Jonatan Christie Tersingkir di Singapore Open 2026, Gagal Jaga Momentum Lawan Prannoy

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, harus mengakhiri langkah lebih cepat pada ajang Singapore Open 2026. Jonatan tersingkir di babak pertama turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut setelah kalah dari wakil India, Prannoy H. S., Rabu (27/5/2026).

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 27 Mei 2026, 21:45 WIB
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie kalah dari wakil Prancis Christo Popov 19-21 dan 14-21 pada partai pertama Grup D Piala Thomas 2026 di Forum Horsens, Denmark, Rabu (29/4) dini hari. (foto: PBSI)

Bola.com, Jakarta - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, harus mengakhiri langkah lebih cepat pada ajang Singapore Open 2026. Jonatan tersingkir di babak pertama turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut setelah kalah dari wakil India, Prannoy H. S., Rabu (27/5/2026).

Dalam pertandingan yang berlangsung selama 61 menit itu, Jonatan menyerah dengan skor 21-10, 12-21, dan 18-21. Kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena Jojo sebenarnya sempat tampil sangat dominan pada gim pertama sebelum akhirnya kehilangan momentum di dua gim berikutnya.

Advertisement

Hasil ini sekaligus membuat Jonatan gagal melanjutkan tren positif yang sebelumnya sempat ditunjukkan dalam beberapa turnamen terakhir. Padahal, Singapore Open menjadi salah satu ajang penting bagi para pemain elite dunia untuk mengumpulkan poin dan menjaga konsistensi performa musim ini.

Jojo tampil agresif sejak awal pertandingan dan mampu mendikte permainan Prannoy pada gim pertama. Namun, wakil India tersebut perlahan menemukan ritme terbaiknya hingga akhirnya membalikkan keadaan.

 


Jonatan Sempat Tampil Dominan

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie memungut kok dalam laga 32 besar Indonesia Open 2025 melawan wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (03/06/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Jonatan sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat meyakinkan. Meski sempat tertinggal 0-2 di awal laga, pemain ranking atas Indonesia itu mampu segera bangkit dan mengambil kendali permainan.

Permainan cepat dan tekanan agresif yang diperagakan Jonatan membuat Prannoy kesulitan mengembangkan permainan pada gim pertama. Jojo bahkan unggul cukup nyaman 11-5 saat interval.

Selepas interval, Jonatan terus menjaga momentum dan memperlebar jarak poin menjadi 16-8. Dominasi tersebut akhirnya ditutup dengan kemenangan telak 21-10 pada gim pembuka.

Situasi mulai berubah pada gim kedua. Prannoy tampil jauh lebih tenang dan mulai mampu membaca pola permainan Jonatan. Setelah persaingan ketat di awal gim, wakil India itu berhasil menjauh dan memimpin 11-7 saat interval.

Jonatan sempat mencoba mengejar ketertinggalan, tetapi Prannoy tampil lebih disiplin dalam menjaga tempo permainan. Akhirnya, Prannoy menutup gim kedua dengan kemenangan 21-12 untuk memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

 


Kehilangan Momentum di Gim Ketiga

Pertarungan pada gim ketiga berlangsung jauh lebih ketat dibanding dua gim sebelumnya. Kedua pemain silih berganti memimpin angka dalam duel yang berjalan sengit.

Jonatan sempat tertinggal 3-6 sebelum mampu menyamakan kedudukan menjadi 6-6. Persaingan kemudian berlangsung ketat hingga beberapa kali skor imbang terjadi, termasuk saat kedudukan 10-10 dan 18-18.

Jojo bahkan sempat berada di atas angin setelah unggul 11-10 saat interval dan kembali memimpin 16-15 pada fase akhir pertandingan. Namun, momentum itu gagal dipertahankan hingga akhir laga.

Prannoy tampil lebih tenang dalam poin-poin krusial. Setelah skor sama kuat 18-18, pebulu tangkis India tersebut merebut tiga poin beruntun untuk memastikan kemenangan 21-18 sekaligus menyingkirkan Jonatan dari Singapore Open 2026.

Kekalahan ini membuat sektor tunggal putra Indonesia kini hanya menyisakan Alwi Farhan di babak kedua.

Sebelumnya, Alwi berhasil menyingkirkan wakil Prancis, Toma Junior Popov, lewat kemenangan dua gim langsung 21-19 dan 21-14.

Pada babak berikutnya, Alwi sudah ditunggu unggulan pertama asal China, Shi Yu Qi, dalam pertandingan yang akan berlangsung Kamis (28/5/2026).

Berita Terkait