Unggahan Sindir Arsenal Viral, Chelsea Akui: Kami Mungkin Pantas Dapat Kartu Merah

Chelsea beri respons setelah ramai dituding mengejek Arsenal di media sosial.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 31 Mei 2026, 19:30 WIB
Para pemain Arsenal bereaksi saat adu penalti dalam pertandingan final Liga Champions antara Paris Saint-Germain dan Arsenal di Budapest, Hongaria, Sabtu, 30 Mei 2026. (AP Photo/Andreea Alexandru)

Bola.com, Jakarta - Chelsea akhirnya buka suara mengenai unggahan media sosial yang viral setelah Arsenal kalah dari Paris Saint-Germain (PSG) pada final Liga Champions 2026.

Tak lama setelah Arsenal takluk melalui adu penalti di Budapest, Sabtu (30-5-2026), akun media sosial Chelsea mengunggah promosi tur stadion Stamford Bridge. Namun, yang menarik perhatian bukan promosi tersebut, melainkan gambar yang dipilih klub London Barat itu.

Advertisement

Chelsea menempatkan trofi Liga Champions sebagai gambar pertama dalam unggahan tersebut, disusul foto trofi Piala Dunia Antarklub serta sebuah gambar bertuliskan "Pride of London".

Unggahan itu langsung memicu reaksi luas di media sosial. Banyak pendukung sepak bola menilai Chelsea sedang menyindir Arsenal, rival sekota mereka yang kembali gagal meraih gelar Liga Champions.


Kegagalan Arsenal

Ekspresi gelandang Arsenal Eberechi Eze (kiri) dan rekan-rekannya setelah kalah dari Paris Saint-Germain di final Liga Champions 2025/2026 di Puskas Arena, Budapest, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB. (Nicolas Tucat/AFP)

Arsenal sebenarnya datang ke final dengan harapan mengakhiri penantian panjang untuk menjadi juara Eropa. Namun, tim asuhan Mikel Arteta itu harus mengakui keunggulan PSG lewat adu penalti.

Momen penentu terjadi saat Gabriel Magalhaes gagal menjalankan tugasnya dari titik putih. Tendangan bek asal Brasil itu melambung di atas mistar dan memastikan PSG mempertahankan gelar Liga Champions yang mereka raih musim sebelumnya.

Bagi Arsenal, kegagalan tersebut memperpanjang catatan tanpa gelar Liga Champions sepanjang sejarah klub.

Meriam London sejauh ini sudah dua kali mencapai final, tetapi selalu gagal mengangkat trofi. Sebaliknya, Chelsea telah dua kali menjuarai kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.

 


Pernyataan Chelsea

Para pemain Paris Saint-Germain memberi aplaus untuk para pemain Arsenal yang akan menerima medali runner up Liga Champions 2025/2026 di Puskas Arena, Budapest, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB. (Attila Kisbenedek/AFP)

Setelah unggahan mereka menjadi viral, Chelsea kemudian merilis pernyataan baru melalui media sosial.

Klub berjuluk The Blues itu bahkan mengakui unggahan sebelumnya bisa dianggap berlebihan.

"Kami mungkin pantas mendapat kartu merah lagi untuk unggahan terakhir itu!" tulis Chelsea.

"Namun, dengan serius, selamat kepada @Arsenal atas keberhasilan menjuarai Liga Inggris dan perjalanan yang luar biasa di Liga Champions."

"Kami menantikan persaingan dengan kalian lagi musim depan."

Pernyataan tersebut dipandang sebagai upaya Chelsea meredakan kontroversi yang muncul akibat unggahan sebelumnya.

 


Musim Sulit Chelsea

Para pemain Chelsea berkumpul sebelum pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan Brentford di Stamford Bridge di London pada 17 Januari 2026. (Henry NICHOLLS/AFP)

Musim 2025/2026 memang berjalan sulit bagi Chelsea. Mereka berganti dua manajer dalam satu musim, kalah dari Manchester City pada final Piala FA, serta gagal mengamankan tiket kompetisi Eropa untuk musim berikutnya.

Itulah mengapa, respons besar yang muncul dari unggahan bernada sindiran terhadap Arsenal menjadi satu di antara sedikit momen yang mengundang perhatian positif dari pendukung Chelsea di tengah musim yang mengecewakan.

Meski begitu, optimisme mulai tumbuh di Stamford Bridge setelah Chelsea menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer permanen.

Para pendukung The Blues berharap mantan gelandang Liverpool tersebut mampu membawa Chelsea kembali bersaing di Liga Champions. Tidak sedikit pula yang meyakini Alonso dapat menghadirkan trofi baru bagi klub dalam waktu dekat.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait