BRI Super League: Kekalahan Duo Jawa Tengah Jadi Angin Segar bagi Madura United

Madura United dalam kepercayaan diri tinggi saat menjamu Bali United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (5/5/2026) sore WIB.

BolaCom | Wahyu PratamaDiterbitkan 05 Mei 2026, 09:45 WIB
Pemain Persebaya Surabaya, Malik Risaldi, berusaha melewati pemain Madura United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Jumat (17/4/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Madura United dalam kepercayaan diri tinggi saat menjamu Bali United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (5/5/2026) sore WIB.

Laskar Sape Kerrab tengah dalam tren positif dalam empat laga terkini. Terkini, Lulinha dkk berhasil mencuri angka sempurna atas tuan rumah Semen Padang, tengah pekan lalu.

Advertisement

Kemenangan di tanah Minang mengubah peta persaingan papan bawah. Apalagi, dua pesaing terdekatnya, Persis Solo dan Persijap Jepara sama-sama menderita kekalahan pekan ini.

Kegagalan para pesaingnya memberikan keuntungan psikologis bagi Madura United. Mereka tinggal fokus memikirkan diri sendiri untuk menghadapi Serdadu Tridatu.

Madura United saat ini berada di posisi 15 dengan 29 poin. Berjarak dua angka dari Persis di zona merah dan dua angka dari Persijap yang berada tepat di atas mereka.

 


Optimisme Madura United

Pemain Madura United merayakan gol Lulinha ke gawang Persebaya Surabaya pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Jumat (17/4/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pelatih karteker Madura United, Rakhmad Basuki, mengungkapkan rasa syukurnya atas performa tim dalam beberapa laga terakhir. Tetapi, ia menegaskan bahwa perjuangan belum berakhir.

Untuk menghadapi pertandingan ini, pelatih asal Pamekasan itu telah melakukan analisa mendalam. Rakhmad mengaku optimis bisa mengamankan angka penuh.

"Evaluasi itu selalu, apa yang jadi kelemahan kami perbaiki dan apa yang jadi kelebihan kami tingkatkan. Kami harus melihat calon lawan, analisa kekuatan dan kelemahannya. Saya yakin dan optimis bisa meraih hasil maksimal," ujarnya.

 


Lawan Tanpa Official Training

Madura United dalam pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Stadion GBT, Surabaya, 17 April 2026. (Dok. ileague.id)

Salah satu hal yang menjadi sorotannya adalah keputusan Bali United untuk tidak mengambil sesi Official Training (OT). Rakhmad menilai hal tersebut bukan sebuah kerugian bagi tim tamu.

Bali United saat ini berada di peringkat ke-8 dan relatif aman di papan tengah. Sehingga tekanan kepada mereka mungkin berbeda dengan tuan rumah.

"Saya pikir OT bukan sebuah kewajiban. Bali punya kekuatan dimana di putaran kedua semua tim memperhitungkan mereka. Jika mereka tidak mengambil OT, berarti mereka memilih fokus recovery di Bali sebelum berangkat ke sini," jelasnya.

 


Masa Pemulihan Singkat

Di sisi pemain, bek sayap Giovanni Numberi menilai bahwa tantangan terbesar saat ini adalah jadwal yang sangat padat. Menjaga kebugaran adalah kunci utama untuk mengarungi sisa musim ini.

Dalam tempo tujuh minggu, mereka dituntut bermain sebanyak sembilan kali. Artinya, beberapa laga dimainkan dengan jeda waktu 3-4 hari. "Waktu recovery sangat sedikit buat kami.

Sekarang bagaimana pintarnya kami menjaga kondisi supaya tetap fit di pertandingan. Seperti pelatih katakan, kami sudah bersiap beberapa hari ini dan semoga dapat hasil positif," timpalnya.


Persaingan di BRI Super League 2025/2026

Berita Terkait