Bola.com, Guadalajara - Kemenangan Timnas Korea Selatan atas Republik Ceko pada laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026, lebih dari sekadar tambahan tiga poin. Hasil positif tersebut juga menjadi momen yang sangat emosional bagi pelatih Korsel, Hong Myung-bo.
Setelah menunggu selama 12 tahun, legenda sepak bola Korea Selatan itu akhirnya merasakan kemenangan pertamanya sebagai pelatih di putaran final Piala Dunia.
Tim yang dijuluki Taegeuk Warriors tersebut berhasil mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-1 atas Ceko di Estadio Guadalajara, Meksiko, Jumat (12/6/2026) pagi WIB.
Sepasang gol Timnas Korea Selatan ke gawang Republik Ceko dicetak Hwang In-beom pada menit ke-67 dan Oh Hyeon-gyu menit ke-80. Sementara itu, gol tunggal Ceko dicetak Ladislav Krejci pada menit ke-59.
Tiga poin dari laga tersebut membuat Timnas Korea Selatan menempati peringkat kedua Grup A dengan nilai tiga, kalah selisih gol dari Meksiko yang menghuni posisi teratas. Adapun Ceko bersama Afrika Selatan berada di tempat ketiga dan keempat dengan nol poin.
Penantian Panjang Sejak Brasil 2014
Sempat tertinggal lebih dulu, Timnas Korea Selatan menunjukkan mentalitas kuat sepanjang pertandingan. Tim asuhan Hong Myung-bo tersebut mengendalikan permainan, bangkit dari tekanan, dan membalikkan keadaan hingga mengamankan kemenangan yang layak mereka dapatkan.
Namun bagi Hong, hasil positif tersebut memiliki arti yang jauh lebih dalam. Sang pelatih sebelumnya pernah memimpin Korea Selatan di Piala Dunia 2014 Brasil.
Sayangnya kala itu, dia gagal mempersembahkan kemenangan bagi timnya, setelah hanya meraih satu hasil imbang dan menelan dua kekalahan di fase grup. Kegagalan tersebut membuatnya harus menunggu sangat lama untuk kembali merasakan atmosfer Piala Dunia sebagai pelatih.
Hapus Catatan Buruk
Kini, 12 tahun berselang, kesempatan itu datang lagi. Kali ini, Hong berhasil menghapus catatan buruk yang selama ini membayangi karier kepelatihannya di panggung terbesar sepak bola dunia.
"Saya mengikuti turnamen ini pada 2014 dan kini kembali tampil di Piala Dunia setelah 12 tahun. Saya akhirnya meraih kemenangan pertama sebagai pelatih," ujar Hong Myung-bo.
"Kalau tidak salah, saya juga membutuhkan waktu 12 tahun untuk mendapatkan kemenangan pertama saya sebagai pemain di Piala Dunia," lanjutnya.
Memilih Merendah
Meski menjadi sosok yang paling disorot setelah kemenangan tersebut, Hong Myung-bo memilih merendah.
Alih-alih menganggap kemenangan itu sebagai pencapaian pribadi, pria berusia 57 tahun tersebut justru memberikan seluruh pujian kepada para pemain Korea Selatan yang dinilainya tampil luar biasa sepanjang pertandingan.
Menurut Hong, semangat juang dan mentalitas para pemain menjadi faktor utama di balik keberhasilan Taeguk Warriors membalikkan keadaan saat menghadapi Ceko.
"Secara pribadi saya tentu senang atas kemenangan ini. Namun, saya pikir kemenangan ini terjadi berkat kerja keras para pemain hari ini," kata Hong.
"Saya ingin mengatakan bahwa para pemain kami benar-benar tampil luar biasa," lanjutnya.
Modal Berharga Menuju Babak Berikutnya
Kemenangan atas Ceko menjadi awal yang ideal bagi Korea Selatan di Piala Dunia 2026. Selain membuka peluang besar untuk melangkah ke fase gugur, hasil tersebut juga memberikan suntikan kepercayaan diri bagi Son Heung-min dan kolega untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya di Grup A.
Bagi Hong Myung-bo, kemenangan tersebut mungkin hanya satu langkah kecil dalam perjalanan panjang Korea Selatan di Piala Dunia 2026. Namun, setelah penantian selama 12 tahun, tiga poin di Guadalajara menjadi momen yang akan selalu dikenang dalam karier kepelatihannya.
Sumber: FourFourTwo
Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi/Published: 12/06/2026)