Persija Jakarta Sudah Jalin Komunikasi dengan Calon Pelatih Pengganti Mauricio Souza, Kapan Diumumkan?

Direktur Persija, Mohamad Prapanca menegaskan pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan sosok pelatih pengganti Maurizio Souza untuk mengarungi Super League 2026/2027.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 27 Mei 2026, 06:15 WIB
Laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada pertandingan pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026) sore WIB. Tampak dalam foto, pelatih Persija, Mauricio Souza, saat memimpin sesi latihan di Persija Training Ground, Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (7/5/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Direktur Persija, Mohamad Prapanca menegaskan pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan sosok pelatih pengganti Maurizio Souza untuk mengarungi Super League 2026/2027.

Seperti diketahui hari Selasa (26/05/2026), Persija membuat pengumuman resmi bahwa manajemen telah sepakat untuk tidak memperpanjang kontrak Mauricio Souza.

Advertisement

Namun Prapanca belum memberikan keterangan pasti soal kapan pelatih pengganti Mauricio Souza bakal diumumkan. "Sebagai penggantinya, kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru," ujar Prapanca.

"Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027," tuturnya melanjutkan.

Kini isunya eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong bakal jadi pengganti Mauricio Souza. Kemudian ada lagi manajer asal Kolombia yang belum diketahui namanya.


5 Staf Kepelatihan Harus Angkat Kaki

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza saat di pinggir lapangan dalam pertandingan persahabatan pramusim yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta (26/07/2025) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Bukan hanya Mauricio Souza, Persija juga mengakhiri kebersamaan dengan Italo Bartole Resende (asisten pelatih), Vitor Branco da Cruz (pelatih fisik), Gerson Rodrigues Rios (pelatih kiper), Caio Araujo (analis), dan Claudio Luzardi (interpreter).

"Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan," ujar Mohamad Prapanca.

"Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya,” tambahnya. 


Ciptakan Identitas

Di bawah arahannya, Persija mampu mencatatkan perolehan poin tertinggi bagi sejarah klub, setidaknya dalam satu dekade terakhir sejak kompetisi Liga Indonesia kembali menggunakan format satu wilayah. Mauricio membawa Persija mengoleksi 71 poin lewat 22 kemenangan, lima kali imbang, dan tujuh kekalahan.

Mauricio pun berhasil membangun identitas permainan yang kuat. Persija tampil sebagai tim yang konsisten mendominasi jalannya pertandingan, bermain agresif, serta memiliki keberanian untuk terus menekan lawan di berbagai situasi.

"Persija mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang diberikan oleh Coach Maurizio Souza, yang telah meninggalkan jejak penting selama kebersamaannya dengan Macan Kemayoran. Dedikasi, kerja keras, dan gagasan sepak bolanya memberi karakter tersendiri dalam perjalanan tim di Super League 2025/2026," tulis keterangan resmi dari Persija. 


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait