Bola.com, Jakarta - Pelatih Al Hilal, Simone Inzaghi, menepis spekulasi terkait masa depannya yang belakangan ramai dikaitkan dengan kembalinya ia ke sepak bola Italia.
Inzaghi menegaskan tetap berkomitmen penuh bersama Al Hilal, meski skuad asuhannya itu baru saja tersingkir dari Liga Champions Asia.
Al Hilal harus mengakhiri langkah setelah kalah adu penalti dari Al Sadd yang dilatih Roberto Mancini. Kekalahan itu menambah tekanan bagi Inzaghi, terlebih di tengah tingginya ekspektasi di klub.
Nama Inzaghi sempat dikaitkan dengan kursi pelatih Timnasl Italia serta sejumlah klub di Liga Italia, menyusul dinamika yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Namun, ia menegaskan tidak memiliki rencana untuk meninggalkan Al Hilal.
"Saya akan tetap di Al Hilal karena saya menjalankan pekerjaan saya sebaik mungkin dan saya memberikan segalanya," kata Inzaghi, seperti dikutip dari FCInter1908.
Kurang Beruntung
Kekalahan lewat adu penalti jelas menjadi pukulan bagi Al Hilal, apalagi melihat jalannya pertandingan. Inzaghi menilai timnya sebenarnya tampil lebih baik.
Ia menyebut Al-Hilal sempat unggul hingga tiga kali dalam pertandingan tersebut, tetapi selalu mampu disamakan oleh Al Sadd sebelum akhirnya kalah dalam adu penalti.
"Saya menargetkan mencapai perempat final, tetapi keberuntungan tidak berpihak kepada kami," ujarnya.
"Kami sudah berusaha dengan seluruh kemampuan dan menciptakan beberapa peluang. Al Sadd bertahan dengan baik dan mencetak tiga gol, tetapi Al Hilal adalah tim yang lebih kuat dan sempat unggul tiga kali," imbuh adik dari Filippo Inzaghi tersebut.
Hasil ini dipastikan tidak akan meredakan tekanan terhadap Inzaghi. Namun, pernyataannya yang menegaskan komitmen menunjukkan ia belum berniat meninggalkan proyek yang sedang dijalankannya bersama Al Hilal, setidaknya dalam waktu dekat.
Sumber: Football Italia