Bola.com, Jakarta - Veda Ega Pratama mengkonfirmasi hubungannya dengan pembalap Malaysia, Hakim Danish, sejauh ini baik-baik saja. Kedua pembalap ini memang selalu ramai dibicarakan di media sosial pada setiap balapan Moto3 2026.
Maklum rivalitas Indonesia-Malaysia memang sudah mengakar, bahkan di semua aspek, sampai olahraga. Perang komentar netizen selalu menjadi bumbu saat Veda Ega Pratama dan Hakim Danish bersaing di trek.
Bahkan ada yang menggiring opini bahwa hal di atas membuat hubungan pertemanan Veda Ega Pratama dan Hakim Danish jadi memburuk.
Pada wawancara dengan Bola.com hari Selasa (09/06/2026) di Jakarta, Veda Ega Pratama membantah kabar di atas. Dia menjelaskan hubungan keduanya baik-baik saja.
"Temenan seperti biasa, berteman baik-baik saja. Ya kalau di trek wajar, kita sama-sama pembalap, yang menang balapan itu cuma posisi satu, semua mau menang. Kita normal saja, orang-orang saja yang ramai," ujarnya sembari tersenyum.
Sudah Saling Mengenal Sejak Lama
Veda Ega Pratama dan Hakim Danish memang sudah saling mengenal cukup lama. Bahkan sejak keduanya masih mengikuti ajang Asia Talent Cup berlanjut ke Red Bull Rookies Cup dan kini Moto3.
Musim lalu di ajang Red Bull Rookies, Veda Ega Pratama finis sebagai runner-up dan Hakim Danish ada di urutan ketiga.
Kini usai Moto3 berjalan delapan seri, Veda Ega Pratama ada di urutan enam klasemen dengan catatan dua kali naik podium. Sementara Hakim Danish ada di urutan sepuluh klasemen lewat Raihan sekali podium.
Soal Hukuman Long Lap Penalty di Hungaria
Sementara itu untuk kali pertama di Moto3 2026, Veda Ega Pratama kena jewer Race Direction. Kena jewer di sini maksudnya adalah mendapat hukuman Long Lap Penalty yang baru pertama ia rasakan pada musim debutnya.
Long Lap Penalty didapat Veda Ega Pratama saat mengikuti kualifikasi Moto3 Hungaria di Sirkuit Balaton Park hari Sabtu, 6 Juni 2026.
Dia divonis Race Direction membuat pembalap lain yang sedang melalukan hot lap terganggu dan jadi melambat. Nah saat bertemu media di Jakarta hari Selasa (09/06/2026), Veda Ega Pratama menceritakan apa yang terjadi pada hari Sabtu di Balaton Park.
"Jadi pas waktu qualifying kedua (Q2), saya memang di lap itu mau masuk ke pit lane. Dan di lap itu saya out melebar ke gravel, terus saya coba buat balik lagi ke sirkuit. Terus pas lihat belakang ada dua rider," kata Veda Ega Pratama.
"Nah, saya kira biasanya kan memang pertengahan sesi rata-rata pada ganti ban. Saya kira memang mereka juga lagi pelan gitu, jadi nggak begitu mengganggu."
"Terus di tikungan selanjutnya ternyata salah satu dari dua rider itu ada yang lagi kencang dan saya juga enggak tahu kalau itu lagi kencang gitu. Terus, ya setelah sesi kualifikasi dipanggil ke Race Direction terus ditunjukin videonya, saya baru tahu," tambahnya.