Pencarian Bakat Super Bulutangkis Masa Depan Diperluas, Audisi Umum PB Djarum 2026 Digelar di Sumatra hingga Sulawesi

Tahun ini, Audisi Umum PB Djarum akan diselenggarakan di tiga kota, mulai dari Pekanbaru, Riau pada 7–12 Juli, lalu Makassar, Sulawesi Selatan pada 4–9 Agustus, serta Kudus, Jawa Tengah pada 8–13 September 2026.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 08 Mei 2026, 14:40 WIB
Suasana di GOR Djarum, Jati, Kudus, saat bergulirnya Audisi Umum PB Djarum 2025, Selasa (9/9/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum 2026 sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mencetak generasi emas bulutangkis Indonesia.

Tahun ini, Audisi Umum PB Djarum akan diselenggarakan di tiga kota, mulai dari Pekanbaru, Riau pada 7–12 Juli, lalu Makassar, Sulawesi Selatan pada 4–9 Agustus, serta Kudus, Jawa Tengah pada 8–13 September 2026.

Advertisement

Untuk Pekanbaru, Audisi Umum PB Djarum 2026 diselenggarakan di GOR Angkasa, Kecamatan Payung Sekaki. Sementara di Makassar bertempat di GOR Dafest, Kecamatan Biringkanaya. Klimaksnya di Kudus, kembali dipusatkan di GOR Djarum, Kecamatan Jati.

Pada tahun ini, pencarian bibit pebulutangkis bertalenta dan bermental juara akan menyasar tiga kelompok usia, yakni U-11 (usia 8–10 tahun atau kelahiran 2016–2018), KU 11 (usia 11 tahun atau kelahiran 2015), serta KU 12 (usia 12 tahun atau kelahiran 2014), baik putra maupun putri.

“Sejak 2022 hingga 2025, Audisi Umum PB Djarum kami pusatkan di Kudus. Namun, pada tahun-tahun sebelumnya kami juga sempat menggelar ke berbagai kota, bahkan sampai sembilan kota," ujar Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin.

"Tahun ini kami kembali memperluas jangkauan dengan hadir di Pekanbaru dan Makassar sebagai upaya menjaring talenta lebih banyak lagi. Tidak hanya yang berada di Pulau Jawa, tetapi juga dari Sumatra dan Sulawesi."

"Kami berharap tahun ini bisa menemukan mutiara-mutiara terpendam yang selama ini belum muncul ke permukaan,” lanjut Yoppy yang juga mengatakan bahwa upaya memperluas jangkauan pencarian talenta muda di seluruh Indonesia ini sebagai jawaban dari permintaan peserta, orang tua, maupun klub daerah agar audisi tidak terpusat di Jawa saja.


Proses Audisi yang Ketat

Aksi peserta Audisi Umum PB Djarum 2025 saat bertanding di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin (8/9/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto menuturkan proses seleksi tahun ini tetap dirancang ketat dan kompetitif guna menemukan atlet-atlet muda dengan kualitas istimewa.

“Kami berharap melalui audisi ini dapat menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter unik dalam bermain serta mental juara. Kombinasi itu penting untuk membentuk atlet dengan kualitas super yang mampu bersaing di level tertinggi,” jelas Sigit yang merupakan Juara Dunia 1997 iu.

Tim Pencari Bakat akan diperkuat oleh jajaran pelatih PB Djarum, dengan Hendrawan sebagai Koordinator Atlet Putri dan Leonard Holvy de Pauw sebagai Koordinator Atlet Putra.

Selain itu tak ketinggalan pula sederet legenda bulutangkis Indonesia yang turut serta memantau bakat para peserta Audisi Umum PB Djarum 2026 sejak hari pertama.

Keterlibatan Hendrawan pada Audisi Umum PB Djarum tahun ini jadi yang pertama sejak resmi bergabung dengan PB Djarum tahun lalu sebagai Technical Advisor Men's & Women's Singles. Juara Dunia 2001 ini menyambut antusias peran barunya dalam proses audisi, yang menurutnya menjadi langkah proaktif dalam menjaring talenta sejak usia dini.

“Audisi ini salah satu cara untuk menjemput bakat dan membuka peluang lebih luas bagi bibit-bibit baru. Apalagi tahun ini digelar di tiga kota, ini menjadi kesempatan besar bagi pemain di daerah yang mungkin sebelumnya kesulitan menjangkau Kudus. Harapannya, kita bisa mendapatkan lebih banyak talenta baru dibanding sebelumnya,” kata Hendrawan.

Terkait kriteria atlet putri, Hendrawan menjelaskan pendekatan penilaian juga akan menyesuaikan dengan dinamika permainan ke depan. Namun, yang menjadi sorotan Juara Thomas Cup 2002 itu adalah sistem skor baru yang diterapkan BWF, yakni 15 poin x 3 gim atau best of three yang akan berlaku mulai Januari 2027.

“Ke depan dengan format permainan yang cenderung lebih cepat, faktor teknik menjadi makin penting. Untuk atlet putri, kami melihat penguasaan teknik, footwork, dan kontrol lapangan sebagai aspek utama," ujar Hendrawan.

"Namun tentu tidak mengesampingkan faktor lain seperti mental dan karakter. Fighting spirit juga menjadi salah satu hal yang kami perhatikan, terutama saat mereka memasuki fase-fase akhir seleksi,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra, Leonard Holvy de Pauw, menegaskan pencarian bibit di sektor putra kini menitikberatkan kombinasi antara fundamental teknik, karakter, dan kecerdasan bermain.

PB Djarum ingin merekrut atlet yang sejak awal sudah memiliki dasar pukulan, footwork, dan power yang baik, serta mampu beradaptasi dengan tempo permainan cepat yang menuntut agresivitas dan daya tahan tinggi.

“Kami mencari pemain yang punya basic kuat, agresif, dan endurance tinggi. Namun, yang paling penting adalah atlet yang smart dan punya fighting spirit. Smart di sini artinya mereka bisa membaca permainan dan mengantisipasi lawan sejak dini, sehingga bermain lebih efisien," ujar Holvy.

"Selain itu, kami juga melihat karakter pemain luar Jawa, khususnya dari Sumatra dan Sulawesi, yang umumnya memiliki strength, daya juang, dan fisik lebih kuat. Ini modal penting yang bisa kami kembangkan lebih lanjut melalui pembinaan di PB Djarum,” lanjutnya.


Tahapan Audisi

Anggota tim pencari bakat Audisi Umum PB Djarum 2025, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, mengamati aksi salah satu peserta audisi di GOR Djarum, Jati, Kudus, Rabu (10/9/2025). (PB Djarum)

Rangkaian seleksi Audisi Umum PB Djarum 2026 diawali dengan tahap screening yang menggunakan sistem gugur. Pertandingan berlangsung satu game hingga poin ke-21 tanpa deuce, dengan perpindahan lapangan saat poin ke-11. Peserta yang lolos akan melaju ke tahap turnamen yang juga menggunakan sistem gugur.

Untuk pelaksanaan di Pekanbaru dan Makassar, Super Tiket akan diberikan kepada masing-masing juara, baik kategori putra maupun putri.

Sementara di Kudus, kategori putra yang meraih Super Tiket ialah semifinalis, sedangkan kategori putri adalah finalis. Mereka akan melanjutkan langkah ke tahap karantina.

Tahap karantina akan berlangsung selama empat minggu setelah rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 di tiga kota rampung, yakni pada 14 September hingga 9 Oktober 2026, dengan dua fase eliminasi pada 28 September dan 10 Oktober 2026.

Pengumuman hasil akhir Audisi Umum PB Djarum 2026 akan dilakukan pada 10 Oktober 2026. Peserta yang lolos tahap ini akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung bersama PB Djarum.

Pendaftaran audisi dilakukan secara daring melalui laman resmi PB Djarum yang telah dibuka sejak 6 April hingga 1 September 2026 pukul 23.59 WIB.

Peserta yang lolos tahap administrasi wajib melakukan daftar ulang pada 8 September 2026 pukul 09.00–15.00 WIB, sebelum mengikuti tahap seleksi pada 8–13 September 2026 di Kudus.

Lulusan Audisi Umum PB Djarum 2018 dari Pekanbaru, Jolin Angelia, mengajak para calon peserta untuk memanfaatkan ajang ini semaksimal mungkin dengan berbagai persiapan matang.

Ia menilai Audisi Umum PB Djarum bukan hanya sekadar seleksi, tetapi juga panggung pembuktian bagi atlet muda untuk menunjukkan kualitas teknik, kesiapan fisik, serta mental bertanding di level kompetitif.

“Menurut saya, audisi ini adalah kesempatan besar untuk memulai perjalanan sebagai atlet bulutangkis. Jadi persiapkan diri sebaik mungkin, latihan yang intensif, dan tunjukkan kemampuan terbaik saat di lapangan," ujar Jolin.

"Jangan mudah menyerah kalau belum berhasil bergabung, karena proses setiap orang berbeda. Yang penting tetap konsisten berlatih dan terus percaya dengan kemampuan diri sendiri,” ujar pebulutangkis yang resmi bergabung Pelatnas PBSI tahun ini.

Untuk mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026, para calon peserta dapat mendaftarkan diri secara daring melalui laman https://pbdjarum.org/klub/beasiswa-bulutangkis.