Alasan Borneo FC Transit di Yogyakarta Sebelum Hadapi Persijap pada Pekan 33 BRI Super League: Pemain Fokus dan Ada Ikatan Batin

Bukan tanpa alasan Pesut Etam memilih Kota Gudeg sebagai titik transit sebelum bergeser ke Jepara pada laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 nanti.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 15 Mei 2026, 11:00 WIB
Pemain Borneo FC selebrasi saat pertandingan menjamu Persijap Jepara di BRI Super League 2025/26 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (24-8-2025). (Dok. borneofc.id)

Bola.com, Kediri - Borneo FC melakukan persiapan serius di Yogyakarta untuk menghadapi laga krusial melawan Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Minggu (17/5/2026).

Bukan tanpa alasan Pesut Etam memilih Kota Gudeg sebagai titik transit sebelum bergeser ke Jepara pada laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 nanti. Manajer tim Borneo FC, Dandri Dauri, pun menjelaskan kebijakan itu.

Advertisement

"Kemarin baru main lawan Bali United. Ada opsi stay di Bali., tapi kalau konsentrasinya di Bali, saya takut anak-anak jalan ke mana-mana. Kami tidak mengekang mereka, tapi kami sedang fokus hadapi dua pertandingan terakhir ini," ungkapnya.

Beberapa pertimbangan Borneo FC memilih Yogyakarta karena kota ini tak begitu jauh dari Jepara.

 
 

Pemain Bisa Beristirahat

Dua pemain Borneo FC Samarinda, Juan Villa dan Mariano Peralta. (Bola.com/Dok.Instagram Borneo FC).

Dengan lebih lama tinggal di Kota Sultan Hamengkubuwono X ini, pemain punya waktu istirahat ideal. Pelatih Fabio Lefundes pun bisa mematangkan taktik untuk menghadapi Laskar Kalinyamat.

"Pertimbangan efisiensi waktu. Kita harus maksimalkan waktu yang ada untuk menyiapkan tim. Pemain bisa istirahat untuk memulihkan fisik," ujar Dandri.

"Coach Fabio Lefundes juga lebih fokus memantapkan tim kita. Saya lihat anak-anak sangat enjoy di sini. Mereka tampak ceria menjalankan program latihan," jelasnya.


Ada Ikatan Batin

Aksi Fabio Lefundes bersama Borneo FC Samarinda di BRI Super League 2025/2026. (Dok. Borneo FC Samarinda)

Apalagi, lanjut Dandri Dauri, Borneo FC juga familiar dengan lingkungan di Yogyakarta. Mereka menjalani program pramusim di daerah ini.

"Kota dan sarana latihan di Yogyakarta bukan hal yang baru bagi kami, karena pramusim kami juga di sini. Saya pikir ini langkah yang baik bagi tim," ucapnya.

Karena sering tinggal Yogyakarta, Dandri Dauri menyebut para pemain Borneo FC punya ikatan batin dengan Kota Pelajar ini.

ia berharap Allah SWT memberikan berkah kepada Borneo FC dari tanah Yogyakarta dalam perjuangan mereka meraih gelar juara pertama di kasta tertinggi musim ini.

"Kami bersiap lagi dari tanah Yogyakarta. Dan Insyaallah, atas izin Allah SWT, kami mengambil berkah dari tanah ini untuk mempersiapkan diri melawan Persijap nanti," ucapnya.


Persaingan di BRI Super League

Berita Terkait