Fakta Baru Jay Idzes tentang Akar Indonesia: Kakek dari Semarang, Nenek Berdarah Tionghoa

Meski tidak lahir, besar, dan hidup di Indonesia, Jay Idzes ternyata sangat mencintai leluhurnya.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 25 April 2026, 09:15 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes, berusaha mengahalau pemain Bulgaria, Vladimir Nikolov, dalam laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGK), Senayan, Jakarta, Senin (30/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Meski tidak lahir, besar, dan hidup di Indonesia, Jay Idzes ternyata sangat mencintai leluhurnya.

Kapten Timnas Indonesia itu punya darah Indonesia, Jakarta dan Semarang. Kakeknya lahir di Semarang, sedangkan neneknya asal Jakarta.

Advertisement

Lewat kanal YouTube Yukka Harlanda belum lama ini, bek tangguh kepunyaan Sassuolo itu mengaku ingin sekali berbicara dengan salah satu leluhurnya.

Keinginan luhur itu diutarakan Jay Idzes saat ditanya jika punya kesempatan minum kopi bersama seseorang, baik itu berupa khayalan maupun nyata, ia menginginkan siapa.

"Mungkin dari sesorang dari leluhurku. Saya pikir banyak orang akan mengatakan seperti orang terkenal. Saya hanya ingin melihat bagaimana mereka hidup dan kemudian apa yang bisa saya pelajari dari mereka. Untuk dibawa kembali ke masa sekarang," kata Jay Idzes dengan mimik serius.

"Karena kami bisa hadir di sini hanya karena pada leluhur. Kamu harus menempatkan dan memberikan mereka banyak rasa hormat," imbuh kelahiran Belanda, 2 Juni 2000.


Keturunan Tionghoa

Pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra (kiri) melakukan selebrasi bersama Jay Idzes setelah mencetak gol ke gawang St Kitts and Nevis dalam laga semifinal FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Menurut Jay Idzes, kakeknya berasal dari Semarang. Ia sangat mengenalnya, juga neneknya. Ia mengaku sangat dekat dengan neneknya.

"Tentu saja ya. Aku tinggal dengan nenekku. Tapi tidak dengan kakekku. Dengan nenekku aku sangat dekat. Jadi sedikit cerita tentang mereka datang ke Belanda. Keduanya adalah orang Indonesia. 60 tahun yang lalu," ujar mantan pilar Venezia.

Tak banyak yang tahu, nenek Jay Idzes ternyata keturunan Tionghoa. Namun ia lebih senang mengatakan orang Indonesia setiap kali orang bertanya tentang asal usul neneknya.

"Nenek saya lahir di Indonesia. Tapi dia keturunan China. Hampir tidak ada yang mengetahuinya. Jika seseorang bertanya, aku akan katakan aku orang Indonesia. Tapi sebenarnya nenek saya orang China, tapi lahir di Indonesia," tandas Jay Idzes.

"Setelah 25 tahun, mereka pindah ke Belanda mencari masa depan yang lebih baik. Mereka punya bibi dan kemudian setelah itu punya tiga anak juga dan kakek saya dari Semarang, nenekku dari Jakarta," tuturnya.


Bangga

Bek Timnas Indonesia dan Sassuolo, Jay Idzes, terpilih sebagai pemain terbaik atau Player of the Year pada ajang PSSI Awards yang digelar di Jakarta, Sabtu (28/3/2026) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Jay Idzes bangga dengan leluhurnya. Berkat merekalah ia bisa seperti saat ini. Oleh karena itulah, berhubungan dengan pertanyaan di atas, ia menegaskan ia ingin berbicara dengan leluhur, dalam hal ini sang kakek.

"Apa yang terjadi denganku sekarang, aku sering memikirkan bahwa mereka telah melalui semua itu. Untuk menemukan masa depan yang lebih baik bagi keluarga," tukasnya.

"Dan saya harus sangat menghormati itu. Kembali ke pertanyaan, mungkin saya ingin berbicara kepada kakek saya. Karena dia baru saja meninggal beberapa bulan lalu."

"Ketika seseorang meninggal, saya pikir semua orang pasti pernah mengalaminya. Tapi kemudian kamu berpikir tentang seperti, seharusnya menanyakan dan berbicara lebih banyak."

"Jadi saya pikir, jika itu mungkin, tapi saya tahu itu tidak mungkin, saya akan melakukannya".

 

Ketika ditanya apakah ia sudah menyelami semua warisan leluhur dari Semarang, Jay Idzes mengaku tak terlalu banyak yang ia ketahui. Soalnya, ia tak punya keluarga lagi di Semarang.

"Tidak terlalu banyak. Saya benar-benar tidak memiliki keluarga lagi di sana," tutup Jay Idzes.

 

Berita Terkait