Noel Gallagher Restui Wonderwall Jadi Anthem Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Noel Gallagher memberikan restu Wonderwall digunakan sebagai lagu kebangsaan Inggris di Piala Dunia 2026 dan menegaskan lagu itu milik rakyat.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 21 Juni 2026, 07:45 WIB
Musisi Inggri, Noel Gallagher, menyaksikan pertandingan Premier League antara Everton dan Manchester City di Stadion Hill Dickinson di Liverpool pada 4 Mei 2026. (PETER POWELL/AFP)

Bola.com, Jakarta - Noel Gallagher akhirnya angkat bicara setelah lagu legendaris Oasis, Wonderwall, mendadak menjadi bagian dari perayaan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.

Musisi yang juga dikenal sebagai penggemar Manchester City itu memberikan dukungannya setelah cuplikan para pemain Inggris menyanyikan Wonderwall bersama suporter usai kemenangan 4-2 atas Kroasia viral di media sosial.

Advertisement

Dalam pertandingan tersebut, Harry Kane dan Jude Bellingham turut mencetak gol. Seusai laga, keduanya bergabung dengan rekan-rekan setim dan para pendukung Inggris yang menyanyikan lagu rilisan 1995 tersebut di stadion.

Momen itu meninggalkan kesan mendalam bagi Kane. Kapten Timnas Inggris itu bahkan menyebutnya sebagai satu di antara pengalaman paling berkesan selama membela The Three Lions.

"Itu adalah salah satu momen favorit saya selama mengenakan seragam Inggris, terutama di turnamen besar," kata Kane dalam podcast "Lions' Den".

"Saya tahu ini baru pertandingan pertama dan kami tidak ingin berlebihan menyikapinya, tetapi hubungan emosional dengan para suporter terasa sangat kuat. Kami tahu betapa besar arti tim ini bagi mereka," ungkap bintang Bayern Munchen itu.

"Kami memang memiliki hubungan itu saat ini, tetapi momen ketika menyanyikan Wonderwall bersama di stadion benar-benar berbeda. Semua orang hafal liriknya dan itu menjadi momen yang sangat spesial," ujar Kane.


Bahan Perdebatan

Melalui aksi gemilangnya tersebut, Harry Kane dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam kemenangan 4-2 Inggris atas Kroasia. (AFP/Charlotte Wilson)

Popularitas video tersebut kemudian memunculkan usulan agar Wonderwall dijadikan "lagu kebangsaan" resmi Inggris selama Piala Dunia 2026.

Topik itu menjadi bahan perdebatan dalam program "World Cup GameDay" di talkSPORT.

Presenter Jeff Stelling termasuk yang mendukung munculnya lagu baru untuk menggantikan dominasi Sweet Caroline yang selama ini sering terdengar di berbagai acara olahraga Inggris.

Di tengah siaran langsung, mantan pemain Chelsea yang kini menjadi presenter talkSPORT, Jason Cundy, mengungkapkan bahwa dirinya baru saja menerima pesan dari Gallagher.

"Noel Gallagher mengirim pesan kepada saya," ujar Cundy.


Milik Semua Orang

Liam Gallagher, kiri, mengangkat tangan Noel Gallagher dari band Oasis saat mereka tampil dalam konser reuni pada hari Jumat, 4 Juli 2025, di Cardiff. (Foto oleh Scott A Garfitt/Invision/AP)

Cundy kemudian membacakan isi pesan tersebut.

"Dia mengatakan, 'Sebagai informasi, lagu itu milik masyarakat,'" kata Cundy, merujuk pada Wonderwall.

Cundy melanjutkan bahwa Gallagher sangat menyukai momen ketika para pemain dan suporter Inggris bernyanyi bersama setelah pertandingan.

"Dia mengatakan, 'Saya tidak menganggap itu sebagai lagu saya. Menurut saya itu momen yang luar biasa.'"

Gallagher juga menyampaikan satu pesan tegas terkait lagu yang selama ini identik dengan suporter Inggris.

"'Apa saja selain Sweet Caroline'," tulis Gallagher dengan huruf kapital penuh.


Lagu Kebanggaan

Para pemain Timnas Inggris menyapa pendukungnya usai pertandingan Grup L Piala Dunia antara Inggris dan Kroasia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Kamis, 18 Juni 2026. (AP Photo/Jessica Tobias)

Komentar itu langsung disambut Stelling.

"Tentu saja. Bagus sekali, Noel. Saya sepakat sepenuhnya dengan Anda," kata Stelling.

Belakangan, Stelling kembali memuji Wonderwall.

"Itu memang lagu kebanggaan. Semoga kita masih menyanyikannya dalam banyak pertandingan berikutnya," ujarnya.

Cundy pun berharap suasana serupa kembali terlihat saat Inggris menjalani laga berikutnya melawan Ghana.

"Kita lihat saja pada Selasa malam saat Inggris bermain lagi menghadapi Ghana, apakah lagu itu kembali terdengar," ucap Cundy.

"Hubungan antara pemain dan suporter sangat penting. Momen ketika para pemain menatap ke arah tribune dan para suporter bernyanyi untuk mereka, lalu mereka membalas nyanyian itu, benar-benar menjadi momen yang istimewa."


Hubungan Noel Gallagher dan Timnas Inggris

Mantan personil band Oasis, Noel Gallagher, tampak serius saat menyaksikan langsung pertandingan antara Manchester City vs Fulham pada laga pekan ke-37 Premier League di Craven Cottage, Sabtu (11/5/2024). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Dukungan Gallagher terhadap penggunaan Wonderwall mungkin mengejutkan sebagian pihak. Selama bertahun-tahun, hubungannya dengan Timnas Inggris terbilang rumit.

Musisi berusia 59 tahun itu kerap mengakui bahwa dirinya mendukung Irlandia karena latar belakang keluarganya. Bahkan, ia beberapa kali menikmati kegagalan yang dialami Timnas Inggris.

Pada 2022, saat tampil di Festival Glastonbury, Gallagher mendedikasikan lagu Stop Crying Your Heart Out untuk Timnas Inggris.

Jauh sebelumnya, ia juga pernah menolak terlibat dalam lagu resmi Inggris untuk Piala Dunia 1998 yang berjudul (How Does It Feel to Be) On Top of the World.

"Saya selalu mendukung Irlandia sejak kecil," Gallagher menjelaskan keputusannya beberapa tahun kemudian. 

"Saat itu Oasis diminta membuat lagu untuk Inggris dan tampil di Wembley. Paman-paman saya pasti akan membunuh saya jika saya melakukannya," ungkap saudara Liam Gallagher itu.

Dalam wawancara terbaru bersama talkSPORT, Gallagher kembali mengingat kisah tersebut.

"Saya pernah diminta terlibat dalam salah satunya, tetapi tidak pernah diminta menulis lagu."

"Kalau tidak salah itu proyek untuk Inggris pada era 1990-an. Ada Ocean Colour Scene dan Ian McCulloch yang ikut terlibat. Saya bahkan tidak terlalu ingat lagunya karena akhirnya tenggelam oleh Three Lions."

"Itu bukan sesuatu yang akan saya tulis," ujar Gallagher.

 

Sumber: Talksport