Final Liga Champions Jadi Berbayar untuk Pertama Kalinya, PM Inggris Bereaksi

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, minta final Liga Champions mempertemukan Arsenal versus PSG disiarkan secara gratis.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 24 Mei 2026, 15:45 WIB
PM Inggris Keir Starmer menyampaikan pernyataan soal rencana pengakuan Negara Palestina dari Downing Street Nomor 10 di London, Selasa (29/7/2025). (Dok. oleh Toby Melville via AP) 

Bola.com, Jakarta - Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, ikut turun tangan dalam polemik siaran final Liga Champions antara Arsenal melawan Paris Saint-Germain (PSG).

Ia meminta TNT Sports membuka akses gratis bagi masyarakat Inggris untuk menyaksikan pertandingan tersebut di televisi.

Advertisement

Final Liga Champions musim ini akan berlangsung di Budapest, Sabtu (30-5-2026). Namun, untuk pertama kalinya dalam 34 tahun, partai puncak kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa itu tidak tersedia di saluran free-to-air di Inggris.

Keputusan tersebut muncul setelah TNT Sports dan HBO Max mengubah kebijakan siaran seluruh final kompetisi Eropa musim ini.

Sejak mendapatkan hak siar pertandingan Eropa pada 2015, TNT Sports selalu menyediakan akses gratis untuk final kompetisi UEFA. Sebelum era tersebut, pertandingan final Liga Champions juga rutin disiarkan gratis melalui ITV di Inggris.

Kini, penggemar harus membayar untuk menyaksikan laga final. Penonton diwajibkan berlangganan HBO Max seharga 4,99 paun per bulan atau TNT Sports dengan biaya 31,99 paun per bulan.

Menurut laporan, UEFA juga kecewa dengan perubahan kebijakan tersebut.


Minta Ditinjau Ulang

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada 9 Mei 2026. (Maja Smiejkowska/PA via AP)

Situasi ini menjadi kali pertama sejak Liga Champions lahir pada 1992, suporter harus membayar untuk menonton partai final.

Kebijakan itu sebelumnya sudah diterapkan pada final Liga Europa musim ini saat Aston Villa keluar sebagai juara.

Starmer kemudian menulis surat terbuka kepada TNT Sports agar keputusan tersebut ditinjau ulang.

"Saya sedih melihat untuk pertama kalinya sejak kompetisi ini dimulai 34 tahun lalu, TNT Sports memutuskan final Liga Champions tidak bisa ditonton gratis oleh suporter di Inggris," tulis Starmer.

"Liga Champions adalah kompetisi klub terbesar di dunia dan tentu memiliki arti besar bagi penggemar sepak bola di negara ini, rumah sepak bola dunia," imbuhnya.

Starmer memang dikenal sebagai pendukung Arsenal. Ia mengucapkan selamat kepada The Gunners di media sosial setelah klub London Utara itu menjuarai Premier League musim ini.


Lebih dari Sekadar Arsenal

Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta (kiri ke kanan), memberikan instruksi dari pinggir lapangan kepada gelandang Arsenal asal Inggris bernomor punggung 41, Declan Rice, gelandang Arsenal asal Brasil bernomor punggung 11, Gabriel Martinelli, dan bek Arsenal asal Spanyol bernomor punggung 36, Martin Zubimendi, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Bayer 04 Leverkusen vs Arsenal di Leverkusen, Jerman barat, pada 12 Maret 2026. (INA FASSBENDER/AFP)

Namun, pria berusia 63 tahun tersebut menegaskan persoalannya lebih besar daripada sekadar dukungan kepada Arsenal.

"Saya percaya final kompetisi ini harus tetap bisa ditonton gratis, terlepas Arsenal lolos ke final atau tidak," ucapnya.

"Tentu saya ingin sebanyak mungkin penggemar bisa menyaksikan tim kami tampil di final bersejarah ini untuk pertama kalinya dalam 20 tahun. Namun, persoalannya lebih besar dari itu."

"Ini tentang suporter dari semua klub yang berkumpul di ruang keluarga dan pub di seluruh negeri untuk menyaksikan pemain terbaik Eropa bertarung," jelasnya.

"Masyarakat pekerja tidak seharusnya dipaksa memikirkan biaya tambahan untuk berlangganan hanya demi menonton pertandingan sebesar ini."

"Kita harus menempatkan suporter sebagai prioritas. Karena itu saya sebelumnya juga mendorong FIFA agar membuat tiket Piala Dunia musim panas ini lebih terjangkau."

"Itulah alasan saya mendesak Anda mempertimbangkan ulang keputusan ini dan membuat final pekan depan bisa ditonton gratis oleh jutaan penggemar sepak bola di negara ini," lanjut Starmer.


Tanggapan TNT Sports

Selebrasi Bukayo Saka dkk. dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (AP Photo/Alastair Grant)

TNT Sports kemudian memberikan tanggapan atas permintaan tersebut. Mereka menilai paket langganan yang ditawarkan tetap memberi nilai yang layak bagi penonton.

"Merupakan kehormatan bagi kami bisa menyiarkan kompetisi klub UEFA sepanjang musim untuk penggemar olahraga di Inggris," kata juru bicara TNT Sports kepada talkSPORT.

"Keberhasilan tiga klub Premier League mencapai final menunjukkan kuatnya sepak bola Inggris dan kami bangga terus mendukungnya."

"Kami menyediakan seluruh final UEFA musim ini mulai dari harga 4,99 paun melalui langganan HBO Max selama satu bulan, yang juga mencakup berbagai tayangan hiburan lainnya."

"Kami percaya itu memberikan nilai yang sangat baik bagi penggemar untuk menyaksikan penutup kompetisi musim ini," demikian pernyataan tersebut.

 

Sumber: Talksport

Berita Terkait