Bela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Bertekad Tunjukkan Versi Terbaik Dirinya

Winger Timnas Spanyol, Lamine Yamal, bertekad memperlihatkan versi terbaiknya di Piala Dunia 2026.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 31 Mei 2026, 18:15 WIB
Kini setelah 16 tahun foto tersebut dibuat, Yamal berubah menjadi bintang Barcelona dan Timnas Spanyol. (AP Photo/Joan Monfort)

Bola.com, Jakarta - Winger Timnas Spanyol, Lamine Yamal, bertekad memperlihatkan versi terbaiknya di Piala Dunia 2026. Yamal bahkan menyebut dirinya seperti superhero ketika tampil dengan penampilan terbaik.

Saat ini, Yamal merupakan satu di antara pesepak bola muda terbaik di dunia. Dengan usia yang baru 18 tahun, Lamine Yamal berhasil merengkuh beragam trofi bergengsi bersama Barcelona dan Timnas Spanyol.

Advertisement

Di Barca, pemain jebolan akademi La Masia tersebut mampu merengkuh enam gelar juara. Teranyar, dia turut membantu Blaugrana menjuarai La Liga musim ini.

Adapun di Timnas Spanyol, Lamine Yamal sukses mengangkat trofi Euro 2024. Selain itu, dia juga sudah mencetak enam gol dari 25 caps bersama La Furia Roja.

 


Merasa jadi Superhero

Laga uji coba antara Timnas Spanyol kontra Mesir di RCDE Stadium, Barcelona, Rabu (01/04/2026) dini hari WIB, tercoreng aksi oknum suporter yang tidak terpuji. Lamine Yamal, mengecam keras nyanyian rasis dan Islamofobia yang menggema dalam laga uji coba tersebut. (AP/Joan Monfort)

Dalam wawancara dengan FIFA, Lamine Yamal mengungkapkan bagaimana rasanya ketika mencapai level permainan tertinggi. Dia merasa sempurna dan berharap bisa memperlihatkan kondisi tersebut ketika membela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026.

"Saya selalu mengatakan rasanya seperti menjadi seorang superhero. Segalanya berjalan dengan sempurna," ucap Yamal.

"Saya merasa lebih cepat, lebih kuat, penuh adrenalin. Rasanya tidak ada yang bisa menghentikan saya. Saya ingin mencapai level itu saat tampil di Piala Dunia," sambungnya.


Kreativitas Jadi Kunci Permainan

Menurut Yamal, kebahagiaan dan rasa nyaman di lapangan memiliki pengaruh besar terhadap kualitas permainannya. Sebagai pemain yang mengandalkan kreativitas, dia merasa performanya akan menurun ketika tidak menikmati permainan.

"Saya sangat bergantung pada kreativitas. Ketika saya tidak menikmatinya, permainan saya ikut terpengaruh. Semuanya terasa lebih datar dan kurang inspiratif," katanya.

"Namun ketika saya merasa bahagia, seperti saat tampil di Euro, semuanya terasa mengalir begitu saja. Saya merasa lebih bebas dan permainan menjadi lebih hidup."

Sayangnya, Lamine Yamal terancam absen pada laga pembuka Timnas Spanyol di Grup H Piala Dunia 2026, karena masih dalam pemulihan cedera hamstring. Rencananya, Spanyol akan bersua Cape Verde di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, 15 Juni mendatang.

Sumber: Barca Blaugranes

Berita Terkait