Bola.com, Jakarta - Sikap Marquinhos pada final Liga Champions usai timnya PSG mengalahkan Arsenal di Puskas Arena hari Minggu (31/05/2026) dini hari WIB menuai pujian.
Laga ini berakhir dengan skor 1-1 pada waktu normal plus perpanjangan, dan dimenangkan PSG 4-3 pada adu tendangan penalti.
Ketika semua pemain PSG merayakan keberhasilan, hal pertama yang dilakukan Marquinhos yang berstatus kapten tim justru memberikan semangat untuk Gabriel yang gagal saat mengeksekusi penalti.
Gabriel memang terlihat sangat terpukul usai tendangannya melayang di atas mistar gawang PSG. Marquinhos yang notabene juga pemain asal Brasil jadi orang pertama yang mendatanginya untuk memberikan semangat.
"Itu menunjukkan kelas Marquinhos. Memikirkan temannya (Gabriel) sebelum merayakan kemenangan bersama tim. Padahal ini bukan trofi kecil. Malam ini, PSG membuat sejarah," ujar Julien Laurens jurnalis ESPN melaporkan untuk BBC Radio 5 di Puskas Arena.
Back to Back Juara Liga Champions
Marquinhos sendiri sudah ditarik keluar pada menit ke-106. Dirinya digantikan oleh Ilya Zabarnyi. Kesalahan pemain berusia 32 tahun itu memberikan umpan sempat jadi awal momen Kai Havertz akhirnya mencetak gol.
Namun usai momen tersebut, Marquinhos membayar lunas kesalahan dengan performa apik sepanjang laga sampai akhirnya ditarik keluar.
Marquinhos yang gabung PSG sejak 19 Juli 2013 pun mencetak sejarah back to back menjadi juara Liga Champions bersama PSG.