Kongres AS Minta Garda Nasional Turun Tangan Amankan Piala Dunia 2026 dari Ancaman Drone

Anggota Kongres AS meminta Garda Nasional untuk ikut mengatasi ancaman drone di Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 28 April 2026, 11:45 WIB
Pemandangan umum (a general view) lapangan sepak bola di dalam Stadion Gillette sebelum pertandingan MLS antara New England Revolution dan FC Cincinnati di Stadion Gillette pada 15 Maret 2026 di Foxborough, Massachusetts. (Maddie Meyer/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Dua anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Republik mendesak pemerintahan Donald Trump untuk melibatkan Garda Nasional Amerika Serikat dalam mengantisipasi ancaman pesawat nirawak (drone) pada Piala Dunia 2026.

Desakan itu disampaikan melalui surat resmi yang dikirim anggota DPR AS (U.S. Representatives), Michael McCaul dan Elijah Crane, kepada Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Markwayne Mullin, Jaksa Agung sementara, Todd Blanche, serta Menteri Pertahanan, Pete Hegseth, Jumat lalu.

Advertisement

Keduanya, yang juga duduk di Komite Keamanan Dalam Negeri DPR AS (House of Representatives' Committee on Homeland Security), meminta langkah cepat lintas lembaga untuk mengamankan ruang udara di 11 kota tuan rumah Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat pada musim panas mendatang.

Dalam surat tersebut, McCaul dan Crane menyoroti potensi kekurangan personel serta tumpang tindih kewenangan antara penyelenggara turnamen dan pemerintah kota tuan rumah.


Isi Permintaan

Ilustrasi drone AS (Massoud Hossaini/AP)

Mereka menilai kondisi itu berisiko menciptakan sistem pengamanan yang terpecah.

"Dengan kemampuan pengerahan cepat, skala operasi nasional, serta pengalaman luas dalam menangani keadaan darurat domestik, Garda Nasional berada pada posisi unik untuk membantu otoritas federal dan negara bagian dalam mitigasi C-UAS (ancaman sistem pesawat tanpa awak) serta koordinasi terpadu pengamanan Piala Dunia," tulis mereka.

Hingga saat ini, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (the Department of Homeland Security), Departemen Kehakiman AS (Justice Department), dan Pentagon (Departemen Pertahanan AS) belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan tersebut.


Pernyataan Gedung Putih

Presiden AS Donald Trump berbicara selama konferensi pers di Ruang Briefing Brady Gedung Putih pada 25 April 2026 di Washington, DC. Presiden Trump memberikan pernyataan setelah pembatalan Makan Malam Tahunan Asosiasi Koresponden Gedung Putih menyusul kemungkinan penembakan. (Andrew Leyden/Getty Images via AFP)

Seruan untuk melibatkan pasukan dalam menghadapi ancaman drone ini muncul sehari sebelum insiden penembakan terjadi dalam acara the White House Correspondents' Dinner di Washington, yang kembali memicu kekhawatiran terkait keamanan Piala Dunia 2026.

Menanggapi situasi itu, Gedung Putih pada Senin menegaskan bahwa pertandingan-pertandingan Piala Dunia 2026 tetap akan berlangsung aman.

"Presiden Trump fokus memastikan ajang ini tidak hanya menjadi pengalaman luar biasa bagi para penggemar dan pengunjung, tetapi juga yang paling aman dan terlindungi dalam sejarah," kata juru bicara Gedung Putih, Davis Ingle, dalam pernyataan resminya.

 

Sumber: Reuters

Berita Terkait