Mikel Arteta Segera Jadi Manajer Bergaji Tertinggi di Premier League?

Arsenal menyiapkan kontrak baru yang wah untuk Mikel Arteta usai mengakhiri kutukan 22 tahun.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 23 Mei 2026, 10:30 WIB
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tampak bahagia setelah anak asuhnya berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu Burnley dalam lanjutan Premier League di Emirates Stadium, Selasa (19/5/2026). (AFP/Glyn Kirk)

Bola.com, Jakarta - Kesuksesan membawa Arsenal menjuarai Premier League setelah penantian 22 tahun disebut bakal membuat Mikel Arteta menerima kontrak baru dengan nilai fantastis.

Menurut sejumlah laporan, manajemen Arsenal siap menghadiahi pelatih asal Spanyol itu dengan kenaikan gaji besar yang berpotensi menjadikannya manajer dengan bayaran tertinggi di Premier League, bahkan masuk jajaran elite pelatih dengan pendapatan terbesar di dunia.

Advertisement

Arteta sebenarnya masih terikat kontrak hingga musim panas 2027. Ia menandatangani perpanjangan kontrak tersebut pada awal musim lalu.

Namun, ketika ditanya mengenai peluang kontrak baru di tengah persaingan perebutan gelar Premier League beberapa bulan lalu, Arteta memilih mengesampingkan pembahasan itu.

"Kami tidak punya waktu untuk membahas itu sekarang," kata Arteta kepada media pada April lalu.

"Fokus penuh kami adalah apa yang harus kami lakukan dari sekarang sampai akhir musim," lanjutnya.


Kontrak Baru

Hasil ini membuat Arsenal semakin dekat dengan gelar juara Liga Inggris musim ini. Pasukan Mikel Arteta kini kukuh di puncak klasemen dengan 82 poin dari 37 pertandingan. (AFP/Glyn Kirk)

Kendati menunda pembicaraan kontrak, Arteta saat itu menegaskan komitmennya terhadap Arsenal tidak pernah berubah.

"Saya sepenuhnya berkomitmen di sini," ujar Arteta.

"Saya sangat bahagia dan merasa nyaman. Keluarga saya juga baik-baik saja. Saya masih punya banyak ambisi dan banyak hal yang ingin saya lakukan di klub ini. Untuk sekarang, kami berada di posisi yang bagus," tambah pelatih berusia 44 tahun itu.

Situasi Arteta kini makin kuat setelah sukses mengantar Arsenal menjadi juara Liga Inggris. Prestasi itu bahkan masih bisa bertambah karena The Gunners bersiap menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada final Liga Champions.

Laporan pertama dari The Guardian menyebut Arsenal sedang menyiapkan kontrak baru bernilai sangat menguntungkan untuk Arteta sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilannya menjadi manajer kedua yang mampu membawa klub London Utara itu menjuarai Premier League.

Saat ini Arteta diperkirakan menerima gaji sekitar 13,4 juta dolar AS atau sekitar Rp237, 1 miliar per tahun, ditambah bonus 6,7 juta dolar AS (Rp118,5 miliar) karena membawa Arsenal lolos ke Liga Champions.


Angka Tertinggi

Diego Simeone tampak serius memimpin sesi latihan Atletico Madrid jelang mennghadapi Arsenal pada leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026. Duel ini digelar di Emirates Stadium. (AFP/Glyn Kirk)

Dalam kontrak baru nanti, nilai gaji Arteta disebut akan mendekati bayaran Diego Simeone di Atletico Madrid yang mencapai 34,8 juta dolar AS per tahun, angka tertinggi untuk seorang pelatih sepak bola dunia saat ini.

Simeone memang sudah lama berada di puncak daftar pelatih dengan pendapatan terbesar. Meski begitu, ada yang mempertanyakan besarnya gaji tersebut karena Atletico belum mampu secara konsisten bersaing memperebutkan gelar La Liga melawan Real Madrid dan Barcelona.

Namun, situasi finansial Atletico juga berbeda jauh dibanding dua rival besarnya itu. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, Atletico berada di peringkat ke-13 klub terkaya dunia dengan pendapatan tahunan 531,7 juta dolar AS.

Sementara Real Madrid dan Barcelona menempati dua posisi teratas dengan pemasukan lebih dari dua kali lipat Atletico.

Di luar Eropa, Al Hilal dari Liga Pro Arab Saudi juga berani menggelontorkan dana besar untuk pelatih. Simone Inzaghi disebut menerima bayaran sekitar 29,2 juta dolar AS per tahun, menurut L'Équipe.


Gaji Guardiola

Manajer Manchester City asal Spanyol, Pep Guardiola, bereaksi selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Manchester City dan Real Madrid di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 18 Maret 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Sementara itu, Pep Guardiola di Manchester City, saat ini diyakini memperoleh sekitar 26,8 juta dolar AS per musim, yang menjadikannya pelatih dengan gaji tertinggi di Premier League.

Jika kontrak baru Arteta benar-benar terealisasi, nominal tersebut berpeluang terlampaui, apalagi Guardiola sudah pasti meninggalkan Man City akhir musim ini.

Pelatih PSG, Luis Enrique, yang akan menjadi lawan Arteta di final Liga Champions, juga dikabarkan segera menerima kenaikan gaji besar.

Menurut L'Equipe, pelatih asal Spanyol itu akan mengalami lonjakan pendapatan dari 13,9 juta dolar AS menjadi 23,2 juta dolar AS per tahun apabila menandatangani kontrak baru yang disodorkan PSG.


Debat Pentingnya Peran Manajer

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola memeluk pelatih Arsenal, Mikel Arteta, setelah laga final Carabao Cup di Stadion Wembley, Minggu (22/3/2026). (AFP/Glyn Kirk)

Di tengah melonjaknya nilai kontrak para pelatih elite, perdebatan mengenai pentingnya peran manajer dalam sepak bola modern kembali muncul.

Mantan pemilik bersama AC Milan yang dikenal mengedepankan pendekatan berbasis data, Luke Bornn, pernah membuat pernyataan kontroversial soal dampak pelatih terhadap hasil pertandingan.

"Mayoritas besar penelitian yang ada mengatakan pelatih sebenarnya tidak terlalu berpengaruh. Saya memang menyederhanakannya, tetapi pada dasarnya begitu," kata Bornn.

Namun, besarnya investasi klub-klub elite terhadap para pelatih tampaknya menunjukkan pandangan berbeda.

 

Sumber: SI

Berita Terkait