Cristiano Ronaldo Dikecam usai Tolak Terima Medali Perak AFC Champions League Two 2025/2026

Al Nassr kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final AFC Champions League Two 2025/2026, Minggu (17-5-2026) dini hari WIB.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 17 Mei 2026, 20:15 WIB
Cristiano Ronaldo, Al Nassr, Liga Pro Saudi. (Dok. X @AlNassrFC)

Bola.com, Jakarta - Kekecewaan mendalam menyelimuti Cristiano Ronaldo setelah Al Nassr gagal merebut gelar AFC Champions League Two 2025/2026.

Akan tetapi, bukan cuma hasil pertandingan yang menjadi sorotan, melainkan juga sikap Ronaldo selepas laga.

Advertisement

Al Nassr tumbang 0-1 dari wakil Jepang, Gamba Osaka, pada partai final yang digelar di Stadion King Saud University, Sabtu malam waktu setempat.

Al Nassr sebenarnya lebih dijagokan untuk menjadi tim Arab Saudi pertama yang menjuarai kompetisi tersebut. Namun, gol tunggal Deniz Hummet pada menit ke-29 menghancurkan harapan Al-Nassr di depan pendukung sendiri.

Secara statistik, Al-Nassr tampil dominan. Mereka mencatatkan 14 tembakan lebih banyak dibanding lawan dan menguasai 67 persen penguasaan bola.

Meski begitu, lini serang tim asuhan Jorge Jesus tersebut gagal menembus pertahanan Gamba Osaka yang dikawal Rui Araki.


Malam Buruk

Cristiano Ronaldo memperkuat Al Nassr pada laga final AFC Champions League Two melawan Gamba Osaka di Alawwal Park, Riyadh, Minggu (17-5-2026) dini hari WIB. (Dok. the-afc.com)

Ronaldo ikut menjalani malam yang buruk. Berdasarkan data Sofascore, penyerang berusia 41 tahun itu melepaskan lima tembakan, tetapi tidak satu pun mengarah ke gawang.

Mantan bintang Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu juga membuang dua peluang emas, hanya mencatat akurasi umpan 76 persen, serta gagal memenangi satu pun dari empat duel yang dijalaninya.

Sofascore memberi nilai 5,9 untuk penampilan Ronaldo. Angka itu disebut sebagai satu di antara rating terburuk sepanjang kariernya yang terdokumentasi.

Sesaat setelah peluit panjang berbunyi, Ronaldo terlihat berjalan masuk lorong stadion dengan wajah kecewa. Namun, tindakannya setelah itu justru memicu kritik.


Komentar Pedas di Medsos

Cristiano Ronaldo memperkuat Al Nassr pada laga final AFC Champions League Two melawan Gamba Osaka di Alawwal Park, Riyadh, Minggu (17-5-2026) dini hari WIB. (Dok. the-afc.com)

Ronaldo tidak kembali ke lapangan untuk menerima medali perak sekaligus memberi penghormatan kepada juara. Ia menjadi satu-satunya pemain Al Nassr yang memilih tidak mengambil medali runner-up.

Sikap tersebut menuai kecaman di media sosial Reddit. Seorang pengguna menyebut Ronaldo sebagai "pecundang menyedihkan".

Komentar lain menilai, "Orang seperti ini contoh buruk untuk anak-anak muda."

Pengguna lain menulis, "Ini gambaran nyata sportivitas yang buruk. Benar-benar seperti anak kecil."

Sementara komentar lain berbunyi, "Dia selalu bertingkah seperti balita setiap kali situasi seperti ini terjadi."


Main Baik, tapi Tak Cukup

Joao Felix, Al Nassr, saat laga final AFC Champions League Two melawan Gamba Osaka, Minggu (17-5-2026) dini hari WIB. (Dok. X @AlNassrFC)

Di tengah sorotan terhadap Ronaldo, Jorge Jesus tetap menilai Al Nassr bermain cukup baik, meski gagal menjadi juara.

"Kami sebenarnya sudah melakukan persiapan dengan baik, tetapi mereka bermain sangat cepat dan mengejutkan kami. Dalam 30 menit pertama, permainan kami tidak maksimal, tetapi setelah itu kami mendominasi," kata Jorge Jesus seperti dikutip dari situs resmi AFC.

"Mereka hanya punya satu peluang dan langsung mencetak gol. Kami mencoba bangkit dan menciptakan beberapa kesempatan, tetapi untuk pertama kalinya di kompetisi musim ini kami gagal mencetak gol," jelas pelatih asal Portugal itu.

Pelatih berusia 71 tahun tersebut juga mengungkapkan kondisi beberapa pemainnya belum sepenuhnya fit sebelum laga final.

"Kami sudah mempersiapkan pertandingan dengan baik dan mengambil risiko karena ingin menang. Kingsley Coman dan Angelo sebenarnya belum sepenuhnya siap, tetapi kami tetap memainkan mereka," ungkapnya.


Harus Segera Bangkit

Jorge Jesus, pelatih Al Nassr, mendampingi timnya saat laga final AFC Champions League Two melawan Gamba Osaka, Minggu (17-5-2026) dini hari WIB. (Dok. X @AlNassrFC)

Jorge Jesus meminta timnya segera melupakan kegagalan tersebut karena Al-Nassr masih memburu gelar Liga Pro Saudi musim ini.

"Kami memang tidak mendapatkan hasil yang diinginkan di sini, tetapi kami masih punya satu final lagi, yaitu perebutan gelar Liga Arab Saudi, dan itu sangat penting bagi kami," kata sang pelatih.

"Kami hanya punya waktu lima hari untuk memulihkan kondisi dan bersiap. Tidak ada waktu untuk terus meratapi kekalahan ini. Kami harus segera bangkit lagi," lanjut Jorge Jesus.

Saat ini Al Nassr unggul dua poin atas Al Hilal di puncak klasemen Liga Pro Saudi. Ronaldo dkk. akan memastikan gelar juara jika mampu mengalahkan Damac, Jumat (22-5-2026) dini hari WIB.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait