Prediksi Torino Vs Juventus di Liga Italia: Menang atau Gagal ke Liga Champions

Juventus di ujung tanduk untuk bisa lolos ke Liga Champions musim depan.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 24 Mei 2026, 06:45 WIB
Serie A - Torino Vs Juventus (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Juventus datang ke Derby della Mole melawan Torino di Olimpico di Torino dengan tekanan besar. Duel yang berlangsung Senin (25-5-2026) dini hari itu bisa menentukan nasib Juventus dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan.

Situasi di papan atas Serie A memanas menjelang pekan terakhir. Empat tim masih berebut dua tempat tersisa menuju Liga Champions, dan Juventus praktis wajib menang jika ingin menjaga peluang tetap hidup.

Advertisement

Kekalahan 0-2 dari Fiorentina pekan lalu membuat posisi Juventus makin sulit. Padahal, beberapa pekan sebelumnya mereka sempat terlihat aman dalam persaingan empat besar.

Hasil buruk di kandang sendiri itu sekaligus memutus rangkaian 11 pertandingan tanpa kekalahan milik Bianconeri. Kini, Juventus tidak lagi memegang kendali penuh atas nasib mereka sendiri.


Tekanan Lebih Besar

Gelandang Juventus asal Prancis bernomor punggung 19, Khephren Thuram-Ulien, merayakan gol kedua timnya bersama gelandang Juventus asal Italia bernomor punggung 05, Manuel Locatelli, selama pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan Bologna di stadion Allianz di Turin, pada 19 April 2026. (Marco BERTORELLO/AFP)

Tim asuhan Luciano Spalletti itu berada di posisi keenam klasemen dengan 68 poin, jumlah yang sama dengan Como. Namun, Juventus kalah head to head sehingga berada di bawah rivalnya tersebut.

Mereka juga tertinggal dua poin dari AC Milan dan AS Roma. Artinya, Juventus bukan hanya harus menang atas Torino, tetapi juga berharap Milan dan Roma terpeleset.

Situasi makin rumit karena Serie A lebih dulu memakai rekor pertemuan dibanding selisih gol untuk menentukan posisi akhir jika poin sama.

Dengan kondisi itu, persaingan diperkirakan berubah-ubah sepanjang laga terakhir berlangsung.

Jika gagal lolos ke Liga Champions, Juventus akan untuk kedua kalinya absen dari kompetisi elite Eropa itu dalam empat musim terakhir. Situasi tersebut juga bakal menjadi catatan kurang baik bagi Spalletti, yang belum lama ini mendapat perpanjangan kontrak.

Ketika pertemuan pertama kedua tim berakhir imbang tanpa gol pada November lalu, era Spalletti di Juventus baru dimulai. Kini, tekanannya jauh lebih besar.


Nilai Sejarah

Pemain Juventus, Francisco Conceicao (kiri), berebut bola dengan pemain Torino, Kristjan Asllani, dalam pertandingan Serie A antara Juventus dan Torino di Turin, Italia, Sabtu, 8 November 2025. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Laga akhir pekan nanti juga punya nilai sejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya sejak rivalitas ini dimulai pada 1929, Derby Turin digelar pada pekan terakhir Serie A.

Secara statistik, Juventus tetap lebih diunggulkan. Torino hanya sekali menang dalam 39 pertemuan liga terakhir melawan rival sekotanya itu, dan kemenangan tunggal tersebut terjadi 11 tahun lalu.

Meski begitu, Torino tentu ingin menggagalkan ambisi Juventus menuju Liga Champions. Bahkan satu poin saja cukup membuat Il Toro melampaui perolehan angka musim lalu.

Hasil imbang juga akan memperkuat posisi Torino di peringkat ke-12, di tengah tekanan dari Parma, Genoa, dan Fiorentina.


Peluang Besar Juventus

Gelandang Juventus, Weston McKennie (kanan), berduel dengan pemain Torino, Saul Coco, dalam pertandingan Serie A antara Juventus dan Torino di Turin, Italia, Sabtu, 8 November 2025. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Namun, performa Torino belakangan tidak terlalu meyakinkan. Setelah memastikan aman dari degradasi lewat empat laga tanpa kekalahan pada akhir April, tim asuhan Roberto D'Aversa itu justru kalah dalam dua dari tiga pertandingan terakhir.

Pekan lalu mereka tumbang 1-2 dari Cagliari, meski sempat unggul lebih dulu lewat gol spektakuler Rafa Obrador.

Torino juga punya masalah serius di lini belakang. Mereka sudah kebobolan 61 gol musim ini, catatan terburuk kedua di Serie A setelah tim juru kunci, Pisa.

Di sisi lain, meski performa Juventus sedang goyah, pertahanan mereka masih cukup solid. Dalam 10 pertandingan terakhir, Juventus mencatat tujuh clean sheet.

Dengan rapuhnya lini belakang Torino dan rekor buruk mereka di Derby della Mole, Juventus punya peluang besar untuk membawa pulang kemenangan penting.


Prakiraan Susunan Pemain

Ilustrasi Serie A, Liga Italia musim 2025/2026. (Foto by Gemini AI)

Torino (3-4-1-2): Paleari; Coco, Ismajli, Ebosse; Pedersen, Gineitis, Prati, Obrador; Vlasic; Zapata, Simeone

Pelatih: Roberto D'Aversa

Juventus (4-2-3-1): Di Gregorio; Kalulu, Gatti, Kelly, Cambiaso; Locatelli, Koopmeiners; Conceicao, McKennie, Yildiz; Vlahovic

Pelatih: Luciano Spalletti

 

Prediksi Bola.com: Torino 40-60 Juventus

Senin, 25 Mei 2026

Olimpico di Torino, Turin

Pukul 01.45 WIB


Cek Persaingan Terkini

Berita Terkait