Bola.com, Jakarta - Marc Marquez menilai akhir pekan comeback-nya di MotoGP Italia layak mendapat nilai sempurna. Meski begitu, juara dunia bertahan tersebut mengakui performanya masih belum mencapai level yang diinginkan.
Pembalap Ducati Lenovo itu kembali turun balap di Sirkuit Mugello setelah absen pada balapan utama MotoGP Prancis di Le Mans dan seluruh rangkaian MotoGP Catalunya akibat cedera.
Sekembalinya ke lintasan, Marquez langsung mampu bersaing di barisan depan.
Pada sesi latihan Jumat, pembalap asal Spanyol itu mengambil sejumlah risiko demi mengamankan tiket langsung ke kualifikasi kedua (Q2). Usahanya membuahkan hasil.
Marquez kemudian mencatatkan waktu tercepat di antara para pembalap Ducati dan memulai balapan dari posisi keempat.
Ia bahkan sempat memimpin sprint race pada Sabtu, sebelum akhirnya finis di posisi kelima. Namun, penampilan paling menonjol justru datang pada balapan utama hari Minggu (31-5-2026).
Di tengah kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, Marquez berhasil menyelesaikan lomba di posisi ketujuh.
Duel Vs Acosta
Satu di antara momen penting dalam balapan tersebut adalah duel panjang melawan pembalap KTM, Pedro Acosta.
Marquez berusaha mempertahankan posisinya selama mungkin dari tekanan kompatriotnya itu sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Acosta.
Melihat keraguan yang sempat menghantuinya sebelum datang ke Mugello, Marquez mengaku sangat puas dengan hasil yang diraih sepanjang akhir pekan.
"Saya sangat senang dengan bagaimana akhir pekan ini berjalan. Hasilnya bahkan melampaui ekspektasi kami," kata Marquez.
"Saya sempat ragu apakah harus datang atau tidak karena sangat sulit membalap di sirkuit ini ketika kondisi fisik belum ideal. Namun, saya memutuskan untuk tetap datang dan kami menjalani akhir pekan yang fantastis," ungkapnya.
"Saya sempat menunjukkan kecepatan dalam beberapa momen, meski tidak berlangsung lama. Tetapi, saya memutuskan untuk turun ke lintasan dan memberikan segalanya. Apa pun hasilnya, saya siap menerimanya," imbuh rider berusia 33 tahun itu.
Nilai Sempurna, meski Tertinggal Jauh
Pada balapan utama, Marquez finis 10,7 detik di belakang pemenang lomba Marco Bezzecchi. Ia juga terpaut lima detik dari rekan setimnya di Ducati, Francesco Bagnaia, yang mengakhiri balapan di posisi ketiga.
Kendati selisih waktunya cukup besar dibanding para pembalap terdepan, Marquez menyadari proses mengembalikan performa tidak bisa dilakukan secara instan.
"Saya memberi nilai sepuluh untuk akhir pekan ini," ujar Marquez.
"Tentu saya tidak suka finis sejauh itu dari pemenang. Namun, mustahil memenangi balapan jika Anda bahkan belum bisa naik podium."
"Saya masih merasa jauh dari level yang saya inginkan. Kami harus melihat apakah saya bisa kembali mencapai level tersebut. Jika saya masih berada di sini, itu karena saya ingin terus memperpanjang karier saya di kejuaraan ini," lanjutnya.
Terus Pantau Kondisi Bahu
Awal bulan ini Marquez menjalani dua operasi setelah mengalami kecelakaan pada sprint race MotoGP Prancis di Le Mans.
Operasi pertama dilakukan untuk menangani patah jari kaki yang dialaminya. Sementara prosedur kedua berkaitan dengan sekrup di area bahu yang sesekali menyentuh saraf dan menimbulkan gangguan.
Meski sudah dinyatakan fit untuk tampil di Mugello, Marquez mengakui kekuatan fisiknya belum sepenuhnya kembali sehingga sulit bersaing memperebutkan hasil yang lebih baik.
"Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengevaluasi bagaimana respons bahu saya," kata Marquez.
"Hari ini saya merasakan iritasi yang lebih besar dari biasanya pada kapsul bahu, dan itu normal. Tujuan operasi yang saya jalani adalah memperbaiki kondisi saraf tersebut," kata Marquez seusai race.
Sumber: Motorsport