Mengetahui Regulasi Baru Terkait Kartu Kuning dan Merah di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 menghadirkan sejumlah perubahan regulasi, termasuk aturan terkait akumulasi kartu kuning dan hukuman kartu merah.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 12 Juni 2026, 22:30 WIB
Dalam laga tersebut juga diwarnai dengan tiga kartu merah dan tiga kartu kuning. Wasit Wilton Sampaio mengganjar dua kartu merah untuk pemain Afrika Selatan, Yaya Sithole (50') dan Themba Zwane (84') serta satu kartu merah untuk pemain tuan rumah, Cesar Montes (90+2'). (AFP/Yuri Cortez)

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 menghadirkan sejumlah perubahan regulasi, termasuk aturan terkait akumulasi kartu kuning dan hukuman kartu merah.

Dengan format baru yang melibatkan 48 tim dan tambahan fase 32 besar, FIFA melakukan penyesuaian agar pemain tidak terlalu mudah kehilangan kesempatan tampil di laga-laga krusial.

Advertisement

Salah satu perubahan terbesar adalah sistem penghapusan akumulasi kartu kuning. Pada edisi sebelumnya, pemain yang mengoleksi dua kartu kuning sebelum perempat final akan menjalani skorsing satu pertandingan. Namun kini, kartu kuning akan dihapus setelah fase grup dan kembali dihapus setelah babak perempat final.

Artinya, pemain hanya akan terkena larangan bermain apabila menerima dua kartu kuning dalam rentang fase grup atau dua kartu kuning yang didapat antara babak 32 besar hingga perempat final.

Aturan ini dibuat untuk mengurangi risiko pemain bintang absen pada semifinal atau final hanya karena akumulasi kartu dari fase sebelumnya.

Sebagai contoh, jika seorang pemain menerima kartu kuning pada laga fase grup pertama dan kedua, ia otomatis harus menjalani skorsing satu pertandingan.

Namun setelah fase grup berakhir, catatan kartu kuning yang tersisa akan dihapus sehingga pemain memulai fase gugur dengan catatan bersih.

 

 

 


Hukuman Kartu Merah

Pemain Afrika Selatan Themba Zwane (11) menerima kartu merah dari wasit Wilton Sampaio asal Brasil pada babak kedua laga Grup A Piala Dunia 2026 antara Meksiko vs Afrika Selatan di Mexico City, Kamis, 11 Juni 2026. (AP Photo/Eduardo Verdugo)

Sementara itu, aturan untuk kartu merah tidak mengalami perubahan signifikan. Pemain yang menerima kartu merah, baik langsung maupun akibat dua kartu kuning dalam satu pertandingan, tetap akan mendapat skorsing otomatis untuk laga berikutnya. FIFA juga memiliki kewenangan untuk menambah masa hukuman apabila pelanggaran dianggap serius.

Menariknya, jika hukuman kartu merah belum selesai dijalani hingga akhir turnamen, sanksi tersebut akan dibawa ke pertandingan resmi berikutnya yang dijalani tim nasional bersangkutan.

Selain perubahan terkait kartu, FIFA juga memperluas kewenangan Video Assistant Referee (VAR) selama Piala Dunia 2026.

 


Update VAR

VAR kini dapat meninjau keputusan kartu merah yang muncul akibat kartu kuning kedua, sekaligus mengoreksi kasus salah identitas pemain yang menerima kartu.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keputusan wasit lebih akurat pada turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Dengan regulasi baru ini, FIFA berharap keseimbangan antara disiplin dan kualitas pertandingan tetap terjaga. Para pemain dituntut tetap berhati-hati, tetapi peluang mereka tampil pada laga-laga penentu kini lebih besar dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.

Sumber: talksport 

Berita Terkait