STY Komentari Kekalahan Timnas Korsel dari Meksiko: Yakin Son Cs Masih Bisa Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong nongol di ruang studio TVRI Sport setelah pertandingan Grup A Piala Dunia 2026 antara Meksiko kontra Korea Selatan.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 19 Juni 2026, 12:15 WIB
Gol tunggal Meksiko ke gawang Korea di laga kedua Piala Dunia 2026 (AFP)

Bola.com, Zapopan - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong nongol di ruang studio TVRI Sport setelah pertandingan Grup A Piala Dunia 2026 antara Meksiko kontra Korea Selatan. 

STY didampingi penerjemahnya Jeong Seok-seo atau yang akrab disapa Jeje, mendapat kesempatan untuk memberi pendapat selepas pertandingan negaranya melawan sang tuan rumah Piala Dunia 2026.

Advertisement

Timnas Korea Selatan harus mengakui kekalahan dari Meksiko 0-1 pada laga kedua Grup A di Estadio Akron, Zapopan, Jumat (19/6/2026) pagi WIB.

Gol tunggal Luis Romo ke gawang Korea Selatan pada menit ke-50 memastikan Meksiko menjadi tim pertama yang lolos ke babak gugur atau 32 besar Piala Dunia 2026.

Sementara Korsel masih harus berjuang di pertandingan terakhir fase grup bertemu Afrika Selatan, Kamis (25/6/2026), untuk menentukan lolos dan tidaknya ke babak gugur.

 


Peluang Masih Ada

Meksiko vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026. (KLY)

Setelah mengantongi kemenangan atas Ceko pada pertandingan pertama, Korea Selatan bermain cukup baik untuk meladeni Meksiko. Taegeuk Warriors bermain dengan pressing tinggi dan impresif untuk membuat tekanan ke pertahanan Meksiko.

Terbukti Korsel unggul dalam penguasaan bola 58 persen berbanding 42 persen. Pasukan Hong Myung-Bo juga mampu melepaskan 9 tembakan dengan tiga di antaranya adalah peluang emas.

Gol Luis Romo juga terjadi karena kesalahan kiper Korsel, Seung-gyu Kim yang gagal menangkap bola dengan sempurna usai melompat di atas rekannya sendiri. Lantas apa kata Shin Tae-yong?

"Sayang sekali Korsel kalah 0-1, meski bermain dengan berani dan menekan. Peluang masih ada untuk lolos ke fase gugur," ungkapnya.

"Pressing sudah bagus, hanya saja perlu ditingkatkan lagi tembakan ke arah gawang lawan, karena itu peluang terdekat untuk mencetak gol," tutur STY.

 


Generasi Emas Korsel

Para pemain Korea Selatan mengikuti sesi latihan di Chivas Verde Valle di Guadalajara, Meksiko, pada 15 Juni 2026, selama turnamen Piala Dunia 2026. (Ulises Ruiz/AFP)

Shin Tae-yong pernah membesut Timnas Korsel dengan pencapaian mengesankan di Piala Dunia 2018. Dalam Piala Dunia edisi di Rusia delapan tahun lalu, Korsel memang tersingkir di fase grup, namun STY membawa negaranya menggasak juara bertahan Jerman 2-0.

Sementara Timnas Korsel saat ini diakuinya jauh lebih baik dari segi komposisi skuad maupun mental bertanding. Son Heung-min dan kawan-kawan diakuinya punya kekuatan lebih untuk berlari jauh di Piala Dunia 2026, ketimbang saat di eranya.

"Ini generasi emas Korsel ketimbang saat saya tangani, karena saat itu lima pemain pilar kami absen. Ini jauh lebih baik daripada skuad saya di 2018," lanjut STY.

Melihat performa di dua pertandingan saya melihat tim ini bisa tembus babak 16 besar, bahkan bisa lebih," beber pelatih Persija Jakarta itu.

"Untuk Son Heung-min, secara fisik kelelahan. Tapi dengan pengalamannya ia bisa memimpin Timnas Korsel dengan baik sejauh ini," tandas STY.

Berita Terkait