Florentino Perez Sudah Menyerahkan Berkas Kasus Negreira, Mengapa UEFA Tetap Tidak Bergerak?

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, telah menyerahkan dokumen kasus Negreira ke UEFA, tetapi belum ada tindakan.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 14 Juni 2026, 19:30 WIB
Para awak media mengelilingi mantan kepala wasit, Jose Maria Enriquez Negreira, saat ia meninggalkan pengadilan setelah memberikan kesaksian dalam kasus korupsi FC Barcelona yang sedang berlangsung, di Barcelona pada 19 Maret 2024. Tahun lalu, Barcelona dan beberapa mantan direktur juara Spanyol tersebut didakwa dengan suap setelah diduga melakukan pembayaran kepada mantan wakil presiden wasit Spanyol, yang memegang jabatan tersebut selama 25 tahun. Negreira diduga memperoleh lebih dari tujuh juta euro ($7,6 juta) dari Barcelona antara tahun 2001 dan 2018, melalui perusahaan yang diduga memproduksi laporan wasit, menurut klub tersebut. Jaksa Spanyol sedang berupaya untuk mengetahui apakah pembayaran Barcelona tersebut merupakan upaya untuk memengaruhi wasit, yang dibantah oleh Barcelona. (Pau Barrena/AFP)

Bola.com, Jakarta - Presiden Real Madrid, Florentino Perez, sempat menjadikan kasus Negreira sebagai satu di antara isu utama dalam kampanye pemilihan presiden klub.

Sat itu, Perez berjanji akan mendorong UEFA untuk mengambil langkah terkait penyelidikan yang hingga kini masih berlangsung di Spanyol.

Advertisement

Komitmen tersebut tidak berhenti sebatas pernyataan. Pada final Liga Champions bulan lalu, Perez menyerahkan langsung sebuah dokumen setebal sekitar 500 halaman kepada Presiden UEFA, Aleksander Ceferin.

Dokumen tersebut berisi berbagai informasi yang dikumpulkan Real Madrid terkait kasus Negreira, yang saat ini masih ditangani otoritas peradilan Spanyol.

Namun, menurut La Vanguardia yang dikutip SPORT, langkah Real Madrid tersebut tidak diperkirakan akan mengubah sikap UEFA dalam waktu dekat.


Ruang Gerak UEFA Terbatas

Presiden Real Madrid, Florentino Perez dalam konferensi pers di Madrid, 13 Mei 2026. (AP Photo/Bernat Armangue)

Sejak awal, Perez menempatkan dirinya sebagai satu di antara tokoh yang paling vokal dalam menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban dalam kasus Negreira. Ia bahkan berjanji UEFA akan menerima seluruh informasi yang berhasil dihimpun Real Madrid terkait penyelidikan tersebut.

Janji itu akhirnya direalisasikan ketika Perez menyerahkan dokumen tersebut kepada Ceferin di sela final Liga Champions.

Meski begitu, penyerahan dokumen tidak otomatis membuat UEFA membuka proses disipliner atau menjatuhkan hukuman.

UEFA memang memiliki kewenangan untuk mempelajari setiap informasi yang diterimanya. Akan tetapi, ruang gerak badan sepak bola Eropa itu masih sangat bergantung pada perkembangan proses hukum yang sedang berjalan di Spanyol.

Laporan tersebut menyebut UEFA tidak akan mengubah posisinya sebelum pengadilan Spanyol mengeluarkan putusan dalam kasus Negreira.


Hindari Campur Tangan

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, berbicara dalam konferensi pers setelah Kongres Biasa UEFA ke-49 yang diselenggarakan di pusat kongres Sava Centar di Beograd pada 3 April 2025. (PREDRAG MILOSAVLJEVIC/AFP)

Selama ini UEFA cenderung menghindari campur tangan dalam perkara yang masih ditangani sistem peradilan nasional.

Lantaran penyelidikan belum menghasilkan putusan berkekuatan hukum tetap, UEFA belum memiliki dasar untuk mengeluarkan keputusan olahraga secara resmi.

Pendekatan serupa juga diterapkan di Spanyol. Hingga kini, La Liga, Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), maupun Dewan Olahraga Tinggi Spanyol (CSD) belum menjatuhkan sanksi olahraga secara terpisah karena proses hukum masih berlangsung.

Situasi tersebut membuat harapan agar UEFA segera mengambil tindakan terhadap kasus Negreira dinilai sulit terwujud dalam waktu dekat.

Selama belum ada putusan dari pengadilan Spanyol, badan sepak bola Eropa itu diperkirakan akan tetap menunggu perkembangan proses hukum sebelum menentukan langkah berikutnya.

 

Sumber: Madrid Universal

Berita Terkait