Dalot hingga Zirkzee, Ini 5 Pemain MU yang Bisa Bereuni dengan Ruben Amorim di AC Milan

Ruben Amorim ke AC Milan, lima pemain MU ini bisa Ikut menyusul.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 16 Juni 2026, 10:30 WIB
Ilustrasi Ruben Amorim, AC Milan. (Foto by AI)

Bola.com, Jakarta - Ruben Amorim segera kembali melatih setelah menyepakati kepindahan ke AC Milan. Pelatih asal Portugal itu akan memulai lembaran baru di Italia beberapa bulan setelah masa kerjanya bersama Manchester United berakhir dengan kekecewaan.

Karier Amorim di Old Trafford tidak berjalan sesuai harapan. Setelah datang dengan reputasi mentereng berkat kesuksesannya bersama Sporting, ia gagal mengangkat performa Setan Merah.

Advertisement

MU menutup musim dengan posisi terburuk sepanjang sejarah mereka di Premier League dan juga kalah di final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur.

Amorim akhirnya diberhentikan pada Januari lalu, hanya sedikit lebih dari setahun setelah ditunjuk sebagai pelatih.

Kendati periode tersebut dianggap gagal, ada sejumlah pemain MU yang cukup dekat dengan filosofi permainan Amorim.

Menjelang pengumuman resminya sebagai pelatih AC Milan, Express Sport menilai ada beberapa nama yang berpotensi menjadi target transfer sang pelatih di San Siro.


Diogo Dalot

Bek Manchester United asal Portugal #20, Diogo Dalot, merayakan golnya setelah memberi umpan kepada gelandang Manchester United asal Portugal #08, Bruno Fernandes, untuk mencetak gol ketiga mereka selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Leicester City dan Manchester United di Stadion King Power di Leicester, Inggris bagian tengah pada tanggal 16 Maret 2025. (Adrian Dennis/AFP)

Diogo Dalot termasuk pemain yang paling sering mendapat kesempatan bermain selama Amorim menangani MU.

Bek kanan asal Portugal itu dinilai mampu beradaptasi dengan tuntutan taktik yang diterapkan kompatriotnya tersebut ketika sejumlah pemain lain justru kesulitan menemukan performa terbaik.

Kontrak Dalot masih tersisa dua tahun lagi. Namun, MU disebut sedang memburu beberapa bek sayap baru pada bursa transfer musim panas ini.

Situasi tersebut bisa membuka peluang bagi Dalot untuk meninggalkan Old Trafford sekaligus bereuni dengan Amorim di AC Milan.


Matthijs de Ligt

Bek Manchester United asal Belanda #04, Matthijs de Ligt, mengoper bola selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Chelsea di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 3 November 2024. (Paul ELLIS/AFP)

Ketika direkrut MU, Matthijs de Ligt sempat dianggap sebagai pembelian besar yang menjanjikan. Namun, perjalanan bek asal Belanda itu tidak berkembang sesuai ekspektasi.

De Ligt praktis menghilang dari lapangan pada paruh kedua musim akibat cedera punggung yang berkepanjangan.

Kini, masa depannya di Old Trafford mulai dipertanyakan. Bek berusia 26 tahun itu disebut-sebut berpeluang dilepas pada bursa transfer musim panas ini, dan Milan bisa menjadi satu di antara tujuan yang masuk akal.


Amad Diallo

Amad Diallo menyumbangkan satu gol saat Manchester United memetik kemenangan 3-2 atas Real Betis pada laga pramusim di Snapdragon Stadium, San Diego, California, Kamis (1/8/2024) pagi WIB. (AFP/Orlando Ramirez / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP) 

Amad Diallo termasuk pemain yang mengalami perkembangan signifikan selama dilatih Amorim.

Winger asal Pantai Gading tersebut menjadi satu di antara sedikit pemain yang mampu memanfaatkan kesempatan yang diberikan sang pelatih.

Namun, situasinya berubah sejak Michael Carrick mengambil alih tim. Waktu bermain Amad berkurang dan kesempatan menjadi starter tidak lagi sebanyak sebelumnya.

Itulah mengapa, baik melalui status pinjaman maupun transfer permanen, Amorim diyakini bisa mempertimbangkan membawa Amad ke San Siro untuk menghidupkan kembali perannya di lapangan.


Manuel Ugarte

Gelandang Manchester United asal Uruguay #25, Manuel Ugarte (2 dari kiri), berlari ke arah bek Manchester City asal Portugal #03, Ruben Dias (kanan), sementara gelandang Manchester City asal Inggris #47, Phil Foden (kiri), dan gelandang Manchester City asal Belanda #04, Tijjani Reijnders (2 dari kanan), menyaksikan pertandingan Premier League antara Manchester City dan Manchester United di Stadion Etihad di Manchester, Inggris barat laut, pada 14 September 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Kendati bukan pemain yang direkrut langsung oleh Amorim, Manuel Ugarte sudah sangat dikenal oleh sang pelatih sejak keduanya bekerja sama di Sporting.

Akan tetapi, perjalanan gelandang Uruguay itu di Premier League belum berjalan mulus.

Karakter permainannya dinilai kurang cocok dengan tempo dan intensitas kompetisi sepak bola Inggris. Sebaliknya, Serie A dianggap lebih sesuai profil permainan Ugarte.

Karena alasan tersebut, kepindahan ke AC Milan bisa menjadi solusi yang menguntungkan semua pihak.


Joshua Zirkzee

Penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee, merayakan gol pembuka yang membuat skor 1-0 dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris (Premier League) antara Manchester United dan Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 30 Desember 2025. (Oli Scarf/AFP)

Nama terakhir yang berpotensi masuk radar Amorim adalah Joshua Zirkzee.

Penyerang asal Belanda itu direkrut MU pada musim panas 2024, tetapi hingga kini belum mampu mengamankan tempat tetap di lini depan.

Meski bukan pilihan utama selama Amorim menangani tim, Zirkzee tetap sempat menunjukkan kontribusi positif. Di bawah arahan pelatih berusia 41 tersebut, ia mencetak delapan gol untuk MU.

Selain itu, Serie A bukan lingkungan yang asing bagi Zirkzee. Sebelum pindah ke Inggris, ia mencuri perhatian bersama Bologna dan membangun reputasinya di kompetisi kasta tertinggi Italia tersebut.

Pengalaman itu bisa menjadi faktor yang membuat AC Milan tertarik mempertimbangkan kepulangannya ke Serie A jika Amorim benar-benar menginginkan reuni dengan beberapa mantan anak asuhnya di MU.

 

Sumber: Express

Berita Terkait