Momen Tegang Melewati Proses Imigrasi Bandara John F. Kennedy: Pintu Masuk Menuju Petualangan di Piala Dunia 2026

Momen jurnalis KLY Sports melewati pemeriksaan imigrasi di Bandara John F. Kennedy. Tegang.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 13 Juni 2026, 20:15 WIB
Suasana di ruang imigrasi Bandara Internasional John F. Kennedy, New York pada Jumat (12/6/2026) pagi waktu setempat. (Bola.com/Hery Kurniawan)

Bola.com, New York - Proses melewati imigrasi di negara baru terkadang cukup menegangkan. Terutama di negara seperti Amerika Serikat, yang ketat terhadap pengecekan dokumen dan segala hal mengenai para pendatang.

Jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, yang melakukan peliputan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, merasakan langsung hal itu.

Advertisement

Saya mendarat di Bandara John F. Kennedy, New York pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 9 pagi waktu setempat.

Saya dan orang-orang yang mendarat di JFK hari itu datang dengan kelelahan yang luar biasa. Sebab, kami baru saja menjalani penerbangan lebih dari 21 jam. 

Rasa lelah itu tampak langsung bertambah ketika melihat bagaimana antrean di ruang Imigrasi Bandara Internasional John F. Kennedy. Ratusan orang tampak mengular untuk menanti vonis terakhir dari petugas.

Vonis apakah mereka benar-benar memenuhi syarat untuk memasuki Amerika Serikat dengan mulus. Apakah mereka harus melewati proses interogasi lanjutan, atau justru kenyataan terburuk, yakni dilarang masuk ke negara tersebut.

 

Nikmati liputan ekslusif Piala Dunia 2026 di Bola.com. Kami menyajikan berbagai liputan menarik, unik, dan analisis yang konferhensif dengan datang langsung ke Amerika Serikat. Klik link ini!

Jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, peliput Piala Dunia 2026. (Multimedia KLY)


Mulus

Setibanya di bandara JFK, saya tidak bisa langsung bersantai. Antrean di imigrasi sudah mengular panjang. Tetapi, saya beruntung karena proses keimigrasian berjalan smooth, tak ada pertanyaan-pertanyaan aneh, dan lima menit kemudian, saya di-approved masuk ke Amerika Serikat. (Bola.com/Hery Kurniawan)

Setelah mengantre lebih dari 30 menit, tiba pula giliran saya untuk maju menghadapi petugas imigrasi Bandara Internasional John F. Kennedy. 

Ada seorang petugas laki-laki bernama Dilan Singh yang langsung menyapa dan memberikan beberapa pertanyaan untuk saya, terutama pertanyaan-pertanyaan krusial, seperti tujuan mengunjungi Amerika Serikat, tempat tinggal, hingga kapan akan meninggalkan negara tersebut.

"Jadi, ini kali pertama bagi anda datang ke Amerika Serikat," tanya Singh kepada saya. 

"Iya, kali pertama, untuk Piala Dunia 2026," jawab saya lagi. 

Proses wawancara itu berlangsung sekitar lima menit. Setelah itu Dilan Singh dengan yakin memberikan cap selamat datang dan memberikan akses masuk ke Amerika Serikat.

Yes!


Bersiap Meliput Laga Perdana

Selama meliput Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, akan menginap di Residence Inn By Mariott Wayne. (Bola.com/Hery Kurniawan)

Setelah melewati proses imigrasi dan mendapatkan akreditasi untuk Piala Dunia 2026, saya pun bersiap untuk melakukan peliputan langsung pertandingan pada ajang bergengsi itu. 

Laga pertama di Piala Dunia 2026 yang akan saya hadiri adalah Timnas Brasil melawan Timnas Maroko.

Laga itu dijadwalkan akan berlangsung di Metife Stadium atau New York New Jersey Stadium, Sabtu (13/6/2026) mulai pukul 18.00 waktu setempat atau pukul 05.00 WIB.

Laga itu diprediksi berjalan menarik. Kedua tim memiliki karakter permainan yang berbeda. Selain itu banyak pula bintang yang beredar di Timnas Brasil dan Maroko.


Pertaruhan Nama Besar Carlo Ancelotti bersama Timnas Brasil

Pelatih Brasil Carlo Ancelotti memimpin sesi latihan menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Ekuador. Latihan ini digelar di Sao Paulo, Brasil, pada Selasa, 3 Juni 2025. (AP Photo/Andre Penner)

Betapa tidak. Kendati berstatus tim paling ikonis di Piala Dunia, pada edisi kali ini Brasil tampak tidak dalam kondisi cukup meyakinkan.

Selecao cuma finis di posisi kelima dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL: satu poin di bawah posisi kedua, tetapi juga sepuluh poin di bawah posisi teratas, 

Banyak rumah taruhan menempatkan Argentina, Portugal, Spanyol, Prancis, dan Inggris dengan peluang lebih besar untuk keluar sebagai juara dunia ketimbang Timnas Brasil. 

Situasi itu membuat Maroko tak lagi jadi kuda hitam. Mereka punya peluang sama besar untuk memenangi laga pertama di Grup C tersebut.

Nah, seperti apa laporan saya seputar pertandingan seru ini? Nantikan ya, Sobat KLY Sports!

Berita Terkait