Sejarah di Gelora Bung Tomo: Madura United Bawa Spirit Laskar Sape Kerrab Bungkam Persebaya

Madura United berhasil meruntuhkan kesakralan Gelora Bung Tomo (GBT).

BolaCom | Wahyu PratamaDiterbitkan 18 April 2026, 11:45 WIB
Persebaya Surabaya melawan Madura United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Jumat (17/4/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Surabaya - Madura United berhasil meruntuhkan kesakralan Gelora Bung Tomo (GBT). Untuk kali pertama, Laskar Sape Kerrap meraih kemenangan atas tuan rumah Persebaya Surabaya, Jum'at (17/4/2026) malam WIB.

Keberhasilan Madura United dalam laga bertajuk Derbi Suramadu ini, bukan hanya sekedar raihan tiga poin. Ini bukti nyata kebangkitan mentalitas tim di bawah arahan pelatih karteker, Rakhmad Basuki.

Advertisement

Madura United terus menanjak sejak ditangani pria asal Pamekasan tersebut. Walau sempat kalah atas Borneo FC, Lulinha dkk sapu bersih dua laga kontra Persik Kediri dan Persebaya.

"Alhamdulillah, saya menaruh respek tinggi kepada tim Persebaya karena mereka tim besar di negeri ini. Tapi kami juga butuh menang," ungkapnya.

"Kalau ini kemenangan pertama, saya sangat bersyukur karena ini kemenangan yang tidak mudah," sambung pria yang akrab disapa RB itu.


Abaikan Hasil Tim Lain

Persebaya Surabaya melawan Madura United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Jumat (17/4/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pelatih berusia 50 tahun itu mengakui bahwa kunci utama kemenangan timnya adalah bermain lepas.

Berada di zona merah, tentu memberikan tekanan psikis.Oleh karena itu, ia meminta pemainnya untuk menutup mata atas hasil tim lain. Fokus mereka sepenuhnya tercurahkan dalam mengeluarkan performa terbaik.

"Saya tekankan ke pemain, kalian enggak perlu lihat hasil tim lain. Fokus kepada diri sendiri, fokus target kita. Kita harus berjuang sampai ini selesai dan apapun hasilnya kita tidak peduli," tegas Rakhmad usai pertandingan.


Semangat Madura

Pemain Persebaya Surabaya, Malik Risaldi, berusaha melewati pemain Madura United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Jumat (17/4/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Salah satu poin krusial lain yang membawa Madura United dalam kemenangan bersejarah ini adalah kembalinya semangat tak pantang menyerah.

Filosofi permainan yang dilabeli sebagai Madura Spirit ini ditunjukkan sepanjang permainan.

Mereka bermain luar biasa kompak dan terus berlari mengejar setiap bola."Saya bilang ke mereka, kita tidak tahu hasil akhir Madura United di liga ini, tugas kita hanya bertarung dan berusaha, tidak kehilangan poin dan tetap humble. Inilah Madura Spirit," tegasnya.

"Mudah-mudahan kita bisa tetap improve dan menyelesaikan musim ini dengan baik. Apapun hasilnya saya tidak peduli. Penting fokus kepada diri sendiri dan kerja keras," tutup RB.

Berita Terkait