Update Terbaru Iran soal Piala Dunia 2026: Bisa Jadi Tidak Berangkat

Perkembangan terkini Iran terkait keikutsertaan di Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 22 April 2026, 13:15 WIB
Iran menyusul Jepang untuk tampil di pesta akbar sepakbola tersebut. Iran mendapatkan tiket lolos itu setelah berimbang 2-2 kontra Uzbekistan di Azadi Stadium, Selasa (25/3/2025) malam WIB. Iran memang cuma butuh satu poin untuk lolos. (AFP)

Bola.com, Jakarta - Pemerintah Iran memberikan perkembangan terbaru terkait peluang tampil di Piala Dunia 2026, menyusul pernyataan Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang menegaskan bahwa tim Iran "pasti akan datang".

Piala Dunia edisi 2026 akan dimulai dalam 51 hari dengan total 48 peserta yang sudah dipastikan lolos. Namun, situasi geopolitik yang melibatkan konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran membuat partisipasi Iran masih diselimuti ketidakpastian.

Advertisement

Sejumlah tokoh penting turut bersuara dalam beberapa bulan terakhir. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, sebelumnya menyatakan Iran "dipersilakan" tampil di Piala Dunia, tetapi juga menyarankan agar mereka tetap berada di dalam negeri saja alias tidak bepergian "demi keselamatan".

Federasi sepak bola Iran (FFIRI) kemudian mengajukan permintaan agar seluruh pertandingan mereka dipindahkan ke Meksiko

Saat ini, tiga laga fase grup Iran, masing-masing melawan Belgia, Mesir, dan Selandia Baru dijadwalkan berlangsung di AS. Jika lolos ke fase gugur, pertandingan Iran juga akan tetap dimainkan di negara tersebut.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengonfirmasi bahwa FIFA menolak permintaan Iran untuk bermain di Meksiko.

 


FIFA Masih Yakin

Presiden FIFA, Gianni Infantino, berbicara di KTT Semafor World Economy 2026 pada 15 April 2026 di Washington, DC. KTT ini mempertemukan para pemimpin bisnis dan CEO teknologi untuk membahas ekonomi, kecerdasan buatan, dan tren bisnis. (Alex Wong/Getty Images via AFP)

Pada Rabu pekan lalu, Infantino kembali menegaskan keyakinannya bahwa Iran akan tetap ambil bagian. Dalam forum "Invest in America" yang diselenggarakan CNBC, ia menyampaikan pandangannya.

"Tim Iran pasti akan datang, ya," ujar Infantino.

"Kami berharap situasinya nanti akan damai. Itu tentu akan sangat membantu. Namun, Iran harus datang. Mereka mewakili rakyatnya, mereka telah lolos, dan para pemain ingin bermain."

"Mereka benar-benar ingin bermain, dan seharusnya mereka bermain. Olahraga seharusnya berada di luar ranah politik," kata Infantino ketika itu.

 


Sikap Terbaru Iran

Timnas sepak bola Iran berpose untuk foto bersama sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia Grup A antara Iran dan Uzbekistan, pada 25 Maret 2025 di Teheran. (AFP)

Menanggapi pernyataan tersebut, Menteri Olahraga dan Pemuda Iran, Ahmad Donyamali, memberikan sikap terbaru pemerintah.

"Kami telah berdiskusi mengenai tim nasional, kondisi mereka, dan juga telah membentuk sebuah komite," kata Donyamali, Selasa (21-4-2026) waktu setempat.

"Hari ini kami juga menggelar pertemuan dalam kerangka pembahasan tersebut, dan kami menjalankan kewajiban hukum kami."

"Kami harus siap. Dalam kondisi apa pun, bisa saja diputuskan untuk tidak berangkat. Namun, jika diputuskan berangkat, kami juga harus siap agar kehadiran kami menjadi kehadiran yang kuat," lanjut sang menpora.

 


Keputusan Akhir

Para pemain timnas Iran melakukan aksi simbolis dengan membawa tas sekolah sebelum melakoni laga uji coba melawan Nigeria di Stadion Corendon Airlines Park, Antalya, Turki, Jum’at, 27 Maret 2026. (AP Photo/Riza Ozel)

Donyamali menegaskan bahwa keputusan akhir akan sangat bergantung pada situasi terkini dan pertimbangan pemerintah, termasuk Dewan Keamanan Nasional (National Security Council).

Sebanyak 78 dari total 104 pertandingan Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, sementara sisanya berlangsung di Meksiko dan Kanada.

Iran telah tampil dalam enam edisi Piala Dunia, termasuk Piala Dunia 2022 di Qatar, di mana mereka menghadapi Inggris dan Wales.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait