Terhindar dari Kekalahan Melawan Mesir, Pelatih Timnas Belgia Berterima Kasih kepada Lukaku

Timnas Belgia hanya meraih hasil draw melawan Mesir di Piala Dunia 2026. Sang pelatih, Rudi Garcia, berterima kasih kepada Romelu Lukaku.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 16 Juni 2026, 13:00 WIB
Mohamed Hany (3) Mesir mencetak gol bunuh diri melewati Romelu Lukaku (9) Belgia dan kiper Mesir Mostafa Shoubir (23) selama pertandingan Grup G Piala Dunia antara Belgia dan Mesir di Seattle, Selasa, 16 Juni 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Bola.com, Jakarta - Timnas Belgia mengawali perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil kurang memuaskan. The Red Devils hanya mampu berbagi skor 1-1 melawan Mesir pada laga pertama Grup G Piala Dunia 2026.

Bermain di Seattle Stadium, Selasa (16-6-2026) dini hari WIB, Belgia kesulitan mengatasi Mesir yang mengandalkan Mohamed Salah. Bahkan Mesir membuka keunggulan saat laga berjalan 19 menit.

Advertisement

Emam Ashour mencatatkan namanya di papan skor usai memaksimalkan umpan yang diberikan oleh Mohamed Salah dengan sebuah tendangan jarak jauh. Skor  1-0 untuk Mesir bertahan hingga 45 menit pertama berakhir.

Belgia terus mencoba mencetak gol balasan dan baru tercipta pada menit ke-66. Gol tersebut tercipta karena gol bunuh diri Mohamed Hany yang berusaha membuat Romelu Lukaku gagal mendapatkan bola di depan gawang Mesir, tetapi bola malah menyentuh kakinya dan masuk ke dalam gawang Mesir.

Hingga pertandingan usai, skor imbang 1-1 tidak berubah.


Untung Tidak Kalah

Pemain Timnas Mesir, Omar Marmoush, melepaskan tembakan di depan pemain Belgia, Brandon Mechele, dalam pertandingan pertama kedua tim di Grup G Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Seattle Stadium, Seattle, Washington. Belgia dan Mesir berbagi poin setelah bermain imbang 1-1. (Fran Santiago/Getty Images/AFP)

Dalam pertandingan yang dihadiri 66.775 penonton di Seattle Stadium ini, Belgiamendominasi permainan dari segi penguasaan bola 54 persen berbanding 46 persen.

Akan tetapi, Mesir cukup taktis dalam bermain, dengan hampir menyamai percobaan tembakan ke pertahanan Belgia di angka 14 kali berbanding 15 kali.

Mesir juga berhasil mencetak gol terlebih dulu, sebagai bukti bahwa Belgia punya titik lemah.

Pelatih Timnas Belgia, Rudi Garcia, berujar ia puas timnya tidak menelan kekalahan di laga ini.

"Pertandingan pembuka kompetisi seperti Piala Dunia selalu sulit, terutama melawan salah satu tim top Afrika, seperti Mesir. Yang penting adalah kami tetap mendulang poin dalam pertandingan," kata Rudi Garcia.


Peran Romelu Lukaku

Skor imbang 1-1 bertahan hingga akhir laga dan membuat Belgia hanya puas memetik satu poin di Grup G Piala Dunia 2026. (AFP/Getty Images/Alex Grimm)

Garcia juga memuji peran besar Romelu Lukaku dalam pertandingan. Striker Napoli itu punya kontribusi atas "gol balasan" Belgia. Lukaku masuk di menit ke-66, menggantikan Charles De Ketelaere.

Tampil selama 24 menit, Lukaku dinilai dapat merusak konsentrasi bek-bek Mesir, seperti terciptanya gol Belgia yang lahir dari aksi bunuh diri Mohamed Hany. Bola yang mengarah ke Lukaku, justru mengenai kakinya dan masuk ke gawang tim sendiri.

"Kami berhasil menyamakan kedudukan berkat pemain yang masuk dari bangku cadangan, yang menunjukkan betapa pentingnya seluruh skuad. Itu adalah pertandingan hebat antara dua tim yang sangat bagus," imbuh Garcia.


Puas

Hamza Abdelkarim dari Mesir dihalangi oleh Nathan Ngoy dari Belgia selama pertandingan Grup G Piala Dunia 2026 antara Belgia dan Mesir di Stadion Seattle pada 16 Juni 2026 di Seattle, Washington. (Fran Santiago/Getty Images via AFP)

Di kubu Mesir, Hamza Abdelkarim juga puas bisa menahan Belgia. Menurut striker yang baru berusia 18 tahun itu, Belgia punya kualitas di atas Mesir secara materi pemain.

Namun, dengan kegigihan, Mesir dapat mendulang satu poin penting demi membuka kans ke fase gugur.

"Kami mendapatkan satu poin pada akhirnya, tetapi kami telah memberikan yang terbaik. Kami tahu Belgia adalah tim bagus dengan pemain-pemain berkualitas dan atmosfernya luar biasa. Jadi, kami perlu berterima kasih kepada para penggemar," kata pemain Barcelona B itu.

Selanjutnya, Belgia akan bertemu Iran di hari Senin (22/6/2026). Sementara Mesir berjumpa Selandia Baru.

 

Sumber: FIFA

Berita Terkait