Liverpool Ambil Sikap soal Masa Depan Arne Slot usai Sindiran Pedas Mohamed Salah

Mohamed Salah bicara lantang di platform X, diduga ditujukan ke pelatihnya di Liverpool, Arne Slot.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 17 Mei 2026, 15:45 WIB
Pelatih asal Belanda Liverpool, Arne Slot, bereaksi setelah timnya kebobolan gol pertama dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara Liverpool dan Paris Saint-Germain di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 14 April 2026. (Paul ELLIS / AFP)

Bola.com, Jakarta - Tekanan terhadap pelatih Liverpool, Arne Slot, terus menguat menjelang akhir musim. Meski demikian, manajemen klub disebut masih memberikan dukungan penuh kepada juru taktik asal Belanda tersebut.

The Times menyebutkan Liverpool belum mempertimbangkan pergantian pelatih dan tetap menyusun rencana musim panas bersama Slot.

Advertisement

Sikap itu muncul di tengah derasnya kritik setelah performa The Reds menurun drastis dibanding musim lalu.

Slot sebenarnya menjalani musim debut yang impresif di Anfield. Pelatih berusia 47 tahun itu sukses membawa Liverpool menjuarai Premier League secara mengejutkan. Namun, perjalanan musim ini justru berbalik arah.

Kekalahan 2-4 dari Aston Villa pada Sabtu dini hari WIB kemarin memperburuk situasi. Liverpool kini tercecer di posisi kelima klasemen.

Tempat itu memang masih berpeluang cukup untuk lolos ke Liga Champions, tetapi hasil klub lain bisa sewaktu-waktu membuat posisi mereka terancam.


Pengaruh Liga Champions

Pemain Liverpool, Cody Gakpo (kiri) berebut bola dengan pemain Aston Villa Ezri Konsa (kanan) pada laga pekan 37 Premier League 2025/2026, Sabtu (16/5/2026) diini hari WIB. (AP Photo/Dave Shopland)

Suara ketidakpuasan suporter mulai terdengar makin keras di Anfield. Situasi kian rumit setelah muncul komentar sejumlah pemain Liverpool yang dinilai memperbesar tekanan terhadap Slot.

Liverpool disebut tetap berdiri di belakang Slot. Namun, bukan hanya sang pelatih yang menjadi sasaran kritik.

Direktur Olahraga, Richard Hughes, dan CEO FSG, Michael Edwards, juga disorot akibat kebijakan transfer musim lalu yang dianggap gagal memenuhi kebutuhan tim.

Meski begitu, keduanya tetap melanjutkan penyusunan rencana perekrutan pemain untuk musim panas mendatang. Liverpool diyakini ingin menutup sejumlah kelemahan skuad melalui tambahan amunisi baru.

Akan tetapi, model bisnis klub yang mengandalkan kestabilan finansial disebut sangat bergantung pada tiket Liga Champions. Karena itu, kegagalan finis di lima besar Premier League bisa memengaruhi arah kebijakan klub pada musim panas nanti.


Ruang Ganti Jadi Sorotan

Striker Liverpool asal Mesir bernomor punggung 11, Mohamed Salah (C), mengontrol bola selama pertandingan Liga Inggris antara Nottingham Forest dan Liverpool di The City Ground di Nottingham, Inggris tengah pada 22 Februari 2026. (Ben STANSALL/AFP)

Di tengah tekanan tersebut, suasana ruang ganti Liverpool juga ikut menjadi sorotan setelah unggahan Mohamed Salah di media sosial memicu spekulasi.

Salah menyinggung identitas permainan Liverpool yang menurutnya harus dikembalikan seperti era sebelumnya.

"Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim menyerang, heavy metal yang ditakuti lawan, dan kembali menjadi tim yang memenangi trofi," tulis Salah.

"Itulah sepak bola yang saya pahami dan identitas yang harus dipulihkan lalu dipertahankan selamanya. Itu tidak bisa ditawar, dan siapa pun yang datang ke klub ini harus beradaptasi dengannya."

"Memenangi beberapa pertandingan saja bukanlah standar Liverpool. Semua tim bisa menang," cetus bintang asal Mesir itu.


Będą Gaya dengan Klopp

Menjelang berakhirnya musim 2022/2023, sejumlah klub telah mengambil ancang-ancang untuk membangun skuad untuk musim 2023/2024. Tak terkecuali salah satu raksasa Liga Inggris Liverpool. Beberapa pemain telah masuk radar pelatih Jurgen Klopp untuk diboyong ke Anfield musim depan. Selain karena penampilan apik yang membuat Jurgen Klopp kepincut, hal-hal eksternal seperti keengganan sang pemain untuk memperpanjang kontrak dengan klub pemilik bisa jadi penguat 5 pemain berikut benar-benar akan berlabuh di Liverpool. Kita tunggu saja. (AFP/Paul Ellis)

Pernyataan tersebut memunculkan tafsir baru karena gaya bermain Slot memang berbeda dibanding pendahulunya, Jurgen Klopp.

Klopp dikenal dengan pendekatan agresif dan intens, sementara Slot lebih mengedepankan permainan sabar dalam membangun serangan.

Perbedaan filosofi itu membuat banyak pihak menduga komentar Salah merupakan sindiran terselubung kepada Slot.

Untuk saat ini, Liverpool masih berupaya menuntaskan musim sebelum menentukan langkah besar berikutnya.


Xabi Alonso Perbesar Tekanan

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso memberikan instruksi saat melawan Juventus di Liga Champions. (AP Photo/Manu Fernandez)

Di sisi lain, situasi Xabi Alonso ikut memperbesar tekanan terhadap Slot. Ketika Klopp mengumumkan kepergiannya dari Liverpool, Alonso sempat dianggap kandidat paling ideal untuk menangani klub berkat kedekatannya dengan The Reds dan keberhasilannya bersama Bayer Leverkusen.

Kendati Slot sempat membawa sukses, nama Alonso terus muncul setiap kali Liverpool menelan hasil buruk musim ini. Apalagi, mantan gelandang Liverpool itu dinilai sebagai sosok yang disukai suporter dan tersedia sebagai opsi pengganti.

Laporan yang sama menyebut Alonso kini justru makin dekat menuju Chelsea. Jika itu benar terjadi, sorotan terhadap petinggi Liverpool diperkirakan bakal kian tajam karena dianggap gagal mengambil langkah lebih cepat.

Masa depan Slot kini sangat bergantung pada bagaimana Liverpool menutup musim. Bahkan jika ia tetap dipertahankan, awal musim depan diprediksi akan menjadi penentu untuk kembali merebut kepercayaan suporter.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait