Thierry Henry Ungkap Pemain Prancis yang Bisa Jadi Kejutan Besar di Piala Dunia 2026

Thierry Henry bicara seputar pemain yang bisa mencuri perhatian di Piala Dunia 2026 juga tim-tim yang berpotensi jadi kuda hitam.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 18 Mei 2026, 06:45 WIB
Legenda sepak bola asal Prancis, Thierry Henry, kini aktif sebagai pundit sepak bola dunia. (Frederic J. Brown / AFP)

Bola.com, Jakarta - Legenda Timnas Prancis, Thierry Henry, menunjuk satu nama yang diyakininya bisa mencuri perhatian pada Piala Dunia 2026.

Bukan pemain bintang seperti Kylian Mbappe atau Ousmane Dembele, melainkan gelandang AS Roma, Manu Kone.

Advertisement

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, sebelumnya telah mengumumkan skuad berisi 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Sejumlah nama besar masuk daftar, termasuk Desire Doue, Dembele, hingga Mbappe.

Namun, ada pula beberapa pemain yang tersisih. Penyerang Paris Saint-Germain yang musim ini dipinjamkan ke Tottenham Hotspur, Randal Kolo Muani, tidak dibawa. Nasib serupa dialami gelandang Real Madrid, Eduardo Camavinga, serta kiper PSG, Lucas Chevalier.

Dua pemain Bournemouth, Adrien Truffert dan Eli Junior Kroupi, juga gagal masuk skuad, meski tampil cukup menonjol di Premier League musim ini.

Di tengah deretan nama populer tersebut, Henry justru menaruh perhatian besar kepada Kone. Mantan striker Arsenal itu menilai gelandang berusia 24 tahun tersebut bisa menjadi sosok penting bagi Prancis sepanjang turnamen.


Tentang Kone

Pemain AS Roma, Manu Kone, dihimpit dua pemain Sassuolo saat bertanding dalam lanjutan Liga Italia 2025/2026 di Stadio Olimpico, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Berbicara kepada SPORTbible, Henry mengatakan Kone merupakan pemain yang belum banyak mendapat sorotan publik.

"Saya tidak mengatakan dia pasti akan menjalani Piala Dunia yang luar biasa atau sebaliknya. Saya tidak tahu. Namun, ada satu pemain yang belum banyak dikenal orang dan dia bermain untuk Roma. Saya pernah melatihnya di Olimpiade," ujar Henry.

"Itu Manu Kone. Menurut saya, saat ini dia adalah satu di antara gelandang bertahan terbaik. Dia menjalani kariernya dengan tenang tanpa banyak sorotan," imbuh Henry.

Henry kemudian menyinggung perjalanan karier Kone, yang sempat bermain untuk Borussia Monchengladbach sebelum pindah ke Roma dan kini mulai rutin dipercaya di Timnas Prancis.

"Dia sebelumnya di Monchengladbach lalu pindah ke Roma. Sekarang dia menjadi starter di Timnas Prancis karena Didier Deschamps jelas percaya dia layak bermain untuk Prancis," katanya.

"Dan sejak saat itu, dia tampil luar biasa. Saya rasa namanya tidak terlalu sering dibicarakan orang, padahal dia starter di tim sebesar Prancis. Kalau bisa bermain di tim itu, berarti kualitas Anda memang bagus," ucap mantan pemain Juventus dan Barcelona itu.


Ulasan tentang Kone

Pemain Roma, Manu Kone (kiri), dan pemain AC Milan, Luka Modric, berebut bola dalam pertandingan Serie A di Olimpico, Senin (26/1/2026). (AP Photo/Gregorio Borgia)

Henry juga menyebut nama Kone kerap tenggelam di tengah popularitas pemain lain seperti Dembele, Desire Doue, Bradley Barcola, William Saliba, dan Ibrahima Konate.

"Orang-orang jarang membahas dia. Menurut saya, dia pemain yang sangat, sangat solid," lanjut Henry.

Henry pernah bekerja sama dengan Kone ketika menangani Tim Olimpiade Prancis yang meraih medali perak di Olimpiade Paris. Sejak saat itu, Kone berkembang menjadi pemain inti Roma.

Musim ini ia mencatatkan 36 penampilan bersama klub ibu kota tersebut sekaligus mengoleksi 12 caps bersama Timnas Prancis.

Henry bahkan membandingkan karakter permainan Kone dengan mantan gelandang Liverpool, Dirk Kuyt.

"Dia selalu membantu tim. Tipe pemain seperti ini biasanya sangat disukai suporter," ujar Henry.

"Saya ingat fans Liverpool dulu sangat menyukai Dirk Kuyt. Dia bukan bintang utama, tetapi kontribusinya untuk tim membuat banyak orang menyukainya. Manu juga seperti itu. Dia pemain yang akan Anda sukai karena selalu memberikan 100 persen dalam setiap pertandingan," tuturnya.


Prediksi Tim Kuda Hitam

Pemain Timnas Norwegia, Thelo Aasgaard, Erling Braut Haaland, Patrick Berg, dan Torbjorn Lysaker Heggem merayakan kemenangan mereka di akhir pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa melawan Italia, di Stadion San Siro, Milan, pada 16 November 2025. Mengalahkan Italia dengan skor 4-1 pada pertandingan terakhir Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Timnas Norwegia memastikan tiket lolos ke Piala Dunia 2026. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Selain membahas Prancis, Henry turut menyoroti sejumlah tim yang dinilainya bisa menjadi kuda hitam di Piala Dunia 2026. Ia menyebut Senegal, Maroko, dan Norwegia sebagai tim yang berpotensi melangkah jauh.

"Jangan remehkan Norwegia," kata Henry.

"Kalau semuanya berjalan baik dan mereka bermain dengan pola yang sama bersama Sorloth dan Haaland, mereka bisa tampil bagus. Mereka lolos dengan meyakinkan, memenangi grup, serta menang kandang dan tandang melawan Italia," ulasnya.

Henry juga menilai Senegal dan Maroko masih punya peluang besar melanjutkan performa impresif mereka setelah tampil menonjol dalam beberapa tahun terakhir.

Seperti diketahui, Maroko berhasil menembus semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar sebelum akhirnya disingkirkan Prancis.

Prancis dijadwalkan memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Senegal di New Jersey pada 16 Juni mendatang.


Pemain Timnas Prancis untuk Piala Dunia 2026

Gelandang Timnas Prancis, Manu Kone saat tiba untuk persiapan pertandingan kualifikasi UEFA Nations League di Clairefontaine-en-Yvelines pada 7 Oktober 2024. (AFP/Franck Fife)

Berikut daftar lengkap pemain Timnas Prancis untuk Piala Dunia 2026

Kiper: Mike Maignan, Robin Risser, Brice Samba.

Bek: Lucas Digne, Malo Gusto, Lucas Hernandez, Theo Hernandez, Ibrahima Konate, Jules Kounde, Maxence Lacroix, William Saliba, Dayot Upamecano.

Gelandang: N'Golo Kante, Manu Kone, Adrien Rabiot, Aurelien Tchouameni, Warren Zaïre-Emery.

Penyerang: Maghnes Akliouche, Bradley Barcola, Rayan Cherki, Ousmane Dembele, Desire Doue, Jean-Philippe Mateta, Kylian Mbappe, Michael Olise, Marcus Thuram.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait