Hadapi Kroasia pada Laga Perdana Piala Dunia 2026, Timnas Inggris Dapat Peringatan Keras dari Gary Neville

Legenda Timnas Inggris, Gary Neville, memberikan peringatan kepada lini pertahanan Three Lions menjelang laga perdana Grup L Piala Dunia 2026 melawan Kroasia.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 17 Juni 2026, 09:45 WIB
Para pemain Tiimnas Inggris berlari saat latihan untuk turnamen sepak bola Piala Dunia di Kansas City, Missouri, Sabtu, 13 Juni 2026. (AP Photo/Charlie Riedel)

Bola.com, Jakarta - Legenda Timnas Inggris, Gary Neville, memberikan peringatan kepada lini pertahanan Three Lions menjelang laga perdana Grup L Piala Dunia 2026 melawan Kroasia di Dallas Stadium, Kamis (18/06/2026) dini hari WIB.

Menurut Neville, pasukan asuhan Thomas Tuchel tidak boleh mengawali pertandingan dengan rasa gugup. Eks bek Manchester United itu meyakini performa lini belakang akan menjadi fondasi penting bagi perjalanan Timnas Inggris di Piala Dunia kali ini.

Advertisement

Inggris datang ke Dallas dengan target meraih kemenangan pada laga pembuka. Namun, lawan yang dihadapi bukan sembarang tim. Kroasia merupakan finalis Piala Dunia 2018 dan dikenal memiliki pengalaman serta mental bertanding yang kuat di ajang besar.

Neville, yang pernah tampil bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 1998 dan 2006, menilai pertahanan Tim Tiga Singa harus solid sejak menit pertama.

"Sangat penting bagi empat pemain belakang untuk memulai turnamen dengan performa yang baik. Saya juga pernah mengatakan Elliott Anderson dan Declan Rice harus melindungi lini belakang agar tidak terlalu terekspos. Ada sesuatu yang sangat penting dalam cara kami memulai pertandingan," ujar Neville dalam podcast Stick to Football.

Dia menegaskan awal pertandingan bisa menjadi momen krusial bagi Timnas Inggris. Berbekal lini belakang yang mumpuni, The Three Lions diharapkan bisa memetik kemenangan.

"Kami tidak bisa memulai laga dengan gugup. Empat pemain belakang ini punya kualitas yang sangat bagus. Dalam duel satu lawan satu, saya yakin mereka bisa bersaing dengan hampir siapa pun. Namun sebagai satu unit pertahanan, di situlah perhatian saya tertuju pada pertandingan nanti," lanjutnya.

 


Perebutan Pos Bek Tengah Masih Berlangsung

Penyerang Timnas Inggris Harry Kane, kanan, merayakan golnya melawan Selandia Baru bersama bek John Stones dan gelandang Jordan Henderson (14) selama babak pertama pertandingan persahabatan internasional, Sabtu, 6 Juni 2026, di Tampa, Florida. (AP Photo/Chris O'Meara)

Jelang laga melawan Kroasia, pelatih Thomas Tuchel masih memiliki sejumlah keputusan penting yang harus diambil, terutama di sektor jantung pertahanan.

Posisi bek tengah menjadi satu di antara area yang paling banyak mendapat sorotan. Saat ini, John Stones, Ezri Konsa, dan Marc Guehi bersaing untuk mengisi dua tempat utama di lini belakang Timnas Inggris.

Sejumlah laporan menyebut Stones dan Konsa berpeluang besar menjadi starter saat menghadapi Kroasia. Jika benar demikian, Guehi harus memulai pertandingan dari bangku cadangan meski tampil cukup reguler sejak bergabung dengan Manchester City dari Crystal Palace pada Januari lalu.

Sementara itu, posisi bek sayap lebih mudah diprediksi. Reece James dan Nico O'Reilly disebut-sebut akan mendapat kepercayaan tampil sejak menit pertama.

 


Inggris Kehilangan Tino Livramento

Pemain Newcastle United, Tino Livramento,memberi umpan kepada rekannya saat melawan AC Milan dalam laga matchday 6 Liga Champions 2023/2024 di St. James' Park, Kamis (14/12/2023). Newcastle hanya mampu mengumpulkan lima poin. (AP Photo/Scott Heppell)

Di tengah persiapan menghadapi Kroasia, Timnas Inggris mendapat kabar kurang menyenangkan setelah Tino Livramento dipastikan absen dari Piala Dunia 2026 akibat cedera.

Sebagai pengganti, Thomas Tuchel memanggil bek Chelsea, Trevoh Chalobah, untuk bergabung ke skuad.

Keputusan tersebut cukup menarik karena Tuchel kembali mengabaikan sejumlah nama yang sebelumnya masuk radar, seperti Trent Alexander-Arnold dan Lewis Hall.

Absennya Livramento membuat stok bek sayap murni Inggris semakin menipis. Kini Three Lions hanya memiliki tiga full-back natural di dalam skuad.

Meski begitu, Tuchel masih memiliki beberapa opsi alternatif. Djed Spence mampu bermain di kedua sisi lapangan, sementara Ezri Konsa, Trevoh Chalobah, dan Dan Burn juga memiliki pengalaman bermain sebagai bek sayap.

Dengan sejumlah persoalan di lini belakang dan tekanan besar untuk memulai turnamen dengan hasil positif, duel kontra Kroasia akan menjadi ujian pertama bagi proyek Thomas Tuchel bersama Timnas Inggris.

Sumber: The Athletic

Berita Terkait