Statistik MU di Bawah Carrick: Hanya 2 Kali Kalah dalam 13 Laga, Fix Musim Depan Tetap di Old Trafford?

Manchester United menunjukkan transformasi signifikan sejak ditangani Michael Carrick. Berdasarkan data hasil pertandingan sejak 17 Januari, Setan Merah menjelma menjadi salah satu tim dengan performa paling konsisten di Premier League musim 2025/2026.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 28 April 2026, 12:45 WIB
Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, di tengah, menyapa Patrick Dorgu dari Manchester United setelah pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Manchester, Inggris, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Manchester United menunjukkan transformasi signifikan sejak ditangani Michael Carrick. Berdasarkan data hasil pertandingan sejak 17 Januari, Setan Merah menjelma menjadi salah satu tim dengan performa paling konsisten di Premier League musim 2025/2026.

Rentetan hasil positif itu berlanjut setelah kemenangan 2-1 atas Brentford di Old Trafford. Tiga poin tersebut semakin mengokohkan posisi United di papan atas klasemen sekaligus membuka lebar peluang kembali ke Liga Champions musim depan.

Advertisement

Jika menilik perjalanan sejak Carrick mengambil alih kursi pelatih, United mampu mencatatkan sembilan kemenangan dari 13 pertandingan. Catatan ini menjadi indikasi kuat adanya perubahan signifikan, baik dari segi taktik maupun mentalitas tim.

Tak hanya sekadar menang, United juga mampu menumbangkan sejumlah tim besar. Hal ini menunjukkan bahwa performa mereka bukan kebetulan, melainkan hasil dari sistem yang mulai berjalan efektif.

 


Awal Manis: Taklukkan City hingga Arsenal

Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, berbicara dengan gelandang Manchester United asal Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 17 Januari 2026. (Darren Staples/AFP)

Manchester United langsung tancap gas di awal era Carrick. Dalam dua laga krusial, mereka sukses mengalahkan Manchester City 2-0 di kandang, lalu menundukkan Arsenal 3-2 di laga tandang.

Kemenangan atas dua rival kuat tersebut menjadi fondasi kepercayaan diri tim. Tren positif berlanjut dengan kemenangan atas Fulham (3-2) dan Tottenham Hotspur (2-0).

Namun, United sempat tertahan saat bermain imbang 1-1 melawan West Ham dan kembali bangkit dengan kemenangan tipis 1-0 atas Everton di laga tandang.

 


Konsistensi Terjaga, Meski Sempat Tersendat

Pelatih Manchester United, Michael Carrick. (Darren Staples / AFP)

Memasuki Maret, United tetap menunjukkan performa stabil. Mereka menang 2-1 atas Crystal Palace, tetapi sempat tersandung saat kalah 1-2 dari Newcastle.

Respons cepat ditunjukkan dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Aston Villa. Meski begitu, inkonsistensi sempat terlihat setelah hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth.

Kekalahan dari Leeds (1-2) kembali menjadi ujian, tetapi United mampu bangkit dengan kemenangan penting 1-0 atas Chelsea di Stamford Bridge.

 


Momentum Kunci Jelang Akhir Musim

Pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberi isyarat kepada para pemain selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Fulham di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 1 Februari 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Kemenangan atas Brentford menjadi penegas bahwa United sedang berada di jalur yang tepat. Dari total 13 pertandingan di era Carrick, mereka hanya menelan dua kekalahan.

Selain itu, United hampir selalu mencetak gol di setiap pertandingan. Produktivitas ini didukung kontribusi pemain kunci seperti Bruno Fernandes, serta efektivitas dalam situasi bola mati.

Dengan sisa empat pertandingan, United kini hanya membutuhkan sedikit tambahan poin untuk mengamankan tiket Liga Champions. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin mereka mengakhiri musim dengan posisi yang lebih tinggi.

Performa impresif ini juga memperkuat anggapan bahwa Michael Carrick layak dipertahankan sebagai manajer permanen. Hasil di lapangan sudah berbicara, dan Manchester United kini kembali terlihat sebagai tim yang kompetitif di level tertinggi.


Persaingan di Liga Inggris 2025/2026

Berita Terkait