Bola.com, Jakarta - Liverpool bersiap memasuki era baru. Setelah berpisah dengan Arne Slot akhir pekan lalu, klub Merseyside itu bergerak cepat mencari pengganti dan telah mencapai kesepakatan verbal dengan Andoni Iraola pada Selasa kemarin.
Pelatih asal Spanyol tersebut diperkirakan akan diumumkan sebagai manajer baru Liverpool dalam waktu dekat setelah menjalani musim impresif bersama Bournemouth.
Iraola sukses membawa Bournemouth finis di peringkat keenam Premier League sekaligus mengamankan tiket kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub tersebut.
Meski begitu, tidak semua pihak sepenuhnya yakin. Minimnya pengalaman menangani klub elite dan keterbatasan rekam jejak di kompetisi Eropa menjadi alasan yang memunculkan keraguan.
Namun, mantan gelandang Liverpool, Danny Murphy, melihat lebih banyak alasan untuk optimistis.
Menurut Murphy, Liverpool memiliki peluang lebih besar untuk tampil lebih baik musim depan dibandingkan saat masih ditangani Slot.
"Saya cukup bersemangat karena setelah melihat cara Bournemouth bermain, tidak ada alasan untuk berpikir dia tidak akan menerapkan pendekatan yang sama," kata Murphy.
"Dalam hal bermain berani, mengambil inisiatif, menekan lawan dengan intensitas tinggi, dan memainkan sepak bola menyerang," imbuhnya.
Iraola Pilihan Terbaik
Murphy menilai ketika suporter mulai kehilangan kepercayaan terhadap pelatih dan gaya bermain yang diterapkannya, perpisahan hanya tinggal menunggu waktu.
"Ketika basis suporter mulai kecewa terhadap manajer dan cara tim bermain, lalu mulai berbalik menyerangnya, Anda hanya menunda sesuatu yang pada akhirnya akan terjadi juga," ujarnya.
"Saya percaya, Liverpool sekarang berada dalam posisi yang lebih baik, dan itu bukan semata-mata karena kepergian Slot."
"Merekrut Iraola adalah pilihan terbaik karena para suporter memasuki musim baru dengan harapan dan antusiasme, bukan rasa takut."
"Anda tidak ingin memulai musim ketika para pemain sudah merasakan kecemasan sejak awal. Ini cara terbaik yang bisa diambil Liverpool," lanjut Murphy, yang bermain untuk Liverpool pada periode 1997-2004.
Ada Alasan untuk Berhati-hati
Kendati mendukung penunjukan Iraola, Murphy mengakui masih memiliki sejumlah kekhawatiran. Ia menyoroti fakta bahwa pria berusia 44 tahun tersebut belum pernah menangani klub sebesar Liverpool.
"Saya memang punya beberapa keraguan karena dia belum pernah melatih klub sebesar ini sebelumnya," ujar Murphy, yang kini menjadi analis "Match of the Day" dan kolumnis BBC Sport.
"Dia mungkin akan terkejut melihat seberapa besar pengaruh pekerjaan ini terhadap kehidupan pribadinya ketika Anda menjadi manajer Liverpool."
"Bahkan sebagai pemain, semuanya berubah dalam semalam karena ini adalah salah satu klub terbesar di dunia. Apa pun yang Anda lakukan akan dibahas dan diawasi, baik secara lokal maupun global," tuturnya.
Murphy juga mempertanyakan apakah Iraola mampu mempertahankan sepak bola berintensitas tinggi sepanjang musim yang padat. Menurutnya, gaya bermain seperti itu membutuhkan kondisi fisik yang luar biasa.
Ia mencontohkan tim Liverpool era Jurgen Klopp yang mengandalkan bek sayap agresif, gelandang dengan mobilitas tinggi, dan penyerang yang bekerja keras saat kehilangan bola.
"Sulit membayangkan bagaimana cara menciptakan itu dengan skuad yang ada saat ini."
"Karena itu, bursa transfer musim panas akan sangat penting bagi Liverpool. Skuad sekarang kurang memiliki tenaga, mobilitas, dan pemain yang benar-benar kuat saat tim tidak menguasai bola," tambah mantan pemain Tottenham dan Fulham tersebut.
Suara Suporter
Pandangan Murphy ternyata sejalan dengan sebagian besar suporter Liverpool. Peter Bolster dari podcast "Spion Kop" mengaku antusias menyambut kedatangan Iraola.
"Saya sangat bersemangat, bahkan sedikit terkejut dengan betapa antusiasnya saya," kata Bolster kepada BBC Radio Merseyside.
"Pada sebagian besar musim lalu, saya tidak bersemangat menonton Liverpool."
"Saya tidak bersemangat pergi ke Anfield dan tentu saja tidak bersemangat menyambut pramusim maupun awal musim berikutnya. Apa pun yang terjadi mulai sekarang, saya merasa bersemangat," ungkapnya.
"Iraola mungkin saja menjadi pengganti yang sempurna. Bisa juga dalam dua tahun ke depan kami duduk di sini dan mengatakan semuanya tidak berjalan sesuai harapan."
"Tetapi, saya menyukai proyek ini, dan itulah yang diinginkan semua suporter," katanya.
Gerak Cepat Liverpool
Setelah memutuskan berpisah dengan Slot, Liverpool memang ingin bergerak cepat menunjuk pelatih baru yang sesuai dengan identitas permainan klub.
Manajemen menginginkan sosok yang mampu menghadirkan sepak bola agresif dan proaktif, gaya yang lebih dekat dengan filosofi yang pernah diterapkan Jurgen Klopp.
Suporter Liverpool lainnya, Ian Walker, mengaku memiliki perasaan campur aduk.
"Saya memiliki perasaan yang bercampur. Gaya bermain musim lalu memang harus segera diubah."
"Namun, pekerjaan ini terbukti terlalu berat bagi sebagian orang, baik dalam hal menjaga konsistensi hasil maupun menghadapi ekspektasi suporter dan tekanan media," ujarnya.
"Saya masih bisa mengingat Roy Hodgson yang frustrasi di bangku cadangan ketika hasil tidak berjalan baik."
"Bahkan Jurgen Klopp yang dicintai suporter, pemain, dan klub pun akhirnya harus berhenti setelah meraih banyak kesuksesan dan memainkan sepak bola yang menarik."
"Semoga berhasil untuk Iraola," katanya lagi.
Pilihan Masuk Akal
Ste Plunkett dari The Redmen TV juga menilai Iraola merupakan pilihan yang masuk akal.
"Dari semua pelatih yang tersedia, dia terlihat sebagai sosok yang paling cocok berdasarkan cara timnya bermain dan apa yang kami inginkan dari seorang manajer Liverpool."
"Saya merasa pembangunan skuad musim panas lalu, ditambah kemungkinan tambahan pemain musim ini, membuat Liverpool harus mencari pelatih yang sesuai dengan komposisi tim."
"Menurut saya, kami tidak memiliki itu musim lalu," ujarnya.
"Tentu akan lebih baik jika dia punya pengalaman di kompetisi Eropa. Namun, selama ini dia tidak pernah terlalu peduli terhadap reputasi lawan atau siapa yang dihadapinya."
"Itu tidak pernah mengganggunya. Justru karena semuanya masih baru baginya, saya pikir dia akan datang dengan energi segar tanpa membawa beban dari kegagalan-kegagalan sebelumnya," kata Plunkett.
Sumber: BBC