Bola.com, Jakarta - Bintang sepak bola dunia, Lionel Messi, kini menghadapi persoalan hukum di Amerika Serikat. Ia digugat oleh promotor acara yang berbasis di Miami karena diduga melanggar kontrak bernilai jutaan dolar setelah tidak tampil dalam sebuah laga persahabatan tahun lalu.
Perusahaan VID Music Group mengajukan gugatan atas tuduhan penipuan dan pelanggaran kontrak terhadap Messi serta Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) ke pengadilan wilayah Miami-Dade, bulan lalu, berdasarkan dokumen pengadilan.
Baik Messi maupun AFA belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait kasus tersebut.
Sebagai satu di antara GOAT, Messi dikenal selalu menjadi magnet utama dalam setiap pertandingan, baik saat membela klubnya, Inter Miami, maupun Timnas Argentina.
Kehadirannya kerap membuat harga tiket melonjak karena tingginya minat penonton.
Janji Tampil Minimal 30 Menit Jadi Sorotan
Dalam gugatan tersebut, VID mengungkapkan telah menandatangani kesepakatan dengan AFA pada musim panas tahun lalu.
Kesepakatan itu memberi mereka hak eksklusif untuk mengatur dan mempromosikan dua laga uji coba Timnas Argentina pada Oktober 2025, masing-masing melawan Venezuela dan Puerto Riko.
Sebagai imbalannya, VID memperoleh pemasukan dari penjualan tiket, hak siar, dan sponsor.
Dalam perjanjian tersebut, Messi disebut wajib bermain setidaknya selama 30 menit di setiap pertandingan, kecuali mengalami cedera.
"Gugatan ini menyatakan bahwa partisipasi Lionel Messi merupakan syarat penting dalam perjanjian, menjadi komponen utama kontrak dan berkaitan langsung dengan kelayakan komersial pertandingan," kata Ralph Patino, penasihat hukum VID Music Group, dalam pernyataannya Rabu malam waktu setempat.
Tidak Main, tapi Turun Sehari Kemudian
Masalah muncul saat Messi tidak tampil dalam laga melawan Venezuela pada 10 Oktober.
Dalam gugatan disebutkan, pemain berusia 38 tahun itu hanya menyaksikan kemenangan Argentina 1-0 dalam pertandingan tersebut dari sebuah ruang khusus di Stadion Hard Rock, Florida Selatan.
Menariknya, sehari setelahnya Messi justru tampil bersama Inter Miami dan mencetak dua gol dalam kemenangan 4-0 atas Atlanta di MLS.
Pertandingan itu dinilai penting karena memastikan keuntungan bermain di kandang pada babak 1 play-off.
Messi kemudian bermain saat Timnas Argentina menghancurkan Puerto Rico dengan skor 6-0 pada 14 Oktober.
Klaim Rugi Jutaan Dolar
Laga melawan Puerto Riko awalnya dijadwalkan berlangsung di Chicago. Namun, rendahnya penjualan tiket di kota tersebut, yang saat itu juga diwarnai operasi penegakan imigrasi besar-besaran oleh ICE, membuat pertandingan dipindahkan ke Florida.
Hanya, meski venue pertandingan sudah dipindah dan harga tiket sudah diturunkan hingga 25 dolar AS, animo penonton tetap rendah.
AFA menyebut situasi pengetatan imigrasi sebagai penyebab minimnya penjualan tiket.
VID Music Group tidak merinci jumlah ganti rugi yang diminta dalam gugatan tersebut. Namun, mereka mengklaim mengalami kerugian jutaan dolar akibat absennya Messi di satu pertandingan serta penjualan tiket yang rendah di pertandingan lainnya.
Sumber: ESPN