Liverpool Bisa Dipaksa Main Laga ke-39 Premier League demi Tiket Liga Champions

Premier League terancam punya "game 39", Liverpool jadi korban skenario langka.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 23 Mei 2026, 11:00 WIB
Arne Slot, pelatih Liverpool, setelah pertandingan melawan PSG di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Anfield, Rabu dini hari WIB (12-3-2025). (Bola.com/liverpoolfc.com)

Bola.com, Jakarta - Premier League berpeluang menghadirkan skenario yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah kompetisi: laga playoff penentuan tiket Liga Champions.

Liverpool dan Bournemouth masih mungkin mengakhiri musim dengan catatan identik dalam perebutan posisi kelima klasemen.

Advertisement

Jika itu terjadi, Premier League harus menggelar pertandingan tambahan di venue netral untuk menentukan siapa yang berhak lolos ke Liga Champions musim depan.

Situasi tersebut memang tergolong ekstrem, tetapi tetap memungkinkan secara matematis menjelang pekan terakhir musim 2025/2026.

Liverpool saat ini unggul tiga poin atas Bournemouth setelah gol penyeimbang Erling Haaland untuk Manchester City saat menghadapi Bournemouth, Rabu dini hari WIB lalu, membuat persaingan tetap terbuka.

Liverpool akan menjamu Brentford di Anfield. Satu poin saja sudah cukup untuk memastikan The Reds kembali tampil di Liga Champions.

Di sisi lain, Bournemouth harus menang atas Nottingham Forest sambil berharap Liverpool kalah. Bukan hanya itu, Bournemouth juga membutuhkan selisih gol besar untuk bisa melompati Liverpool di klasemen akhir.

 


Skenario Langka

Jeremie Frimpong berebut bola dengan David Brooks di laga Liverpool vs Bournemouth di Anfield, Sabtu (16/08/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Hodgson).

Namun, ada satu kombinasi hasil yang bisa membuat kedua tim benar-benar tak terpisahkan.

Premier League menentukan posisi klasemen berdasarkan selisih gol terlebih dahulu, kemudian jumlah gol, rekor pertemuan, hingga gol tandang dalam duel head-to-head.

Saat ini Liverpool unggul enam gol atas Bournemouth dalam selisih gol. Artinya, Bournemouth harus memangkas selisih tersebut secara presisi sambil menghapus jarak tiga poin.

Satu di antara contoh skenario paling memungkinkan adalah Bournemouth menang 5-0 atas Nottingham Forest, sementara Liverpool kalah 0-1 dari Brentford.

Jika hasil itu terjadi, kedua tim akan memiliki jumlah poin, selisih gol, dan total gol yang sama persis.

Bahkan, aturan head to head juga tidak akan mampu memisahkan keduanya.

 


Pertemuan Kedua Tim

Momen Virgil van Dijk (kedua dari kiri) mencetak gol di laga Bournemouth vs Liverpool di pekan ke-23 Liga Inggris 2025/2026 di Vitality Stadium, Minggu (25/01/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Walton)

Liverpool sebelumnya menang 4-2 atas Bournemouth di Anfield musim ini. Namun, Bournemouth membalas dengan kemenangan 3-2 di Vitality Stadium.

Hal ini berarti, kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin dalam duel langsung dan sama-sama mencetak dua gol tandang.

Lantaran seluruh parameter penentuan klasemen habis digunakan, regulasi Premier League mengharuskan adanya pertandingan playoff di tempat netral untuk menentukan posisi kelima sekaligus tiket terakhir menuju Liga Champions.

Jika benar terjadi, pertandingan itu praktis akan menjadi "pekan ke-39" bagi Liverpool dan Bournemouth.

Laga tersebut bahkan bisa berlanjut ke babak tambahan dan adu penalti apabila skor masih imbang.

 


Musim Mengecewakan

Pelatih asal Belanda Liverpool, Arne Slot, bereaksi setelah timnya kebobolan gol pertama dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara Liverpool dan Paris Saint-Germain di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 14 April 2026. (Paul ELLIS / AFP)

Bagi Liverpool, playoff semacam itu akan menjadi perpanjangan tak terduga dari musim yang mengecewakan dalam upaya mempertahankan gelar liga, meski memberi kesempatan tambahan bagi Mohamed Salah tampil bersama The Reds.

Sementara untuk Bournemouth, skenario itu bisa membuka peluang menjalani musim terbaik sepanjang sejarah klub dengan tiket menuju panggung terbesar sepak bola Eropa sebagai taruhannya.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait