Bola.com, Jakarta - Masa depan Maarten Paes di Ajax bisa terganggu dengan kedatangan pelatih baru mulai musim 2026/2026. Kiper andalan Timnas Indonesia itu bisa saja terpinggirkan dengan adanya pelatih baru.
Ajax santer dikabarkan semakin dekat dengan sosok Michel, pelatih yang kini menukangi Girona. Michel disebut-sebut menjadi kandidat kuat pelatih baru Ajax, menggantikan Oscar Garcia yang hanya bertugas sebagai pelatih interim.
Ajax membutuhkan pelatih kepala permanen musim depan, setelah sepanjang musim 2025/2026 mempekerjakan John Heitinga, Fred Grim, dan terkini Oscar Garcia.
Menariknya, jika Ajax berhasil menggaet Michel sebagai juru taktik musim depan, membuat Maarten Paes siap-siap kehilangan posisi.
Capai Kesepakatan
Menurut pemberitaan media Belanda, Voetbal Primeur, Ajax telah mencapai kesepakatan dengan Michel. Hal itu disampaikan jurnalis Belanda, Henk Spaan, yang mengetahui hal ini.
Menurut kolumnis dari Het Parool, sudah pasti Michel akan menjadi manajer baru di Amsterdam. Pelatih asal Spanyol berusia 50 tahun itu telah habis kontraknya di Girona setelah bekerja sama sejak 2021.
"Saya menerima telepon pada Jumat malam pekan lalu. Ringkasannya Michel mencapai kesepakatan dengan Ajax seminggu yang lalu," ungkapnya dalam kolom di Het Parool.
Senggol Maarten Paes
Nama Maarten Paes kemudian ikut menjadi sorotan setelah Ajax Amsterdam dikabarkan mencapai kesepakatan dengan sang pelatih Girona. Gaya bermain Michel disebut bisa menjadi ancaman bagi kiper Timnas Indonesia tersebut.
Spaan mengungkap Míchel memiliki filosofi permainan yang sangat mengandalkan kiper modern. Pelatih Girona itu dikenal menyukai penjaga gawang yang nyaman memainkan bola menggunakan kaki untuk membangun serangan dari belakang.
"Saya langsung memikirkan kiper yang bermain dengan kaki dan mencoret nama Paes, dengan segala hormat," katanya.
Kiprah Michel
Kontrak Michel di Girona akan segera berakhir di bulan Juni mendatang. Bersama klub Catalan tersebut, ia saat ini masih berjuang menghindari degradasi di La Liga.
Sebelumnya ia tampil mengesankan dengan membawa klub sederhana itu ke posisi ketiga pada musim 2023/2024. Hanya dua tahun sebelumnya, ia telah meraih promosi bersama Girona.
Ia juga pernah melakukan hal serupa sebelumnya di Rayo Vallecano dan Huesca.
Sementara Maarten Paes baru tiba pada jendela transfer tengah musim ini. Ia digaet dari FC Dallas, dan mendapat kepercayaan menjadi kiper utama, seiring cederanya Vitezslav Jaros.
Maarten Paes telah memainkan 10 pertandingan di Eredivisie musim ini. Ia kebobolan 11 kali, dan mencatat empat clean sheet.
Sumber: Voetbal Primeur