Pieter Huistra Kembali Pimpin PSS di Super League 2026/2027: Dari Direktur Teknik Kembali jadi Pelatih Kepala

Pieter Huistra memastikan dirinya tetap bersama PSS Sleman untuk menghadapi Super League musim depan, dengan menjabat sebagai pelatih.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 14 Mei 2026, 05:30 WIB
PSS Sleman sudah kembali berlatih pasca-libur lebaran di Lapangan Pakembinangun, Kamis (3/4/2025). Pelatih Pieter Huistra tampak mengamati Wahyudi Hamasi yang sudah ikut berlatih. (dok. PSS Sleman)

Bola.com, Sleman - Pieter Huistra memastikan dirinya tetap bersama PSS Sleman untuk menghadapi Super League musim depan. Pria asal Belanda itu bakal kembali menduduki posisi pelatih kepala Super Elang Jawa.

Kepastian tersebut disampaikan langsung Huistra kepada wartawan pada Rabu (13/5/2026). Sebelumnya, dia mengemban peran Direktur Teknik PSS di Pegadaian Championship 2025/2026.

Advertisement

"Ya, pelatih kepala," ujar Pieter Huistra singkat ketika ditanya mengenai posisinya musim depan.

Kehadiran Huistra di kursi pelatih jadi sinyal kuat keseriusan PSS menyambut comeback ke kasta teratas. Seperti diketahui, Tim Super Elja sukses promosi setelah finis sebagai runner-up Championship 2025/2026.

 


Punya Andil Besar

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra (tengah), dalam jumpa pers jelang duel melawan Barito Putera pada laga pekan ke-25 BRI Liga 1 di Stadion Manahan, Solo, Senin (3/3/2025) malam WIB. (Bola.com/Ana Dewi)  

Kendati musim ini jabatan head coach diemban Ansyari Lubis, Huistra tetap memiliki pengaruh besar dalam perjalanan PSS. Pria berusia 59 tahun itu bisa disebut sebagai 'pelatih bayangan' di balik performa apik PSS Sleman.

Peran Huistra di balik layar sangat terasa dalam pembentukan karakter permainan PSS. Pengalamannya membantu tim tampil lebih kompetitif hingga berhasil menyegel tiket promosi ke Super League 2026/2027.

Di sisi lain, Huistra memberikan apresiasi tinggi kepada Ansyari Lubis. Ia menilai juru latih yang akrab disapa Uwak tersebut mampu bekerja dengan sangat baik bersama tim.

"Ini adalah bagian tersulit bagi saya tahun ini. Tapi Coach Lubis melakukan pekerjaannya dengan sangat baik jadi saya bangga padanya," kata Pieter Huistra.

"Saya senang untuknya bahwa dia memiliki pengalaman ini dan dia berkembang pesat, dia melakukannya dengan baik dan kami sangat senang memilikinya di staf kami," lanjut eks pelatih Borneo FC tersebut.

 


Belum Tuntas Menebus Kegagalan

Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra seusai memimpin latihan tim di Stadion Maguwoharjo, Sleman. (Bola.com/Ana Dewi)

Pieter Huistra sejatinya bukan sosok baru bagi PSS. Dia pernah menangani tim berlogo Candi tersebut pada Februari 2025 saat berlaga di BRI Liga 1 2024/2025.

Sayangnya, ketika itu Huistra gagal mengangkat performa PSS yang tengah terpuruk. Tim Super Elja akhirnya harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke Liga 2 pada akhir musim.

Meski begitu, manajemen PSS tetap memberikan kepercayaan penuh kepada pelatih kelahiran Goenga, Belanda tersebut. Huistra bahkan memutuskan memperpanjang masa bakti bersama klub.

Kini, ia berpeluang menebus kegagalan tahun lalu dengan membawa Laskar Sembada tampil lebih kompetitif di level tertinggi. Berdasarkan data Transfermarkt, Huistra terikat kontrak bersama PSS hingga 2028.

Berita Terkait