Manchester City Mencium Peluang Juara saat Arsenal Mulai Goyah, Pep Guardiola Tetap Tenang di Tengah Momentum

Pep Guardiola Tetap Tenang di Tengah Momentum: Manchester City Cium Peluang Juara Saat Arsenal Mulai Goyah

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 20 April 2026, 07:30 WIB
Rayan Cherki (kanan) merayakan golnya buat Man City ke gawang Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Minggu (19/4/2026). (Darren Staples / AFP)

Bola.com, Jakarta - Kemenangan 2-1 yang diraih Manchester City atas Arsenal menjadi titik krusial dalam perebutan gelar juara Premier League musim ini. Namun, di tengah euforia, Pep Guardiola memilih untuk tetap membumi.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan situasi masih sangat dinamis, meski Mancheester City kini berada di posisi yang menguntungkan.

Advertisement

"Mereka berada di semifinal Liga Champions, tidak kalah satu pun. Momentum bisa berubah dalam sekejap. Mereka tahu itu," ujar Guardiola kepada Sky Sports.

Guardiola juga menekankan rasa hormatnya terhadap Arsenal, sembari menegaskan ambisi Man City untuk terus menang.

"Saya sangat menghormati mereka, tetapi tentu saja kami ingin menang. Kami juga sudah berjuang keras."


Kemenangan Penting, tapi Performa Belum Maksimal

Erling Haaland harus mengganti jersey-nya setelah koyak oleh Gabriel pada duel Manchester City vs Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Minggu (19/4/2026). (Darren Staples / AFP)

Meski meraih tiga poin penting, Guardiola mengakui performa Manchester City belum berada di level terbaik. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Erling Haaland pada menit ke-65, setelah gol pembuka Rayan Cherki sempat disamakan oleh Kai Havertz.

Menurut Guardiola, tekanan dalam perebutan gelar mulai terasa, terutama bagi pemain yang baru pertama kali berada dalam situasi seperti ini.

"Bagi banyak pemain hari ini, bisa dibilang ini pertama kalinya mereka berjuang untuk Premier League dan mereka sedikit merasakan tekanan," ujar Guardiola

"Performa kami belum maksimal, tapi itu normal, ini bagian dari proses."


Man City di Atas Angin, Arsenal Mulai Panik?

Pemain Manchester City, Rayan Cherki, mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan Liga Inggris melawan Arsenal di Etihad Stadium, Minggu (19/4/2026) malam WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Hasil ini membuat Manchester City berada di posisi ideal untuk merebut gelar. Jika mereka mampu mengalahkan Burnley di laga berikutnya, Man City akan naik ke puncak klasemen.

Sebaliknya, Arsenal justru menunjukkan tanda-tanda inkonsistensi di momen krusial. Tim asuhan Mikel Arteta itu kini terancam kembali finis sebagai runner-up untuk musim keempat beruntun.

Padahal, dalam sebagian besar musim, Arsenal tampil dominan. Namun, performa mereka menurun drastis dalam beberapa pekan terakhir.


Arteta: Masih Ada Harapan, tapi Harus Bangkit

Ekspresi Manajer Arsenal Mikel Arteta. (AP Photo/Dave Shopland)

Meski kecewa, Arteta tetap mencoba menjaga optimisme timnya setelah kekalahan tersebut.

"Kami sudah sangat dekat, tapi belum cukup dekat dan sekarang kami harus menerima bahwa kami kehilangan peluang hari ini, peluang besar, tapi masih ada lima pertandingan tersisa," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Arsenal belum menyerah dalam perburuan gelar.

"Kami perlu reset dan mencoba lagi karena ada banyak hal positif dari pertandingan ini," ujar Arteta.

"Kami sepenuhnya yakin bisa melakukannya. Hari ini kami kembali menunjukkan tim seperti apa kami ini. Semua masih ada di tangan kami dan itu bisa diraih," lanjutnya.

Dengan lima laga tersisa, pertarungan gelar juara masih terbuka. Namun satu hal jelas: Guardiola dan Manchester City kini memegang kendali, dan mereka tahu betul bagaimana memanfaatkannya.

Sumber: Fox Sports


Persaingan di Premier League

Berita Terkait