Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-17 harus rela tersingkir di fase grup Piala Asia U-17 2026. Garuda Muda harus puas menjadi juru kunci setelah hanya meraih tiga poin dari tiga laga.
Timnas Indonesia U-17 sempat menang 1-0 atas China. Namun, pada dua laga selanjutnya, Ridho dan kawan-kawan kalah 0-2 dari Qatar dan 1-3 dari Jepang.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto meminta para pemain asuhannya untuk tidak terlalu kecewa. Sebab, masa depan para pemain Garuda Muda masih sangat panjang. Mayoritas dari para pemain itu masih berusia 16 tahun.
"Saya berpesan kepada pemain ini bukan akhir dari segalanya, karier mereka masih panjang, terus berlatih terus menjadi pemain yang profesional sejati dan berharap mereka bisa tampil di Timnas Indonesia level yang berikutnya, pada akhirnya bisa bermain di Timnas senior," harap Kurniawan.
Siap Bertanggung Jawab
Kurniawan Dwi Yulianto tentu sadar dengan posisinya saat ini. Apalagi Si Kurus gagal membawa Garuda Muda berprestasi di Piala Asia U-17 2026, sesuatu yang berhasil dilakukan oleh Timnas Indonesia U-17 edisi sebelumnya.
Diketahui, Timnas Indonesia U-17 asuhan Nova Arianto melaju ke perempat final Piala Asia U-17 2025 sekaligus melaju ke putaran final Piala Dunia U-17 2026.
"Sebagai pelatih kepala saya tentu siap bertanggung jawab karena gagal mengulang sukses tim yang sebelumnya, itu saja," jelas Kurniawan Dwi Yulianto.
Permintaan Maaf
Lebih lanjut, Kurniawan Dwi Yulianto mengungkapkan permintaan maaf atas kegagalan yang dialami oleh tim asuhannya di Piala Asia U-17 2026.
"Atas nama pribadi dan pelatih kepala di Timnas Indonesia U-17 saya mohon maaf atas kegagalan ini. Saya tetap berterima kasih kepada semua staf di belakang tim, dan juga para pemain," ujar Kurniawan Dwi Yulianto.
Beberapa pemain Timnas Indonesia U-17 tengah dipersiakan untuk naik ke Timnas Indonesia U-19. Sebut saja bek andalan Mathew Baker. Garuda Muda asuhan Nova Arianto akan berlaga di Piala AFF U-19 2026.