Florentino Perez Kalahkan Penantang Pertama dalam 20 Tahun, Tetap Pimpin Real Madrid

Florentino Perez terpilih kembali sebagai presiden Real Madrid.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 08 Juni 2026, 08:20 WIB
Presiden Real Madrid, Florentino Perez dalam konferensi pers di Madrid, 13 Mei 2026. (AP Photo/Bernat Armangue)

Bola.com, Jakarta - Florentino Perez kembali memimpin Real Madrid setelah memenangkan pemilihan presiden klub yang berlangsung Minggu (7-6-2026) waktu setempat.

Kemenangan tersebut mengakhiri penantian panjang publik Santiago Bernabeu terhadap pemilihan yang benar-benar menghadirkan lebih dari satu kandidat, sesuatu yang terakhir kali terjadi pada 2006.

Advertisement

Perez mengumumkan kemenangan itu saat berpidato di sebuah hotel yang berada di dekat Stadion Bernabeu. Sementara itu, pesaingnya, Enrique Riquelme, mengakui kekalahan dan menyampaikan ucapan selamat.

"Kita meraih hasil terbaik kedua dalam sejarah pemilihan Real Madrid," kata Perez.

"Ini hasil yang luar biasa. Hari ini Real Madrid yang menang. Kita telah menunjukkan contoh demokrasi kepada dunia. Kami akan terus bekerja agar Real Madrid terus memenangkan trofi. Saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. Bersama-sama, masih banyak sejarah yang bisa kami ciptakan," tutur Perez.

Hingga kini, Real Madrid belum mengumumkan jumlah suara resmi yang diperoleh masing-masing kandidat.


Salah Satu Era Sukses

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengucapkan selamat kepada penyerang Prancis Kylian Mbappe (kiri) atas penghargaan Sepatu Emas Eropa 2024-25 yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak tahun ini dalam sebuah upacara di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 31 Oktober 2024. (Oscar DEL POZO/AFP)

Perez yang kini berusia 79 tahun telah menjabat sebagai presiden Real Madrid sejak 2009. Sebelumnya, ia juga memimpin klub pada periode 2000-2006.

Di bawah kepemimpinannya, Madrid menikmati satu di antara era paling sukses dalam sejarah klub. Los Blancos meraih tujuh gelar Liga Champions, termasuk pada 2022 dan 2024, serta tujuh trofi La Liga.

Pemungutan suara digelar setelah masa kampanye selama dua pekan. Proses itu bermula dari keputusan Perez yang cukup mengejutkan dengan mempercepat pelaksanaan pemilihan.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya memperoleh kembali dukungan anggota klub setelah Madrid menjalani dua musim tanpa meraih trofi utama.

Pemilihan kali ini juga menjadi yang pertama dalam 20 tahun yang menghadirkan persaingan langsung. Sebelumnya, Perez terpilih tanpa lawan pada 2009, 2013, 2017, 2021, dan 2025.


Janji Besar Dua Kandidat

Calon presiden Real Madrid berikutnya, Enrique Riquelme, berbicara kepada media sebelum pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Athletic Club Bilbao di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 23 Mei 2026. (Pierre-Philippe MARCOU/AFP)

Menjelang pemungutan suara, Perez mengumbar sejumlah rencana ambisius apabila kembali mendapatkan mandat.

Ia telah mengumumkan kembalinya Jose Mourinho sebagai pelatih Real Madrid, serta kedatangan Ibrahima Konate dan Denzel Dumfries.

Tak hanya itu, Perez juga menjanjikan tawaran lebih dari 150 juta euro untuk mendatangkan seorang penyerang berstatus "Galactico" yang identitasnya belum diungkap kepada publik.

Di sisi lain, Riquelme yang berusia 37 tahun, menawarkan arah berbeda bagi klub. Pebisnis muda itu menyatakan akan berupaya memboyong Jurgen Klopp ke kursi pelatih apabila terpilih.

Selain itu, ia berjanji mencoba merekrut dua bintang Manchester City, Erling Haaland dan Rodri.


Jejak Perez

Florentino Perez berdiri di lemari trofi Real Madrid. (AFP/Javier Soriano)

Perez pertama kali merebut kursi presiden Real Madrid pada 2000 setelah mengalahkan Lorenzo Sanz. Satu di antara faktor yang mengangkat popularitasnya saat itu adalah janji mendatangkan bintang Barcelona, Luis Figo.

Setelah Figo bergabung, Perez melanjutkan proyek Galacticos dengan menghadirkan Zinedine Zidane, Ronaldo Nazario, dan David Beckham ke Bernabeu.

Namun, kegagalan tim memenuhi ekspektasi membuatnya memilih mundur pada 2006.

Tiga tahun kemudian, Perez kembali memimpin setelah Ramon Calderon mengundurkan diri. Pada periode keduanya, Madrid memasuki masa keemasan dengan menjuarai Liga Champions pada 2014, 2016, 2017, dan 2018.


Rencana Berikutnya

Calon presiden Real Madrid berikutnya, Enrique Riquelme, tiba sebelum pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Athletic Club Bilbao di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 23 Mei 2026. (Pierre-Philippe MARCOU/AFP)

Perez juga telah mengungkapkan rencana berikutnya untuk klub, yakni mengubah struktur kepemilikan Real Madrid. Rencana tersebut nantinya harus mendapatkan persetujuan anggota klub melalui pemungutan suara terpisah.

Skema yang diusulkan adalah menjual lima persen saham kepada investor eksternal.

Sementara itu, Riquelme menegaskan bahwa isu kepemilikan klub menjadi satu di antara alasan utama dirinya maju sebagai penantang Perez.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada pencalonan Florentino Perez atas kemenangan ini," ujar Riquelme di luar markas kampanyenya.

"Saya juga ingin berterima kasih kepada seluruh anggota yang telah mendengarkan kami dan memahami pentingnya memberikan suara setelah 20 tahun. Garis merah kami adalah menentang penjualan klub. Kami tahu bahwa Real Madrid tidak untuk dijual," tambahnya.

 

Sumber: ESPN

Berita Terkait