Sekjen PSSI Ancam Blacklist Suporter yang Hujat Beckham Putra di Timnas Indonesia: Kami Akan Cari, Telusuri Rekaman dan CCTV

PSSI mengecam insiden yang menimpa Beckham Putra setelah Timnas Indonesia mengalahkan Timnas Mozambik 1-0 dalam FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026).

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 10 Juni 2026, 16:45 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra (kiri) melakukan selebrasi bersama Rizky Ridho setelah mencetak gol ke gawang St Kitts and Nevis dalam laga semifinal FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - PSSI mengecam insiden yang menimpa Beckham Putra setelah Timnas Indonesia mengalahkan Timnas Mozambik 1-0 dalam FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menilai tindakan yang mengarah kepada hujatan dan makian terhadap pemain Timnas Indonesia tidak dapat dibenarkan. Pihaknya memastikan bakal menindaklanjuti kejadian tersebut.

Advertisement

"PSSI sangat menyesalkan kejadian ini yang terjadi setelah pertandingan usai. Perlakuan yang diterima pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra, sangat tidak elok dan tidak etis," ujar Yunus Nusi.

Yunus Nusi menyebut kejadian tersebut menjadi sesuatu yang tidak diharapkan oleh PSSI. Menurutnya, Beckham merupakan pemain muda yang memiliki peran penting untuk masa depan Timnas Indonesia.

"Ini tentu menjadi hal yang tidak kami harapkan. Apalagi Beckham masih berusia muda dan merupakan aset penting bagi Timnas Indonesia. Karena itu, kami sangat menyayangkan kejadian tersebut," jelasnya.


Dukungan Positif

Timnas Indonesia bersua Oman pada FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (05/06/2026) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Yunus Nusi kembali mengingatkan agar seluruh suporter memberikan dukungan positif kepada para pemain yang sedang membela Timnas Indonesia. Dia berharap rivalitas antarklub tidak terbawa ketika pemain tampil membawa nama negara.

"Kami selalu mengingatkan kepada para suporter agar menjaga perasaan dan kondisi psikologis para pemain Timnas Indonesia. Kalau memang ada rivalitas klub, biarlah rivalitas itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetisi sepak bola Indonesia," ucap Yunus Nusi.

"Jangan sampai rivalitas tersebut membuat kita melakukan hal-hal yang tidak baik kepada pihak lain. Apa pun klub yang berkompetisi di Liga 1 maupun Championship, jangan sampai sentimen itu terbawa ke Timnas Indonesia."

"Kami sangat menyayangkan hal ini. Apa pun rivalitas di level klub, jangan dibawa ke Timnas. Kita membutuhkan para pemain bermain dengan nyaman, menikmati pertandingan, dan bisa memberikan kemampuan terbaiknya," tuturnya.


Investigasi

Yunus Nusi juga akan melakukan investigasi terhadap insiden tersebut. PSSI berencana menelusuri rekaman yang tersedia untuk mencari pihak yang diduga melakukan hujatan kepada Beckham.

"Ke depan, jangan sampai kondisi psikologis mereka mendapat tekanan seperti ini. Saya akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain," ucap Yunus Nusi.

"Kami akan berupaya menindak suporter seperti itu. Bahkan, bukan tidak mungkin mereka akan kami larang masuk stadion saat Timnas Indonesia bertanding," terangnya.


Dibahas Exco PSSI

Yunus Nusi mengatakan bahwa persoalan tersebut akan dibahas bersama Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Pihaknya juga membuka peluang untuk menjatuhkan sanksi kepada pelaku apabila identitasnya berhasil ditemukan.

"Saya akan melaporkan hal ini dan mendiskusikannya dengan Ketua Umum PSSI serta anggota Exco. Kami akan mencari pihak yang bersangkutan," terang Yunus Nusi.

"Saya akan mengusulkan agar suporter yang tidak memberikan dukungan yang baik kepada Timnas Indonesia dikenakan sanksi larangan menonton langsung pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang."

"Kami akan melarang oknum-oknum suporter seperti ini untuk masuk dan menonton pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang."

"Kami akan mengidentifikasi mereka. Bila diperlukan, foto dan identitas wajah yang bersangkutan akan kami rilis atau dipasang di sekitar stadion tempat Timnas Indonesia bertanding," paparnya.


Viral Video di Media Sosial

Insiden tersebut mencuat setelah beredar video yang memperlihatkan Beckham terlibat friksi dengan penonton seusai pertandingan. Narasi yang berkembang menyebutkan gelandang Persib Bandung itu mendapatkan provokasi.

"Masa ada suporter yang mengatai, menghujat, dan melontarkan makian kepada pemain Timnas Indonesia? Ini sudah keterlaluan," terang Yunus Nusi.

Berita Terkait