3 Senjata Mematikan Arsenal yang Siap Hancurkan PSG di Final Liga Champions

Berikut ini tiga senjata mematikan Arsenal yang siap menghancurkan PSG di final Liga Champions 2025/2026.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 28 Mei 2026, 18:15 WIB
Cover tiga pemain Arsenal yang bisa menjadi ancaman bagi Paris Saint-Germain pada partai final Liga Champions. (Bola.com/AI Generated)

Bola.com, Jakarta - Arsenal akan meladeni Paris Saint-Germain pada partai final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/05/2026) malam WIB. Meski tak diunggulkan, The Gunners memiliki sederet pemain bintang yang bisa menjadi ancaman bagi PSG.

Tim Meriam London berhasil meraih tiket ke partai puncak Liga Champions 2025/2026 setelah membungkam Atletico Madrid dengan kemenangan agregat 2-1. Di sisi lain, Paris Saint-Germain melewati pertarungan sengit pada semifinal kontra Bayern Munchen dengan agregat tipis 6-5.

Advertisement

Melakoni pertandingan ini, Tim Meriam London dan Les Parisiens sama-sama berstatus sebagai juara liga di kompetisi domestik masing-masing. Andai sukses keluar sebagai kampiun, kedua tim bakal mengawinkan trofi liga dengan Liga Champions.

Bagi Arsenal dan PSG, duel di final Liga Champions musim ini merupakan pertemuan kedelapan diseluruh ajang. Dari tujuh pertandingan tersebut, kedua tim sama-sama meraih dua kemenangan dan tiga laga sisanya berakhir imbang.

Namun dalam dua pertemuan terakhir, yakni pada semifinal Liga Champions 2024/2025, Arsenal dibuat tak berkutik. The Gunners kalah 0-1 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama, dan menyerah 1-2 pada pertemuan kedua.

Kendati begitu, Tim Meriam London kali ini diyakini bakal membuat Les Parisiens kerepotan. Apalagi, mereka memiliki beberapa nama tenar yang bisa meneber ancaman. Berikut ini tiga senjata mematikan Arsenal yang siap menghancurkan PSG di final Liga Champions 2025/2026.

 


Viktor Gyokeres

Viktor Gyokeres terus menunjukkan ketajamannya bersama Arsenal. Tanpa banyak sorotan, striker asal Swedia itu kini sudah mengoleksi 20 gol di semua kompetisi pada musim debutnya. (AP Photo/Kin Cheung)

Kehadiran Viktor Gyokeres memberikan dimensi baru dalam permainan Arsenal musim ini. Penyerang asal Swedia tersebut tampil tajam dan konsisten sepanjang musim 2025/2026 dengan catatan 21 gol dan tiga assist dari 54 penampilan.

Gyokeres bukan hanya striker yang hidup di kotak penalti. Dia juga memiliki kemampuan membuka ruang, menahan bola, dan menyeret bek lawan keluar dari posisi ideal mereka. Hal tersebut yang membuatnya sangat berbahaya.

PSG diperkirakan bakal kesulitan jika gagal mengontrol pergerakan Gyokeres sejak awal pertandingan. Ketika mendapat ruang sekecil apa pun, striker berusia 27 tahun itu mampu menciptakan ancaman nyata.

Dalam skema permainan Mikel Arteta, Gyokeres kerap menjadi titik awal tekanan tinggi Arsenal. Intensitas dan agresivitasnya dapat memaksa lini belakang PSG melakukan kesalahan fatal.

 


Bukayo Saka

Gelandang Arsenal asal Inggris #07, Bukayo Saka, merayakan gol kedua tim dari titik penalti dalam pertandingan Premier League antara Arsenal dan West Ham United di Stadion Emirates, London, pada 4 Oktober 2025. (HENRY NICHOLLS/AFP)

Jika Arsenal membutuhkan percikan magis, Bukayo Saka adalah jawabannya. Winger andalan Inggris tersebut kembali menjadi motor serangan Arsenal musim ini dengan torehan 11 gol dan tujuh assist dari 48 pertandingan.

Kecepatan, kelincahan, dan kemampuan duel satu lawan satu membuat Saka menjadi ancaman konstan bagi pertahanan lawan. Dia bukan tipe pemain yang menunggu bola datang. Saka aktif mencari ruang dan berani mengambil risiko dalam situasi sulit.

PSG kemungkinan akan memberikan perhatian ekstra kepada pemain berusia 24 tahun tersebut. Namun, menghentikan Bukayo Saka selama 90 menit jelas bukan pekerjaan mudah.

Saka juga memiliki kemampuan membaca momentum pertandingan. Dalam laga besar, dia kerap muncul sebagai pembeda melalui dribel, umpan matang, maupun penyelesaian akhir yang dingin.

 


Declan Rice

Pemain Arsenal, Declan Rice, merayakan gol dalam pertandingan Liga Inggris melawan Burnley di Turf Moor, Inggris, Sabtu, 1 November 2025. (AP Photo/Jon Super)

Di balik agresivitas Arsenal musim ini, ada satu sosok yang menjadi fondasi keseimbangan tim, yakni Declan Rice.

Gelandang Timnas Inggris itu tampil luar biasa dengan mencatatkan lima gol dan sembilan assist dari 54 penampilan. Statistik tersebut menunjukkan Rice bukan hanya gelandang bertahan biasa.

Eks gelandang West Ham United tersebut memiliki kemampuan membaca permainan dengan sangat baik. Dia mampu memutus serangan lawan, memenangkan duel lini tengah, sekaligus membantu transisi menyerang Arsenal berjalan cepat.

Menghadapi PSG yang dikenal memiliki lini tengah kreatif dan agresif, peran Rice akan sangat vital. Dia diprediksi menjadi pemain yang menentukan apakah Arsenal bisa mengontrol tempo pertandingan atau justru tertekan.

Selain itu, Rice juga memiliki kualitas kepemimpinan yang sangat penting pada laga sebesar final Liga Champions. Ketika pertandingan memasuki fase penuh tekanan, Arsenal membutuhkan pemain yang tetap tenang dan mampu menjaga keseimbangan permainan.

Berita Terkait