Strategi Transfer Chelsea Dianggap Berantakan dalam Beberapa Musim Terakhir

Legenda Manchester United, Wayne Rooney, melontarkan kritik terhadap kebijakan transfer Chelsea dalam beberapa musim terakhir.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 19 Mei 2026, 08:00 WIB
Gelandang Chelsea asal Argentina nomor punggung 49, Alejandro Garnacho, bereaksi di akhir pertandingan Premier League antara Brentford dan Chelsea di Gtech Community Stadium, London, pada 13 September 2025. (HENRY NICHOLLS /AFP)

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Wayne Rooney, melontarkan kritik terhadap kebijakan transfer Chelsea dalam beberapa musim terakhir.

Menurut Rooney, sejumlah perekrutan pemain yang dilakukan The Blues justru terlihat membingungkan dan tidak memberikan dampak positif bagi tim.

Advertisement

Salah satu transfer yang disorot Rooney adalah kedatangan Alejandro Garnacho dari Manchester United. Winger asal Argentina itu direkrut Chelsea dengan nilai transfer mencapai 40 juta poundsterling, namun gagal menunjukkan performa terbaiknya di Stamford Bridge.

Bahkan, sejumlah laporan menyebut Garnacho berpotensi dilepas Chelsea pada bursa transfer musim panas mendatang. Rooney menilai transfer tersebut sejak awal memang sulit dipahami.

“Saya tidak pernah mengerti perekrutan Garnacho,” ujar Rooney dalam podcast BBC.


Blunder

Gabriel Martinelli dan Noni Madueke dari Arsenal merayakan gol selama pertandingan putaran ketiga Piala FA antara Portsmouth dan Arsenal di Portsmouth, Inggris, Minggu, 11 Januari 2026. (AP Photo/Kin Cheung)

Tak hanya Garnacho, Rooney juga mempertanyakan keputusan Chelsea melepas Noni Madueke ke Arsenal lalu mendatangkan Jamie Gittens.

“Menjual Madueke ke Arsenal lalu merekrut Gittens, saya benar-benar tidak memahaminya,” lanjut mantan striker timnas Inggris tersebut.

Rooney menilai Chelsea terlalu banyak melakukan perekrutan pemain muda tanpa menyeimbangkannya dengan sosok berpengalaman di ruang ganti. Ia menyebut skuad Chelsea saat ini terlalu besar dan membutuhkan perombakan.

“Ada beberapa pemain yang harus mereka jual agar bisa mendatangkan pemain yang lebih berpengalaman untuk membantu para pemain muda,” kata Rooney.

 


Harapan di Tangan Alonso

Pelatih kepala Real Madrid, Xabi Alonso, memberikan instruksi kepada para pemain di area teknis saat pertandingan Copa del Rey antara Talavera dan Real Madrid di Talavera de la Reina, Spanyol, Kamis, 18 Desember 2025. (AP Photo/M. Berengui)

Meski begitu, Rooney optimistis Chelsea masih bisa kembali bersaing di papan atas musim depan, terutama setelah menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer anyar.

Menurutnya, Alonso memiliki kharisma besar yang dapat membuat para pemain lebih termotivasi.

“Saya suka fakta bahwa Alonso diumumkan sebagai manajer, bukan hanya pelatih kepala. Chelsea punya banyak pemain bertalenta dan jika transfer mereka tepat musim panas nanti, saya pikir mereka bisa bersaing dalam perebutan gelar,” tutup Rooney.

Berita Terkait