Delapan Tahun lalu Main di Non-Liga, Kini Semenyo Bawa Man City Menjuarai Piala FA

Dari level non-liga, Antoine Semenyo tampil cemerlang dengan gol luar biasa yang dicetaknya membawa Man City menjuarai Piala FA musim ini.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 17 Mei 2026, 13:00 WIB
Antoine Semenyo dari Manchester City memegang trofi juara setelah pertandingan final Piala FA Inggris antara Chelsea dan Manchester City di London, Sabtu, 16 Mei 2026. (AP Photo/Richard Pelham)

Bola.com, Jakarta - Antoine Semenyo menandai perjalanan panjang kariernya dengan momen yang sulit dilupakan.

Delapan tahun lalu ia masih bermain di level non-liga bersama Bath City, tetapi kini namanya masuk sejarah Piala FA setelah mencetak gol kemenangan Manchester City di final melawan Chelsea di Wembley, Sabtu (16-5-2026) malam.

Advertisement

Gol itu lahir pada menit ke-72 lewat penyelesaian cerdik menggunakan sontekan tumit yang mengejutkan lini belakang Chelsea.

Di tengah pertandingan final yang berjalan ketat dan minim peluang bersih, aksi Semenyo menjadi pembeda sekaligus memastikan kemenangan Man City.

Pemain berusia 26 tahun tersebut direkrut Man City dari Bournemouth pada Januari lalu dengan nilai transfer 62,5 juta paun.

Sejak datang ke Etihad, Semenyo langsung menunjukkan alasan Man City berani membayar mahal dirinya di tengah pasar transfer yang makin tidak masuk akal.


Asing dengan Trofi Mayor

Pemain Manchester City, Antoine Semenyo menjadi pahlawan usai mencetak gol semata wayang yang mengantarkan timnya meraih Piala FA di partai final di Wembley Stadium hari Sabtu (16/05/2026) malam WIB. (AP Photo/Richard Pelham)

Gol ke gawang Chelsea juga membawa Pep Guardiola meraih trofi mayor ke-16 bersama Man City dan total 20 gelar selama satu dekade menangani The Citizens.

"Itu (gol) pernah terjadi beberapa kali saat latihan dan hari ini semuanya berjalan sempurna," kata Semenyo kepada BBC Sport.

"Semuanya terjadi sangat cepat. Bola datang langsung ke arah saya dan saya harus berimprovisasi secepat mungkin," jelasnya.

Ia mengaku pengalaman bersaing dalam perebutan trofi besar masih terasa baru baginya.

"Saya belum pernah bermain untuk trofi seperti ini sebelumnya, jadi semuanya masih terasa baru. Semoga kami bisa menyelesaikan musim dengan baik. Penyelesaiannya memang bagus, saya akui itu," ucapnya.

"Sejak kecil saya selalu bermimpi bermain untuk klub-klub besar. Perjalanannya memang panjang, tetapi saya bersyukur bisa sampai di titik ini," lanjut pemain kelahiran Chelsea, 26 tahun silam itu.


Kualitas Gol Semenyo

Antoine Semenyo (kiri) cetak gol pada final Piala FA 2025/2026 Chelsea vs Manchester City di Stadion Wembley, Sabtu (16/5/2026). (AP/Richard Pelham)

Mantan kiper Timnas Inggris, Paul Robinson, ikut memuji kualitas gol Semenyo saat berbicara di BBC Radio 5 Live.

"Gol itu benar-benar luar biasa dari Antoine Semenyo. Timing larinya dan penyelesaiannya sangat hebat," ujar Robinson.

"Pertandingan seperti ini biasanya ditentukan oleh kesalahan atau momen kualitas individu, dan gol itu murni lahir dari kualitas."

"Bagi saya, itu salah satu gol terbaik musim ini," imbuhnya.


Pemecah Kebuntuan

Pertandingan final Piala FA 2025/2026 antara Chelsea versus Man City. Tampak Antoine Semenyo mendapat pressing ketat dari dua pemain The Blues: Cole Palmer dan Malo Gusto. (Adrian Dennis / AFP)

Usai laga, lagu 'Just the Way You Are" milik grup asal Italia, Milky, menggema di sektor pendukung Man City di Wembley. Para suporter bernyanyi sambil merayakan Semenyo, sosok yang kini menjadi pahlawan baru klub.

Semenyo ikut melompat-lompat bersama rekan-rekannya di tengah lapangan ketika man City mengangkat trofi diiringi pesta kembang api.

Ia sadar golnya akan terus diputar dalam tayangan ulang final Piala FA selama bertahun-tahun.

Kemenangan itu sekaligus memastikan Man City meraih dua gelar domestik musim ini setelah memenangkan Piala Liga Inggris melawan Arsenal, Maret lalu.

Pada laga final Piala FA ini, Chelsea sebenarnya sempat mampu meredam permainan Bernardo Silva dkk. dengan bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik. Mereka kesulitan membongkar pertahanan lawan hingga akhirnya Semenyo muncul sebagai pemecah kebuntuan.

Penampilan impresif Semenyo membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik final. Ia juga menjadi pemain Man City dengan kontribusi gol terbanyak di Piala FA musim ini.


Langsung Beri Dampak

Striker Man City, Antoine Semenyo melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Chelsea pada final Piala FA 2025/2026. (Adrian Dennis / AFP)

Semenyo langsung memberi dampak sejak bergabung dari Bournemouth. Man City bahkan harus mengalahkan persaingan Manchester United, Liverpool, dan Tottenham demi mendapatkan tanda tangannya.

Ia mencetak gol pada debutnya ketika Man City menghancurkan Exeter 10-1 di putaran ketiga Piala FA.

Gol ke gawang Chelsea juga memiliki makna khusus karena Semenyo menjadi pemain Ghana pertama yang mencetak gol di final Piala FA. Man City, di sisi lain, berhasil mengakhiri trauma setelah kalah pada dua final sebelumnya, masing-masing dari Crystal Palace dan Manchester United.

Semenyo juga mengungkap pesan pertama yang diberikan Pep Guardiola saat dirinya tiba di Man City.

"Hal pertama yang dia katakan kepada saya adalah, 'jangan mengubah permainanmu,'" kata Semenyo.

"Dia tahu kami sangat dominan menguasai permainan, tetapi dia tetap ingin saya menjadi diri sendiri dan menciptakan sedikit kekacauan di lapangan," ungkap Semenyo.

 

Sumber: BBC

Berita Terkait