Bola.com, Jakarta - Perjalanan Shamil Gaziev menuju panggung UFC tidak berjalan lurus. Petarung asal Dagestan yang membela Bahrain itu sempat meninggalkan dunia olahraga dan bekerja sebagai teknisi perbaikan listrik.
Kini, Gaziev bersiap menghadapi Brando Pericic dalam laga UFC di Perth, Australia, 2 Mei 2026. Pertarungan ini menjadi kelanjutan dari perjalanan panjang yang penuh perubahan dalam hidupnya.
Keputusan untuk kembali ke MMA tidak datang secara tiba-tiba. Ada dorongan kuat yang terus muncul selama ia jauh dari dunia pertarungan.
Pengalaman hidup di luar olahraga justru membentuk karakter Gaziev menjadi lebih matang, baik sebagai atlet maupun sebagai kepala keluarga.
Keputusan Kembali Setelah Menikah
Gaziev mengungkapkan bahwa keinginannya untuk kembali ke MMA sudah lama ada, bahkan saat ia masih bekerja di luar dunia olahraga.
“Saya sudah lama ingin kembali, karena saya berhenti setelah menikah. Selama saya jauh dari olahraga, saya selalu memikirkan bagaimana caranya kembali,” ujarnya.
Ia sempat berhenti total dari latihan karena fokus pada pekerjaan dan keluarga.
“Saya berhenti latihan karena menikah dan bekerja, tapi sepanjang waktu itu saya selalu ingin kembali melakukan hal yang paling saya cintai,” lanjutnya.
Perubahan Besar Setelah Menjadi Ayah
Perubahan terbesar dalam hidup Gaziev terjadi setelah ia berkeluarga. Tanggung jawab sebagai ayah mengubah cara pandangnya terhadap karier dan kehidupan.
“Banyak yang berubah. Saat saya meninggalkan olahraga, saya masih muda, seperti anak-anak tanpa tanggung jawab,” ungkapnya.
Kini, ia harus mengurus keluarga besar dengan peran yang jauh lebih besar.
“Sekarang saya adalah ayah dari empat anak dan harus mengurus keluarga serta orang tua saya. Saya punya lebih banyak tanggung jawab sekarang,” jelas Gaziev.
“Setelah 10 tahun, saya menjadi orang yang berbeda, pria yang berbeda,” tambahnya.