Valverde dan Tchouameni Berkelahi saat Latihan, Real Madrid Bakal Ambil Tindakan Tegas

Real Madrid akan mengambil tindakan disipliner terhadap Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni, setelah insiden perkelahian di sesi latihan tim.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 08 Mei 2026, 05:45 WIB
Pemain Manchester City, Matheus Nunes (kiri), berebut bola dengan pemain Real Madrid Aurelien Tchouameni dalam laga Liga Champions di Madrid, Spanyol, Kamis, (11/12/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Bola.com, Madrid - Real Madrid akan mengambil tindakan disipliner terhadap dua gelandang mereka, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni, setelah insiden perkelahian yang terjadi di sesi latihan tim.

Menurut laporan media Spanyol, ketegangan bermula saat sesi latihan pada Kamis (7/5/2026). Valverde disebut melakukan tekel keras kepada Tchouameni yang kemudian memicu adu argumen di lapangan latihan.

Advertisement

Situasi ternyata tidak mereda keesokan harinya. Perselisihan keduanya justru semakin panas hingga berujung bentrok fisik. Bahkan, Valverde dikabarkan harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan kursi roda setelah mengalami cedera di bagian kepala.

Media Spanyol juga menyebut bahwa Valverde didampingi pelatih Alvaro Arbeloa saat menuju rumah sakit dan harus mendapatkan beberapa jahitan di wajahnya akibat insiden tersebut.

 


Pernyataan Resmi Madrid

Aurelien Tchouameni. Thomas COEX / AFP

Tak lama setelah kabar itu mencuat, Real Madrid akhirnya merilis pernyataan resmi terkait kejadian tersebut.

“Real Madrid CF mengumumkan bahwa, menyusul insiden yang terjadi pada sesi latihan tim utama pagi ini, klub memutuskan untuk membuka proses disipliner terhadap pemain kami Federico Valverde dan Aurélien Tchouameni,” bunyi pernyataan resmi klub.

“Klub akan mengumumkan keputusan akhir setelah seluruh prosedur internal selesai dilakukan.”


Kondisi Stabil

Pemain Real Madrid, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni menyaksikan pemain Mallorca, Vedat Muriqi mencetak gol dalam pertandingan La Liga 2024/2025, Senin (19/8/2024) dini hari WIB. (AP Photo/Francisco Ubilla)

Valverde kini dalam kondisi baik dan harus beristirahat selama 10 hingga 14 hari sesuai protokol medis.

Musim Los Blancos memang tengah berjalan buruk. Setelah Xabi Alonso dipecat pada Januari lalu, pelatih interim Alvaro Arbeloa belum mampu mengangkat performa tim.

Madrid kini tertinggal jauh dari rival abadinya, Barcelona, di klasemen LaLiga dan berpotensi menutup musim tanpa trofi.


Bantahan Valverde

Memasuki menit ke-20, Real Madrid akhirnya membuka keunggulan 1-0, melalui skema serangan balik, Federico Valverde berhasil melewati Gianluigi Donnarumma lalu menceploskan bola ke gawang kosong Manchester City. Tampak dalam foto, pemain Real Madrid, Federico Valverde, merayakan golnya pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 melawan Manchester City di stadion Santiago Bernabeu, Rabu 11 Maret 2026 waktu setempat atau Kamis 12 Maret 2026 dini hari WIB. (AP Photo/Jose Breton)

Dalam pernyataan resminya, Valverde membantah dirinya dipukul oleh Tchouameni dan menegaskan situasi telah dibesar-besarkan.

“Kemarin saya mengalami insiden dengan rekan setim saat latihan. Kelelahan karena kompetisi dan frustrasi membuat semuanya terlihat lebih besar dari yang sebenarnya,” tulis Valverde.

“Dalam ruang ganti normal, hal seperti ini bisa saja terjadi dan biasanya diselesaikan secara internal tanpa menjadi konsumsi publik.”

Pemain asal Uruguay itu juga menuding adanya pihak internal yang membocorkan cerita tersebut ke media.

“Jelas ada seseorang di sini yang menyebarkan rumor. Dengan musim tanpa gelar dan Real Madrid selalu berada dalam sorotan, semuanya jadi dibesar-besarkan,” lanjutnya.


Terbentur Meja

Selebrasi Federico Valverde dalam laga Real Madrid vs Elche di Liga Spanyol, Minggu (15/3/2026). (AP Photo/Manu Fernandez)

Valverde kemudian menjelaskan bahwa luka di dahinya bukan akibat pukulan dari Tchouameni.

“Hari ini kami kembali berselisih. Saat berdebat, saya tidak sengaja membentur meja hingga mengalami luka kecil di dahi dan harus pergi ke rumah sakit.”

“Rekan setim saya tidak memukul saya, dan saya juga tidak memukul dia.”

Meski begitu, Valverde mengakui emosinya memang memuncak akibat situasi sulit yang sedang dialami Real Madrid musim ini.

“Saya marah dan frustrasi melihat beberapa dari kami berusaha keras menyelesaikan musim ini sebaik mungkin. Itu yang mendorong saya sampai berdebat dengan rekan setim.”

“Saya minta maaf. Situasi ini menyakitkan bagi saya. Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya dan saya tidak bisa bersikap biasa saja terhadap kondisi tim saat ini.”

Berita Terkait