BRI Super League: Bhayangkara FC Keok dari Bali United, Kesalahan Kecil Bikin Paul Munster Geram

Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, kecewa setelah timnyas menelan kekalahan 1-4 dari Bali United

BolaCom | Alit BinawanDiterbitkan 17 Mei 2026, 19:45 WIB
Bali United berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Bhayangkara FC pada laga pekan ke-33 BRI Super League musim ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (17/05/2026) malam WIB. (Bola.com/Alit Binawan)

Bola.com, Gianyar- Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, kecewa setelah timnyas menelan kekalahan 1-4 dari Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta dalam pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026.

Ia mengakui jika para pemainnya cukup bagus dalam menciptakan peluang saat menghadapi Bali United pada Minggu (17/5/2026).

Advertisement

Namun kenyataannya tidak demikian. Aqil Savik dkk hanya mampu menciptakan 12 peluang dengan 4 peluang yang mengarah ke gawang Mike Hauptmeijer. Itu sebabnya, hanya satu gol yang tercipta melalui Moussa Sidibe menit ke-62.

Bandingkan dengan Bali United yang menciptakan 16 peluang dengan 9 peluang yang mengarah ke gawang Bhayangkara Presisi Lampung FC.

“Kami memiliki beberapa peluang, tetapi tidak bisa memaksimalkannya menjadi gol. Mereka mencetak gol, sementara kami gagal memanfaatkan kesempatan yang ada,” ujarnya.


Efektivitas

Bali United berhasil meraih kemenangan 4-1 atas Bhayangkara FC pada laga pekan ke-33 BRI Super League musim ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (17/05/2026) malam WIB. (Bola.com/Alit Binawan)

Bukan itu saja, Ia menilai pertandingan ditentukan oleh detail-detail kecil, terutama efektivitas dalam penyelesaian akhir.

“Dalam pertandingan seperti ini, detail kecil sangat menentukan. Jika peluang bisa dikonversi menjadi gol, hasilnya tentu bisa berbeda. Kami sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol, tetapi itu tidak terjadi,” katanya.

Mantan arsitek Persebaya Surabaya tersebut juga mengkritisi lini pertahanan timnya, terutama pada proses terjadinya gol-gol Bali United.

Menurutnya, para pemain sudah mengetahui pola permainan lawan, namun gagal menjalankan instruksi dengan baik di lapangan.

“Untuk gol pertama dan kedua, kami sebenarnya sudah tahu bagaimana cara mereka bermain. Tetapi ada beberapa pemain yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik dan itu menjadi masalah bagi kami,” jelasnya.


Soroti Gol Ketiga

Bukan itu saja, mantan arsitek Timnas Vanuatu tersebut juga menyoroti gol ketiga Bali United yang dicetak oleh Irfan Jaya di menit ke-70 yang dinilai berasal dari kesalahan tim sendiri.

“Gol ketiga juga lahir dari kesalahan kami sendiri. Kami seharusnya bisa membuang bola lebih baik dan lini pertahanan juga tidak cukup bagus dalam menerapkan jebakan offside,” tambah Munster.

Meski kecewa dengan hasil akhir, pelatih asal Irlandia Utara tersebut tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang terus mencoba mengejar gol sepanjang pertandingan.

“Kami sudah mencoba segalanya dan melakukan pengorbanan untuk bisa mencetak gol. Tetapi kami tidak berhasil, sementara Bali United mampu memanfaatkan peluang mereka,” ungkapnya.


Senangnya Spasojevic Kembali ke Stadion Dipta

Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC Ilija Spasojevic ikut berkomentar usai pertandingan. Ia terlihat cukup senang bisa kembali ke Stadion Dipta meskipun sebagai lawan dan tidak mampu membawa Bhayangkara FC menang.

Ia baru masuk pada menit ke-75 menggantikan Dendy Sulistyawan.

“Saya senang sekali bisa kembali kesini. Selamat untuk Bali United atas kemenangan dan tiga poinnya. Semoga sukses kedepannya,” ucap Spaso.

 

Berita Terkait