Bola.com, Jakarta - Timnas Mesir harus melakukan perubahan signifikan pada jersey mereka menjelang tampil di Piala Dunia 2026. FIFA dilaporkan mewajibkan The Pharaohs mencopot tujuh bintang yang selama ini menghiasi lambang federasi di seragam mereka.
Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko memang baru saja dimulai. Namun, sejumlah negara sudah lebih dulu berurusan dengan regulasi ketat FIFA terkait atribut yang boleh ditampilkan pada kostum pertandingan.
Sebelumnya, Haiti juga sempat mendapat perhatian karena diminta menghapus gambar yang dianggap mengandung unsur politik dari jersey mereka menjelang laga pembuka melawan Skotlandia. Kini, giliran Mesir yang harus menyesuaikan seragamnya agar sesuai dengan ketentuan turnamen.
Bagi Mesir, perubahan tersebut cukup mencolok. Pasalnya, tujuh bintang di atas lambang tim nasional selama ini menjadi simbol kebanggaan atas tujuh gelar Piala Afrika (AFCON) yang berhasil mereka raih sepanjang sejarah.
FIFA Hanya Izinkan Bintang Juara Piala Dunia
Menurut regulasi terbaru FIFA, hanya gelar Piala Dunia yang boleh direpresentasikan melalui simbol bintang pada jersey yang digunakan selama turnamen berlangsung.
Aturan itu berarti gelar kontinental seperti Piala Afrika, Piala Eropa, maupun Copa America tidak dapat ditampilkan dalam bentuk bintang di seragam resmi Piala Dunia.
Akibatnya, Mesir harus menghilangkan tujuh bintang yang selama ini menjadi identitas mereka. Keputusan tersebut menjadi pukulan tersendiri bagi negara Afrika Utara itu yang merupakan pemegang rekor juara AFCON dengan tujuh trofi.
Kondisi ini juga membuat hanya delapan negara juara dunia yang diperbolehkan memakai bintang di jersey mereka selama Piala Dunia 2026 berlangsung.
Brasil menjadi negara dengan bintang terbanyak berkat lima gelar juara dunia. Jerman memiliki empat bintang, sedangkan Argentina mengenakan tiga bintang setelah menjuarai Piala Dunia 2022.
Prancis dan Uruguay masing-masing diperbolehkan memakai dua bintang. Sementara Inggris dan Spanyol hanya memiliki satu bintang. Italia yang mengoleksi empat gelar juara dunia juga berhak mengenakan empat bintang, tetapi tidak tampil di Piala Dunia 2026 setelah gagal lolos kualifikasi.
Nomor Emas Mesir Juga Ditolak
Perubahan yang harus dilakukan Mesir ternyata tidak berhenti pada penghapusan simbol bintang.
FIFA juga meminta federasi sepak bola Mesir mengganti nomor punggung serta tulisan berwarna emas yang sebelumnya direncanakan digunakan pada jersey mereka di Piala Dunia 2026.
Pihak penyelenggara menilai warna emas metalik kurang ideal dari sisi visibilitas dan keterbacaan selama pertandingan berlangsung. Karena alasan itu, Mesir diwajibkan menggunakan desain alternatif yang memenuhi standar FIFA.
Meski harus melakukan sejumlah penyesuaian, fokus utama Mohamed Salah dan rekan-rekannya tetap tertuju pada upaya mencatat prestasi terbaik di Amerika Utara.
Mesir Incar Lolos ke Fase Gugur
Piala Dunia 2026 menjadi penampilan keempat Mesir di putaran final. Sebelumnya, mereka tampil pada edisi 1934, 1990, dan 2018.
Pada turnamen kali ini, Mesir tergabung di Grup G bersama Belgia, Iran, dan Selandia Baru. Laga pertama mereka akan mempertemukan The Pharaohs dengan Belgia.
Dengan format baru yang melibatkan 48 peserta dan jumlah tim yang lolos ke fase gugur lebih banyak dibanding edisi sebelumnya, peluang Mesir untuk melangkah lebih jauh dinilai cukup terbuka.
Kehadiran Salah sebagai pemimpin tim menjadi harapan utama. Penyerang berusia 34 tahun itu diharapkan mampu membawa Mesir menembus babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.