Bola.com, Jakarta - Garudayaksa FC bersiap menatap Liga 1 musim depan.
Tim berjulukan Spirit of Garuda sukses mengamankan satu tempat di kasta teratas Indonesia setelah sukses menyegel gelar juara Championship 2025/2026 usai mengalahkan PSS Sleman.
Sebagai pendatang baru, Garudayaksa FC pastinya tak ingin hanya sekedar numpang lewat. Pasukan Widodo C Putro bertekad membuktikan diri kalau mereka siap bersaing di Liga 1 2026/2027.
Sukses Garudayaksa FC menjadi yag terbaik di Liga 2 tak lepas dari peran krusial sosok istimewa di belakang layar, yakni Muhamad Reza Anugrah.
Muhamad Reza Anugrah punya jabatan penting, yakni sebagai CEO. Kelahiran Kendari, Sulawesi Tenggara, 21 Maret 1994 mampu mentransfer aura positif dan semangat perjuangan tak hanya kepada pemain, staf pelatih, tapi juga rekan-rekannya di manajemen.
Target
Di awal musim, menurut Muhamad Reza Anugrah, ia terus mengingatkan terkait target yang ingin dicapai di akhir musim. Dan, Alhamdulillah, target tercapai. Nazar terbayar lunas.
"Kalau bicara target sebenarnya mungkin tim-tim Liga 2 ini kan pasti, pertamanya yang penting inginnya lolos ke Liga 1. Tapi saya pribadi, selalu mengafirmasikan ke diriku terutama, sebelum ke anak-anak dan ke teman-teman yang lain, aku selalu mengafirmasikan ke diriku bahwa kita harus juara," kata Muhamad Reza Anugrah via kanal YouTube Bicara Bola.
"Kita harus juara. Jadi afirmasi itu yang membuat mungkin anak-anak merasakan atmosfernya bahwa,'Wah, Mas Reza aja mau juara. Kita juga harus mau juara'. Gitu. Itu sering juga saya sampaikan saat kita briefing team," imbuhnya.
Bidik Juara
Briefing team selalu dilakukan, terlebih sebelum menuju ke lapangan pertandingan, baik partai kandang maupun tandang. Dalam briefing, Muhamad Reza Anugrah selalu mengingatkan terkait target di awal musim.
"Sebelum menuju ke lapangan, biasanya kami ada briefing team dulu dengan pelatih dan yang lain-lain. Saya pasti sampaikan bahwa 'Ingat, target kita bukan hanya lolos tapi target kita juga juara'. Alhamdulillah, Allah mengijabah doa kami bersama," tutup Muhamad Reza Anugrah.