat menghadapi Timor Leste dalam laga Grup A Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (13/4/2026). (Dok. AFF)

Bola.com, Gresik - Timnas Indonesia U-17 memulai perjuangannya di Piala AFF U-17 2026 dengan hasil positif setelah berhasil menggulung Timor Leste U-17 dengan telak pada pertandingan perdana Grup A.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (13/4/2026) malam WIB itu, Timnas Indonesia U-17 berhasil menumbangkan Timor Leste U-17 dengan skor 4-0.

Advertisement

Dua gol pertama skuad Garuda Muda pada laga ini diborong oleh sang kapten, Putu Ekayana (6’ dan 17’). Setelah itu, dua gol tuan rumah berikutnya datang dari sumbangsih Ridho (36’) dan Dava Yunna (41’).

Anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto memperlihatkan prospek yang cerah seusai berhasil mengamankan kemenangan pertama ini. Namun, ada pula beberapa catatan evaluasi yang harus diperbaiki. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.


Dominasi Total

Selebrasi bek Timnas Indonesia U-17, Putu Ekayana usai membobol gawang Timnas Timor Leste U-17 dalam laga Grup A Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Senin (13/4/2026). (Dok. AFF)

Menghadapi lawan yang kualitasnya tak setara, Timnas Indonesia U-17 memang bisa dengan mudah mendominasi permainan. Anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto mampu mengurung para pemain Timor Leste.

Lawan pun tak berkutik dengan kemampuan skuad Garuda Muda dalam menguasai bola. Bahkan, Timor Leste U-17 juga dipaksa kehilangan bola ketika Timnas Indonesia U-17 melakukan pressing tinggi di area lawan.

Dominasi Timnas Indonesia U-17 ini membuktikan perbedaan kualitas yang timpang. Sehingga, Garuda Muda terlihat tak kesulitan untuk terus menerus menyerang dan menggempur pertahanan lawan.


Penciptaan Peluang

Selebrasi bek Timnas Indonesia U-17, Putu Ekayana usai membobol gawang Timor Leste dalam laga Grup A Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Senin (13/4/2026) malam. (Dok. Timnas Indonesia)

Selain itu, dominasi para pemain Timnas Indonesia U-17 ini juga diikuti dengan tingkat penciptaan peluang yang melimpah. Ada banyak kesempatan yang mampu diukir oleh I Putu Ekayana dan kawan-kawan.

Karena struktur pertahanan lawan yang longgar meski menumpuk banyak pemain di area permainan sendiri, Timnas Indonesia U-17 tetap bisa melakukan operan-operan di area-area sempit dan ruang antarlini.

Skuad Garuda Muda juga tak kesulitan dalam mengirimkan bola di area kotak penalti lawan. Upaya ini bisa ditempuh para pemain melalui banyak celah, terutama penetrasi-penetrasi dari sisi sayap permainan.


Kualitas Finishing Minim

Hanya saja, kemampuan para pemain Timnas Indonesia U-17 dalam menghasilkan peluang tidak diikuti dengan kualitas penyelesaian akhir yang mumpuni. Bisa dibilang, skuad Garuda Muda banyak buang-buang peluang.

Meskipun bisa mencetak empat gol di babak pertama, sebetulnya masih ada beberapa momen di mana anak asuh Kurniawan memiliki kans untuk menambah pundi-pundi golnya. Hal ini semakin parah ketika babak kedua.

Skuad Garuda Muda memiliki banyak momentum ketika sudah berhadap-hadapan dengan gawang, tetapi eksekusinya justru melenceng atau mampu dihentikan kiper lawan. Aspek ini wajib menjadi evaluasi Kurniawan jelang laga berikutnya.


Hampir Kecolongan

Dominasi Timnas Indonesia U-17 dalam mengurung pertahanan lawan ternyata memberikan celah untuk lawan. Sebab, skuad Garuda Muda sempat terlihat lengah dan bisa ditembus lewat serangan balik cepat.

Setidaknya, ada beberapa momen ketika Timor Leste U-17 mampu mengeksploitasi kelengahan ini. Mereka bisa menciptakan beberapa momen berbahaya di pertahanan Indonesia melalui skema serangan balik cepat.

Beruntung, kualitas finishing pemain Timor Leste U-17 tak begitu mematikan. Sehingga, gawang Noah Leo Duvert masih bisa berakhir dengan cleansheet karena tidak mampu dibobol oleh pemain lawan.   

Berita Terkait