MetLife Stadium, Kandang Dua Klub NFL yang Dipilih FIFA untuk Jadi Panggung Final Piala Dunia 2026

Laga puncak turnamen 48 tim pertama dalam sejarah itu akan digelar di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, stadion serbaguna yang berdiri kokoh di kawasan Meadowlands Sports Complex, sekitar 8 kilometer di sebelah barat New York City.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 29 Mei 2026, 09:00 WIB
MetLife Stadium, venue final Piala Dunia 2026. (CHARLY TRIBALLEAU / AFP)

 

Bola.com, Jakarta - Pada 19 Juli 2026, dunia akan menyaksikan momen paling mendebarkan dalam sepak bola: partai final Piala Dunia 2026. Laga puncak turnamen 48 tim pertama dalam sejarah itu akan digelar di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, stadion serbaguna yang berdiri kokoh di kawasan Meadowlands Sports Complex, sekitar 8 kilometer di sebelah barat New York City.

Advertisement

Selama turnamen berlangsung, stadion ini tidak akan menggunakan nama aslinya. Sesuai regulasi netralitas komersial FIFA, venue tersebut akan beroperasi dengan nama resmi "New York New Jersey Stadium" sepanjang gelaran Piala Dunia 2026. Meski begitu, kemegahan dan reputasinya sebagai salah satu arena olahraga terbesar di dunia tidak berubah.

MetLife Stadium merupakan kandang tetap dua klub NFL, yakni New York Giants dan New York Jets. Keduanya berbagi fasilitas yang sama dalam sebuah kesepakatan unik yang jarang terjadi di dunia olahraga profesional Amerika. Kini, stadion itu bersiap mengambil peran yang jauh lebih besar dari sekadar arena football Amerika.

Untuk menyambut Piala Dunia, MetLife Stadium menjalani renovasi signifikan, termasuk perluasan lapangan sepak bola, perubahan branding, dan penambahan pintu masuk baru. Tidak ada detail yang terlewat demi memastikan stadion ini layak menjadi panggung terbesar dalam kalender sepak bola dunia.

 


Stadion Termahal di Eranya

Pemandangan umum (general view) stadion saat matahari terbenam menjelang pertandingan sepak bola Grup A Piala Dunia Antarklub 2025 antara Porto FC dari Portugal dan Al-Ahly dari Mesir di stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey, pada tanggal 23 Juni 2025. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)

MetLife Stadium mulai dibangun pada 5 September 2007 dan berhasil diselesaikan lima bulan lebih cepat dari jadwal, dengan total biaya konstruksi sebesar 1,6 miliar dolar AS, menjadikannya stadion paling mahal di Amerika Serikat pada saat penyelesaiannya.

Yang membuatnya semakin istimewa, seluruh biaya pembangunan ditanggung penuh oleh New York Giants dan New York Jets melalui dana swasta, tanpa sedikit pun subsidi dari pajak masyarakat. Stadion ini resmi dibuka pada 10 April 2010, menggantikan Giants Stadium yang telah berdiri sejak 1976.

Bangunan seluas 2,2 juta kaki persegi ini dirancang untuk menampung 82.500 penonton, termasuk 217 luxury suite box. Desainnya dikerjakan oleh konsorsium empat firma arsitektur, dengan tantangan unik: menciptakan satu stadion yang bisa memuaskan dua tim NFL sekaligus tanpa memihak salah satunya.

 


Rekam Jejak Panggung Dunia

Trevoh Chalobah #23 dari Chelsea berebut sundulan dengan Lucas Beraldo #4 dari Paris Saint-Germain dalam pertandingan Final Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea FC dan Paris Saint-Germain di Stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey, Senin (14-7-2025) dini hari WIB. (David Ramos/Getty Images via AFP)

MetLife Stadium bukan stadion biasa yang baru pertama kali merasakan tekanan sebuah turnamen besar. Stadion ini pernah menjadi tuan rumah Super Bowl XLVIII pada 2014, yang sekaligus menjadi Super Bowl outdoor pertama di musim dingin dalam sejarah NFL. Di sisi sepak bola, MetLife juga menjadi venue final Copa America Centenario 2016, membuktikan kemampuannya mengelola pertandingan internasional bertaraf tinggi.

Untuk Piala Dunia 2026, persiapan dilakukan hingga ke level terkecil. Sekitar 1.740 kursi dicopot dari sudut-sudut stadion untuk memberikan ruang lari yang cukup bagi pemain saat melakukan sepak pojok, sesuai standar FIFA. Lapangan rumput buatan yang biasa dipakai kedua klub NFL pun diganti sepenuhnya.

Rumput alami jenis Bermuda yang ditanam di North Carolina diangkut ratusan kilometer ke New Jersey, lalu dihamparkan di atas lapisan pasir setebal 18 inci yang dilengkapi sistem ventilasi dan irigasi tersendiri. Setiap gulungan rumput kemudian dijahit menggunakan mesin khusus untuk menciptakan permukaan yang mulus dan menyatu sempurna.

Satu hal lagi yang membuat final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium benar-benar berbeda dari edisi mana pun sebelumnya. FIFA resmi mengumumkan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah, final Piala Dunia akan menghadirkan pertunjukan hiburan di jeda babak, layaknya Super Bowl. Chris Martin dari Coldplay dan manajer mereka, Phil Harvey, dipercaya FIFA untuk mengkurasi daftar artis yang akan tampil di MetLife Stadium pada malam bersejarah itu.

Berita Terkait